Salah Satu Kehancuran Negeri Ini Akibat Pornografi dan Pornoaksi

Sampai saat ini, pembahasan video mirip artis masih hot di berbagai media, baik cetak seperti majalah dan koran, maupun media elektronik seperti televisi,radio, dan internet. Seolah orang tidak bosan membicarakannya. Namun sayangnya, ekspose berita hanya menyentuh tentang bahasan-bahasan ilmiah multimedia,aspek hukum positif, pengakuan, dan bahkan masih dicari-cari link downloadnya, dan setelah saya browsing di Internet jarang sekali yang mengkaitkan masalah ini dengan Islam, padahal mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Oleh karena itulah, saya sebagai sahabat semua muslim di Indonesia dan di dunia pada umumnya, ingin sedikit menyampaikan tentang masalah “Apabila Pornografi dan Pornoaksi Merajalela Di Suatu Negeri Maka Tunggulah Kehancurannya”.

Dalam bahasan ini akan saya kaitkan dengan sebuah kota makmur di sekitar pegunungan Vesuvius Italia yang telah dihancurkan oleh Alloh SWT pada tahun 79M oleh sebuah letusan dasyat dari gunung Vesuvius. Kota itu dinamai dengan kota Pompeii.

Fenomena Sejarah Kota Pompeii

Kota pompeii merupakan kota yang indah dan termasuk kota yang makmur dan ramai.Banyak sekali bangunan megah dan indah di kota itu, termasuk tempat hiburan umum. Namun sayang, di tengah kemakmurannya itu, penduduk kota Pompeii tidak beriman kepada Alloh dan malahan menyembah dewa api, lebih parahnya lagi pornografi dan pornoaksi merebak luas.

Pornoaksi menjadi fenomena umum yang bebas terjadi di tengah masyarakat bahkan ketelanjangan merupakan hal yang lumrah dipertontonkan. Tak sekedar pornoaksi, pornografipun marak di sana, bahkan yang lebih tak karuan lagi adalah berbagai gaya seks diperagakan dan dipajang di koin-koin mata uang yang sehari-hari digunakan untuk membeli dan menjual barang, berniaga, dan membayar jasa. Contohnya adalah koin-koin berikut ini (terlebih dahulu saya mohon maaf kepada pembaca apabila terasa tidak nyaman):

Koin Pornografi Yang Menggambarkan Kehidupan Penduduk Pompeii

Lihatlah Koin Pompeii dicetak Dalam Jumlah Yang Banyak Sebagai Alat Transaksi Kehidupan Sehari-hari

Bisa dibayangkan jika koin seperti ini sampai dijadikan alat pembayaran, maka sudah dipastikan pornografi merebak dari orang yang kecil hingga yang tua, dan fenomena seks bebas jelas akan semakin merajalela.

Ketika saya browsing tentang pompeii ini, ternyata tak sekedar koin, tetapi juga gambar-gambar porno terpajang di lukisan-lukisan romawi kuno. Hal inilah yang menyebabkan perzinahan merajalela dan menjadi halal di tengah masyarakat dan uang menjadi raja baru yang selalu dicari dan diburu sehingga mereka lalai dari kehidupan akhirat, sampai-sampai di emperan rumah mereka tertulis “Selamat Datang Uang”, mungkin mirip dengan ungkapan modern “Time is Money”.

Kehancuran Pompeii

Pompeii dihancurkan oleh Alloh SWT pada tahun 79M dengan meletusnya Gunung Vesuvius dengan letusan yang amat dasyat dan muatan yang sangat banyak menyembur dari lubang kawahnya sampai-sampai di siang hari itu menjadi seperti gelap gulita karena matahari tertutupi material dan asap hitam vesuvius. Sebenarnya,tanda-tanda akan meletusnya gunung itu sudah dikenali sebelumnya karena sudah sering terjadi gempa dan sumur-sumur mulai mengering.Namun,penduduk masih juga tidak sadar. Sampai akhirnya, Alloh SWT membinasakan mereka tepat ketika mereka sedang memperingati Hari Dewa Api, tak hanya itu Alloh SWT menimbun mereka dengan tanah sampai beberapa meter sampai akhirnya ditemukan oleh arkeolog agar menjadi pelajaran bagi kita semua, sebagaimana ditemukannya bangkai Fir’aun.

Bagaimana Dengan Indonesia ?

Indonesia adalah negeri makmur gemah ripah loh jinawi yang artinya sangat makmur, namun karena penguasa kurang mumpuni dalam mengurusi umat sehingga banyak sekali rakyat miskin.Namun,korelasi dengan Pompeii lebih jauh adalah karena banyaknya pornografi dan pornoaksi yang merebak di tengah masyarakat.Memang,pornografi tak se-vulgar digambar di koin untuk beli barang atau jasa, tapi saya masih ingat benar pernah ada “senter ajaib” yang harganya murah dibeli oleh anak-anak dan jika senter mainan itu disorot ke tembok maka nampaklah wanita telanjang. Atau lihatlah iklan-iklan dan acara televisi yang memamerkan belahan dada,paha,betis,serta goyangan dari ngebor,ngecor,dan masih banyak lainnya.Bukankah pornografi dan pornoaksi merebak di tengah kita ??

Akibat dari pornografi dan pornoaksi juga luar biasa.Aborsi alias pembunuhan janin terjadi semakin sering, bahkan menurut data kesehatan di Indonesia terjadi aborsi 2 juta kasus per tahun dan banyak diantaranya dilakukan oleh remaja yang hamil di luar nikah, ingat kasus video aborsi pelajar pasuruan.Hubungan seks bebas juga semakin meningkat di kalangan remaja bahkan orang yang sudah berkeluarga. Zina-pun sudah dihalalkan dalam KUHP yang menyatakan bahwa Pelaku hubungan di luar nikah tidak dikenai hukum pidana jika dilakukan suka sama suka.Jika perzinahan seperti ini terus dilakukan apa yang akan terjadi ?

Peringatan Bagi Umat Muslim Indonesia

Sebenarnya apa yang menghalangi kita untuk memahami ayat-ayat Alloh ini, apakah kurang gempa yang Alloh berikan kepada kita.Alloh SWT telah memberikan peringatan melalui gempa tsunami Aceh yang merenggut korban jiwa sampai 230.000 jiwa,Alloh juga terus menerus memberikan gempa yang mungkin dalam beberapa tahun ini sudah ratusan bahkan ribuan gempa terjadi dari yang skala kecil sampai yang besar.Apakah itu belum cukup membuat kita mendengar dan mengatakan “Sami’na wa atho’na (aku mendengar Ya Alloh dan aku menaati-Mu)”.Ingatlah kelalaian Pompeii sampai mereka dibinasakan, apakah kita menunggu sampai kita dibinasakan?

Apakah masih kurang tanah longsor yang menimpa kita, angin puting beliung,banjir, bahkan sampai dihujani meteor. Masih kurangkah agar kita mau bertobat ?

Awalnya,saya hanya menyangka bahwa kerusakan dan bencana ini adalah karena maksiat manusia termasuk di dalamnya pornografi, namun ketika membaca penuturan Sahabar Rasulullah Muhammad SAW, Abdullah bin Mas’ud beserta dengan hadits Rasulullah maka saya tak hanya menyangka tetapi sudah meyakini bahwa memang salah satu penyebab kerusakan di muka bumi ini adalah akibat ulah tangan manusia yang doyan bermaksiat termasuk pornografi dan pornoaksi. Salah seorang sahabat Rasulullah SAW, Abdullah bin Mas’ud, berkata, “Tidaklah muncul perzinaan di sebuah negeri, kecuali Allah mengumumkan kehancurannya.”

Ini karena Allah SWT sangat tersinggung terhadap para pelaku zina, Rasulullah SAW bersabda di saat khutbah shalat gerhana matahari:

مَا مِنْ أَحَدٍ أَغْيَرُ مِنْ اللَّهِ أَنْ يَزْنِيَ عَبْدُهُ أَوْ تَزْنِيَ أَمَتُهُ يَا أُمَّةَ مُحَمَّدٍ وَاللَّهِ لَوْ تَعْلَمُونَ مَا أَعْلَمُ لَضَحِكْتُمْ قَلِيلًا وَلبَكَيْتُمْ كَثِيرًا

“Wahai umat Muhammad, tidak ada yang lebih tersinggung (ghirah) melebihi Allah ketika seorang hamba laki-laki dan perempuan berzina. Hai umat Muhammad seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui apa yang aku ketahui niscaya kalian akan banyak menangis dan sedikit tertawa.”

Kemudian, Rasulullah mengangkat kedua tangannya dan berkata, “Ya Allah, apakah hal ini sudah aku sampaikan?.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sepertinya,perzinahan sudah menggurita di tengah kita termasuk pornografi dan pornoaksi.Kapankah kita mau bertobat ?, padahal Alloh berfirman:

وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُواْ فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُواْ أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُواْ اللّهَ فَاسْتَغْفَرُواْ لِذُنُوبِهِمْ وَمَن يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ اللّهُ وَلَمْ يُصِرُّواْ عَلَى مَا فَعَلُواْ وَهُمْ يَعْلَمُونَ

Orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka segera mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosa mereka—dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedangkan mereka mengetahui. (QS Ali Imran [3]: 135).

Sumber Artikel: http://www.lintasberita.com/go/1139693

Nonton Piala Dunia ( World Cup ) 2010 Via Internet Dengan JlgSolera ” Online TV Live “

Mau tau biar bisa nonton tv gratis via internet sobat? nih ada programnya namanya JlgSolera Online TV Live! dengan program ini para sobat bisa nonton banyak siaran via internet tv secara gratis hehehe~~~ jadi klo yang punya koneksi internet kuat bisa dicoba nih program hohoho~~~ pengen lebih jelas sobat?? lanjut aja bacanya..

OnlineLive memungkinkan sobat menonton 3645 lebih internet TV gratis, video on demand dan mendengarkan stasiun radio online gratis di PC sobat, Games dan Surat Kabar di World Wide Web.Televisi saluran data adalah yang terbesar di seluruh dunia. Tidak ada peralatan tambahan yang diperlukan. Online TV Player mendukung Windows Media Player. sobat dapat memutar format streaming yang paling dalam program ini. juga dapat menggunakan OnLineLive sebagai media player dan melihat musik yang disimpan dalam hard disk. Mudah akses ke semua PC rumahan digital media file dari Media Manager. dapat melihat foto dan dokumen dengan menggunakan media lokal viewer.

screen tv
Fitur-fitur online TV live:
1. Desain: Baru menarik, intuitif dan lengkap desain baru dari program ini.

2. Mini player: dapat bekerja ketika program sedang berjalan di pojok desktop dan sobat dapat mendengarkan musik favorit Anda atau radio.

3. Search: sobat dapat mencari di semua daftar saluran apa yang ingin Anda mendengar atau menonton di seluruh data base. Sebuah panduan untuk mencari channel TV, saluran radio

4. Media lokal manajemen:
sobat dapat menggunakan OnLineLive sebagai media player dan melihat musik yang disimpan dalam hard disk. Mudah akses ke semua PC rumahan digital media file dari Media Manager. dapat melihat foto dan dokumen dengan menggunakan media lokal pemirsa.

5. Instalasi: The OnLineLive prosedur instalasi telah sangat ditingkatkan.

6. Perbaikan bug: OnLineLive perbaikan bug telah diperbarui ke versi ini.

7. Meningkatkan kinerja: Kecepatan program mengambil dan menyimpan telah meningkat signifikan.

8. Parent control: memungkinkan orang tua untuk memilih kategori situs yang akan diblokir, atau kontak ke izin sebelum disetujui saluran saja. tidak perlu memahami Internet untuk melindungi keluarga. OnlineLive memudahkan. Lindungi anak-anak dari konten yang berpotensi merusak sambil melestarikan kebebasan berbicara di internet.

9. Olahraga saluran: Olahraga konten. Semua olah raga yang dipilih untuk sobat.

pengen nyoba JlgSolera Online TV Live biar bisa nonton gratis tv via internet?
silahkan aja di download dibawa sobat heheheh~~~

Download Jadual Piala Dunia 2010

Siapa yang tidak suka dengan bola?

Apalagi saat ini semua orang lagi demam yang namanya Piala Dunia. Biar demamnya sembuh, catat jadual selengkapnya di bawah ini:

GROUP A

PERTANDINGAN WAKTU DISIARKAN SKOR
Afrika Selatan undefined undefined Meksiko Jumat, 11-06-2010 21:00 RCTI, GlobalTV
Uruguay undefined undefined Perancis Sabtu, 12-06-2010 01:30 RCTI
Afrika Selatan Uruguay Kamis, 17-06-2010 01:30 RCTI
Perancis Meksiko Kamis, 17-06-2010 01:30 GlobalTV
Meksiko Uruguay Selasa, 22-06-2010 21:00 RCTI, GlobalTV
Perancis Afrika Selatan Selasa, 22-06-2010 21:00 RCTI, GlobalTV

GROUP B

PERTANDINGAN WAKTU DISIARKAN SKOR
Argentina Nigeria Sabtu, 12-06-2010 21:00 RCTI
Korea Selatan Yunani Sabtu, 12-06-2010 18:30 GlobalTV
Yunani Nigeria Kamis, 17-06-2010 21:00 RCTI
Argentina Korea Selatan Kamis, 17-06-2010 18:30 RCTI
Nigeria Korea Selatan Rabu, 23-06-2010 01:30 RCTI, GlobalTV
Yunani Argentina Rabu, 23-06-2010 01:30 RCTI, GlobalTV

GROUP C

PERTANDINGAN WAKTU DISIARKAN SKOR
Inggris Amerika Sabtu, 12-06-2010 01:30 RCTI
Aljazair Slovenia Minggu, 13-06-2010 18:30 GlobalTV
Amerika Slovenia Jumat, 18-06-2010 21:00 RCTI
Inggris Aljazair Sabtu, 19-06-2010 01:30 RCTI
Slovenia Inggris Rabu, 23-06-2010 21:00 RCTI, GlobalTV
Amerika Aljazair Rabu, 23-06-2010 21:00 RCTI, GlobalTV

GROUP D

PERTANDINGAN WAKTU DISIARKAN SKOR
Jerman undefined undefined Australia Senin, 14-06-2010 01:30 RCTI
Serbia Ghana Minggu, 13-06-2010 21:00 GlobalTV
Jerman Serbia Jumat, 18-06-2010 18:30 GlobalTV
Ghana Australia Sabtu, 19-06-2010 21:00 GlobalTV
Ghana Jerman Kamis, 24-06-2010 01:30 RCTI, GlobalTV
Australia Serbia Kamis, 24-06-2010 01:30 RCTI, GlobalTV

GROUP E

PERTANDINGAN WAKTU DISIARKAN SKOR
Belanda Denmark Senin, 14-06-2010 18:30 GlobalTV
Jepang Kamerun Senin, 14-06-2010 21:00 RCTI
Belanda Jepang Sabtu, 19-06-2010 18:30 RCTI
Kamerun Denmark Minggu, 20-06-2010 01:30 RCTI
Denmark Jepang Jumat, 25-06-2010 01:30 RCTI,GlobalTV
Kamerun Belanda Jumat, 25-06-2010 01:30 RCTI,GlobalTV

GROUP F

PERTANDINGAN WAKTU DISIARKAN SKOR
Italy Paraguay Selasa, 15-06-2010 01:30 RCTI
Selandia Baru Slowakia Selasa, 15-06-2010 18:30 GlobalTV
Slowakia Paraguay Minggu, 20-06-2010 18:30 RCTI
Italy Selandia Baru Selasa, 15-06-2010 21:00 GlobalTV
Slowakia Italy Kamis, 24-06-2010 21:00 RCTI,GlobalTV
Paraguay Selandia Baru Kamis, 24-06-2010 21:00 RCTI,GlobalTV

GROUP G

PERTANDINGAN WAKTU DISIARKAN SKOR
Pantai Gading Portugal Selasa, 15-06-2010 21:00 RCTI
Brazil Korea Utara Rabu, 16-06-2010 01:30 RCTI
Brazil Pantai Gading Senin, 21-06-2010 01:30 RCTI
Portugal Korea Utara Senin, 21-06-2010 18:30 GlobalTV
Portugal Brazil Jumat, 25-06-2010 21:00 RCTI,GlobalTV
Korea Utara Pantai Gading Jumat, 25-06-2010 21:00 RCTI,GlobalTV

GROUP H

PERTANDINGAN WAKTU DISIARKAN SKOR
Republik Honduras Chili Rabu, 16-06-2010 18:30 RCTI
Spanyol Swiss Rabu, 16-06-2010 21:00 GlobalTV
Chili Swiss Senin, 21-06-2010 21:00 RCTI
Republik Honduras Spanyol Selasa, 22-06-2010 01:30 RCTI
Swiss Republik Honduras Jumat, 25-06-2010 01:30 RCTI,GlobalTV
Chili Spanyol Jumat, 25-06-2010 01:30 RCTI,GlobalTV

Download Jadual Lengkap dalam format PDF

KLIK DI SINI

GROUP A

PERTANDINGAN WAKTU DISIARKAN SKOR
Afrika Selatan undefined undefined Meksiko Jumat, 11-06-2010 21:00 RCTI, GlobalTV
Uruguay undefined undefined Perancis Sabtu, 12-06-2010 01:30 RCTI
Afrika Selatan Uruguay Kamis, 17-06-2010 01:30 RCTI
Perancis Meksiko Kamis, 17-06-2010 01:30 GlobalTV
Meksiko Uruguay Selasa, 22-06-2010 21:00 RCTI, GlobalTV
Perancis Afrika Selatan Selasa, 22-06-2010 21:00 RCTI, GlobalTV

GROUP B

PERTANDINGAN WAKTU DISIARKAN SKOR
Argentina Nigeria Sabtu, 12-06-2010 21:00 RCTI
Korea Selatan Yunani Sabtu, 12-06-2010 18:30 GlobalTV
Yunani Nigeria Kamis, 17-06-2010 21:00 RCTI
Argentina Korea Selatan Kamis, 17-06-2010 18:30 RCTI
Nigeria Korea Selatan Rabu, 23-06-2010 01:30 RCTI, GlobalTV
Yunani Argentina Rabu, 23-06-2010 01:30 RCTI, GlobalTV

GROUP C

PERTANDINGAN WAKTU DISIARKAN SKOR
Inggris Amerika Sabtu, 12-06-2010 01:30 RCTI
Aljazair Slovenia Minggu, 13-06-2010 18:30 GlobalTV
Amerika Slovenia Jumat, 18-06-2010 21:00 RCTI
Inggris Aljazair Sabtu, 19-06-2010 01:30 RCTI
Slovenia Inggris Rabu, 23-06-2010 21:00 RCTI, GlobalTV
Amerika Aljazair Rabu, 23-06-2010 21:00 RCTI, GlobalTV

GROUP D

PERTANDINGAN WAKTU DISIARKAN SKOR
Jerman undefined undefined Australia Senin, 14-06-2010 01:30 RCTI
Serbia Ghana Minggu, 13-06-2010 21:00 GlobalTV
Jerman Serbia Jumat, 18-06-2010 18:30 GlobalTV
Ghana Australia Sabtu, 19-06-2010 21:00 GlobalTV
Ghana Jerman Kamis, 24-06-2010 01:30 RCTI, GlobalTV
Australia Serbia Kamis, 24-06-2010 01:30 RCTI, GlobalTV

GROUP E

PERTANDINGAN WAKTU DISIARKAN SKOR
Belanda Denmark Senin, 14-06-2010 18:30 GlobalTV
Jepang Kamerun Senin, 14-06-2010 21:00 RCTI
Belanda Jepang Sabtu, 19-06-2010 18:30 RCTI
Kamerun Denmark Minggu, 20-06-2010 01:30 RCTI
Denmark Jepang Jumat, 25-06-2010 01:30 RCTI,GlobalTV
Kamerun Belanda Jumat, 25-06-2010 01:30 RCTI,GlobalTV

GROUP F

PERTANDINGAN WAKTU DISIARKAN SKOR
Italy Paraguay Selasa, 15-06-2010 01:30 RCTI
Selandia Baru Slowakia Selasa, 15-06-2010 18:30 GlobalTV
Slowakia Paraguay Minggu, 20-06-2010 18:30 RCTI
Italy Selandia Baru Selasa, 15-06-2010 21:00 GlobalTV
Slowakia Italy Kamis, 24-06-2010 21:00 RCTI,GlobalTV
Paraguay Selandia Baru Kamis, 24-06-2010 21:00 RCTI,GlobalTV

GROUP G

PERTANDINGAN WAKTU DISIARKAN SKOR
Pantai Gading Portugal Selasa, 15-06-2010 21:00 RCTI
Brazil Korea Utara Rabu, 16-06-2010 01:30 RCTI
Brazil Pantai Gading Senin, 21-06-2010 01:30 RCTI
Portugal Korea Utara Senin, 21-06-2010 18:30 GlobalTV
Portugal Brazil Jumat, 25-06-2010 21:00 RCTI,GlobalTV
Korea Utara Pantai Gading Jumat, 25-06-2010 21:00 RCTI,GlobalTV

GROUP H

PERTANDINGAN WAKTU DISIARKAN SKOR
Republik Honduras Chili Rabu, 16-06-2010 18:30 RCTI
Spanyol Swiss Rabu, 16-06-2010 21:00 GlobalTV
Chili Swiss Senin, 21-06-2010 21:00 RCTI
Republik Honduras Spanyol Selasa, 22-06-2010 01:30 RCTI
Swiss Republik Honduras Jumat, 25-06-2010 01:30 RCTI,GlobalTV
Chili Spanyol Jumat, 25-06-2010 01:30 RCTI,GlobalTV

Mengenal Rachel Corrie, Pejuang Kemanusiaan yang mati dilindas Buldozer Israel

Ketika mata saya melihat berita di Metro TV, saya tertegun melihat isi beritanya. Seorang Rachel Corrie asal Amerika Serikat tewas dilindas berkali-kali oleh Buldozer Israel yang juga buatan Amerika pada 2003 silam. Kejadiannya memang sudah lama 7 tahun silam, tapi saya baru tahu juga.

Siapakah dia sebenarnya?

Ketika browsing di mbah google dengan kata kunci “Rachel Corrie” ternyata saya menemukan 808.000 halaman yang berkaitan dengan Rachel Corrie.

Berita dan video bisa dibaca di link di bawah ini:

Mari kita baca bagaimana kisahnya cukup mengetuk hati kita yang paling dalam sebagai manusia, yang mungkin masih jauh dan belum bisa menandingi kelembutan dan kemuliaan hatinya mbak Corrie.

Rachel Corrie, Relawan Amerika Tewas Dilindas Buldoser Israel Bela Keluarga di Palestina

Namanya Gantikan Kapal Mavi marmara

undefined

Kegigihan Rachel Corrie dalam memperjuangkan hak orang palestina yang ditindas dikenang oleh dunia, khususnya pejuang kemanusiaan. Saat ini nama relawan tersebut digunakan nama kapal para aktivis pro-Palestina untuk menggantikan kapal Mavi Marmara. Kapal itu diharapkan menembus blokade Israel dengan tanpa takut mengikuti kegigihan Rachel Corrie.

16 Maret 2003, Rachel Corrie, seorang perempuan muda warga negara Amerika Serikat, meninggal dunia dengan cara yang tragis: dilindas buldoser Israel buatan AS. Hari itu, Corrie ada di Kota Rafah, Palestina, bersama teman-temannya dari International Solidarity Movement, menyaksikan penyerbuan tentara Israel ke kota itu. Dengan dalih mencari “teroris”, tentara Israel menyerang Rafah dengan amunisi lengkap.

Peluru-peluru berdesing, tank bergerak mencari mangsa, dan buldoser merubuhkan rumah-rumah warga setempat. Corrie mendidih melihat semua itu. Tatkala melihat sebuah buldoser Israel hendak menghancurkan sepetak rumah warga Palestina, Corrie berlari menyongsongnya. Mengenakan jaket jingga terang, Corrie berdiri tegap di depan buldoser itu. Tapi buldoser tak berhenti. Teriakan para warga tak digubris. Naas, Corrie akhirnya terlindas buldoser itu. Ia menemu ajal di Rumah Sakit Najar.

Hari itu Corrie memang telah tiada, tapi kita bisa membaca jejak perjuangannya hingga kini dari catatan hariannya. Agustus 2008 lalu, buku yang berisi kumpulan catatan harian Rachel Corrie telah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia dengan judul Let Me Stand Alone (Biarkan Aku Berdiri Sendirian).

Buku setebal 526 halaman yang diterbitkan Madia Publisher itu memuat pemikiran-pemikiran Corrie perihal perang, kemanusiaan, gaya hidup masyarakat modern, dan berbagai soal lainnya. Buku itu merupakan risalah yang mengecam perang sebagai sesuatu yang menodai kemanusiaan. Pengkotakan manusia karena perang, menurut Corrie, adalah sesuatu yang keji sebab manusia sebenarnya adalah saudara.  “Mereka adalah kita. Kita adalah mereka,” begitu kata Corrie.

Lahir dari Olympia, AS, Corrie telah menjadi relawan kemanusiaan sejak usia belia—ia meninggal pada usia yang juga amat muda: 23 tahun. Keprihatinannya terhadap perang dan tragedi kemanusiaan mulai menemukan bentuknya tatkala ia tiba di Rusia sebagai relawan International Solidarity Movement. Saat itu, sebagaimana termaktub dalam catatan hariannya, Corrie mulai merasakan Amerika sebagai sesuatu yang asing. “Amerika tak mempesonaku lagi. Ia tak mampu memikatku lagi. Ia pudar dan terlipat di pinggiran pikiranku….” tulis Corrie dalam catatan hariannya.

Buku Let Me Stand Alone merupakan contoh yang menarik tentang bagaimana para perempuan yang menyaksikan perang dan kekerasan dari dekat kemudian mengekspresikan gagasannya melalui medium tulisan. Sejarah mencatat, cukup banyak perempuan yang terlibat dalam perang kemudian menuliskan catatan harian atau sebuah risalah khusus mengenai perang.

Laksmi Pamuntjak pernah menulis kajian apik perihal dua perempuan yang sama-sama menulis buku soal perang: Simone Weil dan Rachel Bespaloff. Dalam buku bertajuk Perang, Langit, dan Dua Perempuan (Nalar, 2006), Laksmi mengisahkan bagaimana Weil dan Bespaloff bergulat dengan realitas Perang Dunia Kedua dan kemudian sama-sama mencoba melakukan tafsir atas kekerasan yang gila itu. Uniknya, keduanya sama-sama menafsirkan perang dan kemanusiaan melalui epos terkenal karya Homeros, Illiad.

Weil dan Bespaloff—keduanya sama-sama keturunan Yahudi yang tinggal di Prancis saat perang mulai merajalela—tampaknya mencoba menganalogikan Perang Dunia Kedua dengan Perang Troya yang dikisahkan dalam Illiad. Esai Weil soal Illiad terbit pertama kali tahun 1940 dengan judul L’Illiade, ou le poeme de la force yang berarti Illiad, atau Sebuah Puisi tentang Kekerasan. Sementara itu, esai Bespaloff—yang sering dianggap merupakan tanggapan atas esai Weil meski Bespaloff sendiri menampik tudingan itu—terbit tahun 1943 dengan judul De l’Illiade. Kedua esai itu kemudian disatukan dalam buku War & Illiad pada 2005.

Sama-sama perempuan yang mencoba menafsir Illiad, menurut Laksmi, Weil dan Bespaloff menghasilkan renungan yang berbeda soal perang. Weil lebih pasifis: ia menolak kekerasan dalam bentuk apapun sehingga baginya manusia yang terlibat dalam perang—baik mereka yang baik atau jahat—sebenarnya sama saja. Mereka yang terlibat dengan kekerasan—dengan niat baik atau jahat—bagi Weil, akan menuju akhir yang sama: kehancuran.

Sementara itu, Bespaloff melihat perang dengan sebuah sikap rendah hati yang tak hitam putih: perang tidak hanya berisi kekejian yang menggila, tapi juga hal-hal yang patut dikagumi, seperti semangat manusia berkorban demi sesamanya. Bagi Bespaloff, terlibat dalam suatu perang tak mengharuskan manusia berhenti memiliki harapan dan kebaikan.

Perempuan lain yang tersohor karena catatannya mengenai perang adalah Anne Frank. Tak tanggung-tanggung, ia adalah tokoh yang oleh Majalah Times dimasukkan ke dalam satu dari 100 Tokoh Abad 20 bersama nama-nama besar dunia seperti Lenin, Stalin, Mahatma Gandhi, dan Roosevelt. Anne Frank adalah gadis belia asal Belanda yang bersembunyi selama dua tahun saat tentara Nazi Jerman menyerang negerinya.

Buku hariannya merekam hari-hari Anne dalam masa sembunyi itu dan bagaimana perubahan dramatis terjadi di negerinya selama Perang Dunia Kedua. Buku yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dengan judul Catatan Harian Anne Frank (Jalasutra, 2006) itu telah dibaca lebih dari 10 juta manusia dan menjadi salah satu autobiografi yang paling disukai sepanjang waktu.

Sama seperti catatan Corrie serta esai Bespaloff dan Weil, buku Anne Frank mengingatkan kita betapa kekerasan dan perang bukan hanya menghasilkan penderitaan yang memedihkan. Di tengah perang dan kekerasan, manusia juga bisa menuliskan catatan yang menginspirasikan banyak orang. Risalah-risalah itu adalah mutiara yang bersinar di antara tumpukan mayat, genangan darah, dan isak tangis manusia akibat perang.

undefined

Rachel Corrie. Sejak Olympia Movement for Justice and Peace (OMJP), Olympians for Peace in the Middle East (OPME), Students Educating Students about the Middle East (SESAME), Olympia Fellowship of Reconciliation (FOR) hingga International Solidarity Movement (ISM) disuplai energi kemanusiaan olehnya untuk meneriakkan kata “Merdeka!” Karena penjajahan yang diprakarsai negaranya (AS), Inggris dan Negara-negara Eropa masih berlangsung di hampir setiap sudut bumi ini.

Dengan pilihan merdeka, Rachel Corrie pergi ke Palestina. Rachel mempelajari isu tak masuk akal Palestina yang berhembus ke telinga dunia dengan kata “konflik” Palestina-Israel. Akhirnya dia dapati kenyataan bahwa Israel menjajah Palestina sejak lebih setengah abad lampau.

“Rachel, untuk pergi ke Palestina, kewajibankah? Tak seorangpun menyalahkanmu untuk mengurungkan niat itu,” ujar Mama Rachel. Rachel menjawab pasti, “Barang-barang sudah kukemas. Rasa takut itu manusiawi. Tapi kupikir, melakukannya tak mustahil. Harus kucoba, Mam.” Seatraktif apapun bujukan keluarganya, niat Rachel tak tergoyahkan. Tekad telah bulat, “Goodbye Olympia…”

Januari 2003. Rachel berangkat ke Israel untuk transit ke Tepi Barat. Setibanya di tanah para pengungsi itu, dia langsung bergabung bersama insan internasionalis (dari Inggris, Jerman, Itali dll) di International Solidarity Movement (ISM); wadah para pegiat kemanusiaan anti penjajahan. Pergerakan ini hanya memiliki dua syarat partisipasi: Pertama, pegiatnya yakin bahwa bangsa Palestina berhak merdeka berdasarkan hukum internasional dan resolusi PBB. Kedua, pegiatnya hanya menggunakan cara tanpa kekerasan untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsa Palestina.

Ketika tiba di Rafah, Rachel saksikan tank, bulldozer, menara-menara sniper dan pos-pos penggeledahan Israel bertengger di antara puing-puing bekas pemukiman penduduk Gaza. Tembok baja raksasa dibangun di reruntuhan dekat perbatasan Mesir. Matanya menyapu sekeliling; tampak orang-orang Palestina bertahan, meski penindasan terus berlangsung. Wajah-wajah lusuh itu menjalani hidup serba kekurangan, menderita dan menunggu giliran direnggut maut. Itulah kisah jejakan pertama Rachel di bumi Palestina, seperti yang dikisahkan Craig Corrie, Mama Rachel Corrie.

Rachel abstraksikan bahaya di daratan gersang itu. Debam-debam ledakan nyaris tak berjedah diselingi suara peluru-peluru yang dimuntahkan. Sesekali jerit ketakutan penduduk samar terdengar. “Bisakah kau dengar itu…? Bisakah kau dengar itu…?” ujar Rachel terbata-bata saat pertama kali menelepon mamanya dari rumah seorang Palestina tempat dia tinggal.

Di Rafah, Rachel dan pegiat kemanusiaan lainnya menjadi benteng hidup, berdiri mengelilingi pekerja air kota Palestina yang menggali sumur. Dia hadang moncong laras panjang sniper-sniper militer Israel yang berada di menara benteng. Desir angin panas membahanakan deru misil-misil, tak hanya di Palestina, tapi ke seantero jagad.

Rachel dan rekan-rekan terus berdiri mengelilingi sumur-sumur yang sedang digali para pekerja hingga lewat tengah malam. Demi setetes air agar basahi tenggorokan pengungsi Palestina yang terkurung sejak lama di bui Gaza. Hanya itu satu-satunya cara, setelah kebun zaitun penduduk Palestina dilindas buldoser-buldoser tentara IDF (tentara pertahanan Israel), setelah tentara-tentara Israel menimbun sumur-sumur dengan puing-puing rumah penduduk.

Rachel mengasuh bocah yatim massal Palestina dalam naungan Children’s Parliament. Merekalah yang memantapkan kedewasaan Rachel. Melalui mereka, Rachel bisa berbahasa Arab. Melalui Rachel mereka berkenalan dengan bahasa Inggris.

Meski berada dalam situasi gawat di Rafah, Rachel dan kawan-kawan sempat berdemonstrasi menentang militer AS yang meluluhlantak Irak pada 15 Februari 2003. “Ini salah satu tragedi terbesar dalam sejarah,” tutur Rachel.

Kampung halaman: Olympia atau Gaza? Di mata Rachel sama pentingnya. Rachel menjadi tambang yang menyimpul komitmen persaudaraan Gaza-Olympia. Wanita, anak-anak bergabung dalam pekan raya persaudaraan prakarsa Rachel itu.

Rachel menghadang tentara IDF yang hobi meluluhlantak pemukiman penduduk Palestina terutama Gaza. Rachel sengaja menghuni rumah penduduk yang menjadi incaran buldoser-buldoser Zionis-Israel. Rachel sadar, hak hidup merdeka milik semua bangsa, termasuk bangsa Palestina. Ya, Rachel tahu, hukum internasional harusnya melindungi ribuan orang di Rafah, Jalur Gaza. Tak ada hak siapapun untuk memusnahkan bangsa lain, apapun dalihnya, termasuk dalih pendirian negara ilegal Israel dan perluasan wilayahnya oleh IDF dengan membasmi penduduk di daratan berbatasan Mesir itu.

16 Maret 2003. Bersama tujuh pejuang internasional kemanusiaan dari Amerika dan Inggris, Rachel rela menjadi benteng hidup agar sisa rumah-rumah warga Palestina selamat dari serudukan buldoser Caterpillar D-9R milik tentara Israel. Rachel dan aktivis ISM lainnya yakin, bangsa Palestina berhak hidup aman di rumah mereka, di sekolah bahkan di dalam bis. Rachel berprinsip; penjajahan Israel atas bangsa Palestina harus berakhir secepatnya. Pembantaian tak pernah dilakukan orang-orang beradab, apalagi dengan dalih perluasan wilayah. “Mungkin aksi damai efektif sebagai solusi hingga terhenti pembantaian orang-orang Palestina. Sebagaimana penduduk Amerika dan seluruh dunia bisa hidup merdeka, demikian Palestina,” tutur Rachel.

16 Maret 2003. Dua bulldoser dan tank-tank Israel melaju kencang di jalanan Hi Salam, Rafah, Jalur Gaza, perbatasan Mesir menuju rumah-rumah penduduk Palestina. Satu buldoser dikendarai operator, dipandu seorang tentara yang berhenti tepat di depan rumah Nasrallah, salah satu keluarga di Rafah. Sudah beberapa hari Rachel tinggal di dalamnya. Bukan sekedar menumpang tidur, tapi Rachel sengaja menghendaki tentara IDF mengurungkan niat membongkar rumah itu karena keberadaannya. Juga, Rachel menegaskan tekadnya untuk bersama warga Palestina memperjuangkan kemerdekaan. Kesan seram ini dipotret Rachel melalui e-mail yang dikirim kepada Mamanya: Dua kamar depan rumah mereka tak dapat digunakan. Dinding-dindingnya hancur ditembus peluru Israel. Seluruh anggota keluarga; tiga anak dan dua pasang suami istri tidur di ruang tengah. Aku tidur di lantai bersama anak perempuannya, Iman dalam satu selimut.

undefined

undefined

Sekitar jam 5 sore, buldoser meraung-raung meminta tumbal. Saat melintas, rantai roda baja itu menyemburkan onggokan tanah kering hingga menimpuk aktivis-aktivis yang menjadi benteng hidup rumah warga Gaza itu. Seorang aktivis Amerika terlempar berguling-guling sebelum akhirnya tersangkut di kawat berduri dan seorang aktivis Inggris terjepit dinding. Buldoser D9R Israel siap melindas rumah itu, Rachel bergegas lari menghampiri. Dia tahu, keluarga Nasrallah berada di dalamnya. Dia hadang buldoser itu selayak Polantas menghentikan mobil di jalan raya. Aksi ini biasa dilakukan aktivis ISM sebelumnya.

undefined

Buldoser Israel tak berhenti. Aktivis-aktivis ISM lain menjerit histeris melambai-melambaikan tangan. Mereka ketakutan. Raungan buldoser menindih semua suara. Melihat D-9R semakin bergairah menyeruduk, Rachel berupaya memanjat gundukan tanah yang dikeruk pisau buldoser agar tak tertelan. Posisi Rachel di atas gundukan itu cukup tinggi, pasti tentara IDF yang mengoperasikan kendaraan baja itu melihatnya. Tapi serdadu itu tetap tancap gas. Rachel terbanting kemudian terseret pisau Bulldozer. D9R terus melaju. Rantai-rantai baja bergemeretak melindas Rachel, kemudian mundur. Tersisa tubuh hancur Sang gadis Olympia.

Teman-teman Rachel bergegas menghampiri. Rachel masih hidup kala itu. Dia sempat berkata, “Sepertinya punggungku remuk.’’ Tak lama ambulan Palestina datang. Saat itu dipastikan tiada harapan hidup bagi Rachel. Gadis berambut pirang itu dinyatakan meninggal beberapa saat setelah tiba di rumah sakit lokal.

Sayang, Rachel Corrie berada di pihak yang “salah.” Dia mati dilindas buldoser Israel. Karena alasan itulah pemerintahnya (Amerika Serikat) mendiamkan dan menghentikan kasusnya.

Rachel Corrie, abadilah namamu sebagai pejuang kemanusiaan. Engkaulah energi hidup yang menghidupkan.

undefined

undefined

undefined

undefined

undefined

Namanya Diabadikan Sebagai Nama Kapal Yang Akan Menembus Blokade Israel

Kegigihan Rachel Corrie dalam memperjuangkan hak orang palerstina yang ditindas dikenang oleh dunia, khususnya pejuang kemanusiaan. Saat ini nama relawan tersebut digunakan nama kapal para aktivis pro-Palestina untuk menggantikan kapal Mavi Marmara. Kapal itu diharapkan menembus blokade Israel dengan tanpa takut mengikuti kegigihan Rachel Corrie.

Kegagalan enam kapal misi kemanusiaan mancanegara mencapai Gaza akibat serangan brutal Israel, Senin (31/5/2010), tidak menyurutkan semangat para aktivis. Mereka berjanji untuk kembali mencoba menembus blokade Israel terhadap Gaza dengan memberangkatkan MV Rachel Corrie, kapal dagang yang dibeli para aktivis pro-Palestina.

Pihak penyelenggara misi, Selasa, mengatakan bahwa kapal yang menyandang nama aktivis perempuan Amerika yang tewas di Jalur Gaza pada 2003 itu sudah diberangkatkan dari Malta, Senin. Tekad para aktivis itu ditanggapi seorang pejabat Israel dengan mengatakan bahwa pihaknya akan menghambat misi kapal tersebut. Kondisi ini kembali memunculkan konfrontasi baru setelah insiden Senin berdarah. “Kami berinisiatif mendobrak blokade Israel terhadap satu setengah juta warga Gaza. Misi kami tidak berubah dan ini menjadi misi ‘flotilla’ terakhir,” kata Greta Berlin, aktivis Gerakan Pembebasan Gaza yang berbasis di Siprus ini

Sumber: www.korananakindonesia.wordpress.com

Sebelum Penembakan Status Facebook M. Yasin Tertulis “We Will not Go Down”

Keluarga Muhammad Yasin, wartawan TVOne yang ikut dalam rombongan relawan Mer-C dalam kapal kemanusiaan Mavi Marmata ternyata sempat berkomunikasi terakhir Sabtu lalu melalui situs jejaring Facebook. Seperti sudah punya firasat, kapal itu bakal ditembak, Yasin memasang status di akunnya, ” We Will Not Go Down”

Veronika Baiin, istri Yasin menuturkan, suaminya berangkat bersama rombongan relawan Mer-C dan Kispa sejak 19 Mei lalu. Seluruhnya berjumlah 12 orang, dan lima diantaranya adalah jurnalis yang berasal dari majalah Hidayatullah, stasiun televisi Al-Jazeera, Sahabat Aqsa dan Alia.

Rombongan berangkat dari Bandara Soekarno Hatta, dengan menggunakan Turkey Airlines pada pukul 01.00 WIB. Mereka baru sampai di Turki keesokan harinya setelah sempat transit di Istanbul. Dari Turki, rombongan berangkat menuju Cyprus dan bergabung bersama ratusan relawan lain. Dari sanalah mereka menaiki kapal laut, Mavi Marmara, ke Palestina.

Sepekan sebelum pergi, kata Ike, Yasin baru istrirahat karena serangan maag. Hari pertama masuk, suaminya diminta berangkat ke Gaza.

Selama perjalanan, Yasin eberapa kali menghubungi istrinya. Baik lewat sambungan telepon maupun melalui situs jejaring sosial, Facebook. “Ia sempat mengeluhkan makanan yang aneh, tidak enak dan mahal,” katanya.

Namun siapa sangka, perjalanan misi kemanusiaan itu mendadak menyita perhatian dunia. Yasin dan 700 rombongan lain yang berasal dari sejumlah negara kini terjebak dalam kapal yang dihadang tentara Israel. Sebanyak 20 orang diantaranya bahkan dikabarkan tewas akibatkan terjangan peluru.

Insiden itu baru diketahui Ika, dari stasiun televisi. Sejak insiden itu pecah. Ika, berulang kali menghubungi suaminya. Namun, tidak satupun kabar yang ia terima. Kabar terakhir ia terima sekitar 23 jam lalu melalui situs jejaring sosial, Facebook. “Dia cuma nulis I Lop Uuuuuu,” jelas Ika.

Insiden sempat menyita perhatian rekan-rekan jurnalis di Jakarta. Semalam, mereka mendaraskan doa bersama demi keselamatan rekannya dan ratusan relawan yang sedang mengemban misi kemanusiaan bagi warga Palestina.

Doa bagi keselamatan relawan juga dilakukan puluhan tetangga Yasin  di rumahnya yang beralamat di Jl. H. Achyar Rt.6/5, Kel. Duren sawit, Jakarta Timur. Rasa cemas tergambar dari raut wajah mereka. Tidak terkecuali dengan Ika.

“Sebelum pergi, dia sempat meminta Ika untuk tenang. Tidak ada masalah. Yasin pasti pulang, dan tidak akan meninggalkan Ika sendiri. Dia juga berusaha meyakinkan Ika dengan menyanyikan lagu we will not go down,” ucap Ika lirih, sambil berurai air mata.

Sumber: http://www.tempointeraktif.com

Israel Tahan 11 WNI di Penjara Besherfa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA–Kedutaan Besar Republik Indonesia di Yordania mendapat informasi bahwa 11 warga negara Indonesia (WNI) yang turut serta dalam aksi kemanusiaan di armada kebebasan (Freedom Flotilla), saat ini ditempatkan di suatu penjara sipil, Kota Besherfa, Israel.

Juru bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal dalam konferensi pers di Kantor Kepresidenan di Jakarta Selasa mengatakan, 11 WNI itu berada bersama ratusan relawan lain di penjara sipil umum yang dijaga militer, guna menjalani interogasi. Sedangkan 1 WNI yang luka-luka saat ini dirawat di Rumah Sakit London di Kota Haifa.

Namun, menurut Dino, sampai saat ini Kedubes RI di Yordania belum berhasil memperoleh identitas 1 WNI yang terluka maupun kondisi terakhir apakah luka ringan atau berat. “Ini sedang dikejar terus oleh Dubes kita di Yordania dan KBRI Yordania telah membentuk satuan tugas dan dalam waktu dekat akan mengirimkan tim ke Ramalah untuk mencari kepastian lebih lanjut mengenai nasib 12 WNI,” kata Dino.

Menurut Dino, gugus tugas itu yang nantinya akan mengatur teknis kepulangan 12 WNI yang ikut dalam misi armada kapal kebebasan yang melibatkan 700 orang dari 50 negara yang hendak mengirimkan 10 ribu ton barang batuan untuk rakyat Palestina di Jalur Gaza.

“Teknisnya akan diatur nanti, tapi yang jelas kalau mengenai urusan dengan Palestina, itu kedutaan kita di Yordania berkedudukan di Amman akan menangani. Yuridiksi di bawah kedutaan di Amman itu, nanti secara teknis mereka akan mengatur, mereka telah bentuk task force khusus untuk mengurus masalah ini,” katanya.

Dino mengatakan bahwa Dubes RI di Yordania, Zainul Bahar, telah bertemu langsung dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Kedubes Palestina di Amman guna memperoleh informasi terakhir tentang 12 WNI yang berada di dalam kapal Mavi Marmara yang diserang oleh tentara Israel.

Dubes RI di Amman, lanjut dia, aktif melakukan komunikasi dengan otoritas Palestina. Sedangkan Dubes Palestina di Indonesia aktif membantu berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kantor Kepresidenan dan otoritas Palestina.

Sesuai pernyataan resmi pemerintah Indonesia yang telah dikirmkan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Dino mengatakan, Indonesia mengutuk dan meminta pertanggungjawaban Israel atas tindakan ilegal tersebut. Indonesia menyerukan investigasi atas peristiwa tersebut dan meminta para relawan yang ditahan oleh Israel segera dibebaskan.

Sumber: www.republika.co.id

Israel Serang Kapal Pembawa Bantuan, 19 Relawan Tewas

JERUSALEM – Israel menuai protes dan kecaman dari seluruh dunia. Hal itu terjadi setelah marinir dan pasukan komando TNI-AL negara tersebut menyerbu dan menyerang armada enam kapal yang membawa bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina di Jalur Gaza kemarin pagi (31/5).

Serangan atas rombongan kapal yang tergabung dalam Freedom Fotilla itu terjadi di wilayah perairan internasional dekat Jalur Gaza sebelum subuh. Dalam serangan tersebut, sedikitnya 19 penumpang kapal bantuan tewas dan 36 lainnya luka-luka.

Setelah insiden tersebut, enam kapal asing berikut para penumpang dan isinya dibawa ke Ashdod, kota pelabuhan Israel.

Kabarnya, hingga tadi malam WIB, sekitar 700 orang yang menumpang kapal-kapal itu masih diinterogasi militer Israel.

Ada beberapa informasi soal korban jiwa dalam serangan tersebut. Militer Israel menyebutkan bahwa 10 penumpang kapal Mavi Marmara yang berbendera Turki tewas. Tetapi, stasiun televisi Israel, Channel 10 TV, melaporkan bahwa 19 penumpang kapal tewas dan 36 lainnya luka-luka dalam serangan itu.

Sementara itu, IHH, lembaga swadaya masyarakat (LSM) Turki yang tergabung dalam armada bantuan kemanusiaan tersebut, menyatakan, sedikitnya 15 tewas. Sebagian besar korban adalah warga negara Turki.

Penumpang kapal-kapal itu merupakan relawan dan aktivis dari Turki, Eropa, Israel, Palestina, Israel, dan AS. Ada pula anggota parlemen Eropa dan sejumlah tokoh lintas agama.

Pembantaian berdarah tersebut mengakhiri misi pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza yang dikenai blokade dan embargo oleh Israel beberapa tahun ini. Insiden itu juga terjadi sebelum pertemuan bilateral Presiden AS Barack Hussein Obama dan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu di Washington DC.

Reporter stasiun TV Al-Jazeera melaporkan, tentara Israel terus menembaki kapal-kapal bantuan sebelum menyerbu dan menaikinya. Saat kejadian itu, dia menumpang salah satu di antara tiga kapal berbendera Turki yang tergabung dalam rombongan. Dua kapal lainnya berbendera Yunani dan satu lagi berbendera AS.

Tetapi, tentara Israel mengklaim hanya menembak setelah diserang para aktivis dengan tongkat, pisau, dan api. Israel juga telah menyita ”senjata-senjata” yang digunakan para aktivis tersebut.

”Di atas kapal, kami menemukan sejumlah senjata yang siap digunakan dan yang telah dipakai untuk menyerang pasukan kami,” kata Wakil Menlu Israel Danny Ayalon. ”Tujuan penyelenggara (bantuan) itu adalah melakukan kekerasan. Akibatnya, juga terjadi kekerasan dan membawa korban. Israel menyesalkan jatuhnya korban tewas dan telah berupaya untuk menghindari,” lanjutnya.

Dari rekaman video milik rombongan kapal, jelas terlihat bahwa tentara Israel memerintahkan armada Freedom Fotilla untuk berhenti. Selanjutnya, tentara Israel menaiki kapal dan terlibat kontak fisik dengan penumpang. Seorang pria penumpang kapal mengayunkan kayu ke arah tentara Israel.

Dalam rekaman yang telah disebarkan ke seluruh jaringan internet itu, pasukan komando Israel yang memakai tutup wajah dan kepala warna hitam turun dari helikopter. Setelah terjadi kontak fisik, beberapa orang terluka dan terbaring di dek kapal.

Televisi Israel juga menayangkan gambar aktivis yang menikam seorang tentara Israel. Anggota pasukan serbu Israel menuturkan, dia diserang dengan logam batangan dan pisau saat turun ke kapal dari helikopter sekitar pukul 04.00 (pukul 08.00 WIB). ”Beberapa aktivis yang berbicara dalam bahasa Arab lantas mencoba untuk menyandera kami,” katanya.

Israel mengklaim, 10 tentaranya juga terluka dalam bentrok tersebut. Dua di antaranya luka parah. Para korban luka, termasuk penumpang kapal bantuan, dilarikan ke rumah sakit Israel dengan helikopter.

Serangan Israel tersebut menuai reaksi dari seluruh dunia. Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyebut serangan itu sebagai ”pembunuhan masal atau pembantaian”. Abbas juga mengumumkan masa berkabung tiga hari. Bersama otoritas Palestina, dia menyerukan Dewan Keamanan (DK) PBB untuk mengadakan pertemuan darurat. Seruan pertemuan darurat DK PBB juga dilontarkan PM Lebanon Saad Hariri.

Komunitas Arab menyerukan balasan terhadap serangan Israel. Mereka juga menyuarakan protes dan unjuk rasa di semua negara. Para pemimpin muslim mengutuk serangan itu sebagai ”kejahatan” dan ”tidak manusiawi”.

Bahkan, sejumlah negara yang dekat dan menjadi sekutu Israel juga bereaksi dengan membekukan hubungan militer. Mereka juga memanggil duta besar Israel di negara mereka untuk menyampaikan nota protes diplomatik. Reaksi itu tidak berlebihan karena para penumpang kapal bantuan berasal dari banyak negara.

Sekjen PBB Ban Ki-moon menyatakan shock atas serangan Israel atas konvoi kapal yang mengangkut bantuan serta para aktivis pro-Palestina, jurnalis, dan anggota parlemen di perairan internasional tersebut. ”Perlu investigasi menyeluruh untuk menyelidiki bagaimana tragedi berdarah tersebut bisa terjadi,” katanya. Dia juga mendesak Israel menjelaskan soal serangan tersebut.

Utusan dan pakar hak asasi manusia PBB malah meminta masyarakat dunia mengadili para pembuat kebijakan Israel. Richard Falk, utusan khusus PBB untuk wilayah pendudukan Palestina, menyerukan seluruh dunia memboikot dan memberikan sanksi pada Israel.

”Masyarakat internasional perlu membawa (para pemimpin Israel) ke pengadilan karena bertanggung jawab terhadap pembunuhan para aktivis perdamaian yang tidak bersenjata,” katanya dalam pernyataan kemarin. ”Israel bersalah karena perilakunya yang sangat mengejutkan dengan menggunakan senjata mematikan atas warga sipil tidak bersenjata di kapal di laut bebas. Di sana, yang berlaku kemerdekaan navigasi dan pelayaran,” tambahnya.

Takhta Suci Vatikan juga menyuarakan ”duka mendalam dan keprihatinan” atas jatuhnya korban jiwa. Negara-negara Eropa memanggil duta besar Israel di wilayah mereka untuk menjelaskan insiden tersebut.

Pemerintah Turki juga menarik duta besarnya di Tel Aviv, Israel. Mereka mengingatkan pula bahwa serangan itu akan membawa konsekuensi terhadap hubungan bilateral. Deputi PM Bulent Arinc juga menyatakan tiga rencana latihan militer bersama dengan Israel ditangguhkan.

Di Ankara, rakyat Turki meluapkan kemarahan mereka. Ribuan orang berdemonstrasi untuk protes serangan Israel. Polisi mencegah massa yang marah agar tidak merusak saat berunjuk rasa di luar misi Israel di kota tersebut.

Yunani juga menarik diri dari latihan militer bersama dengan Israel. Negeri itu juga membatalkan kunjungan panglima angkatan udaranya (AU) ke Israel.

Reaksi keras lainnya datang dari Iran. Presiden Mahmoud Ahmadinejad mengutuk serangan Israel sebagai ”kejahatan rezim Zionis”. Hamas, kelompok garis keras Palestina yang kini berkuasa di Gaza, mendesak dunia Islam untuk bangkit dan melawan Israel. Mesir mengecam tindakan Israel sebagai ”aksi pembantaian”. Sementara itu, parlemen Kuwait menyebut serangan Israel sebagai ”kejahatan”.

Di Eropa, kecaman terhadap Israel relatif lebih lunak. Uni Eropa menuntut agar Israel melakukan ”penyelidikan menyeluruh”. Beberapa negara Uni Eropa mendesak pertemuan darurat untuk membahas insiden tersebut. Spanyol (presiden Uni Eropa saat ini), Prancis, Swedia, Norwegia, Denmark, Austria, dan Yunani telah memanggil duta besar Israel untuk meminta penjelasan terhadap penyerangan tentaranya.

Dari Washington, AS hanya menyesalkan serangan itu. Gedung Putih tidak mengutuk atau mengecam secara terbuka negara yang menjadi sekutu dekatnya di Timur Tengah tersebut. ”Kami sangat menyesalkan jatuhnya korban dan saat ini terus bekerja untuk memahami kondisi di seputar tragedi tersebut,” kata juru bicara Gedung Putih William Burton.

Presiden Barack Obama dijadwalkan bertemu dengan PM Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Gedung Putih hari ini (1/6). Netanyahu kemarin justru memutuskan kembali ke negaranya setelah mengadakan lawatan ke Kanada. Dia pun membatalkan kunjungan dan pembicaraan dengan Obama. ”PM Netanyahu memutuskan untuk mempercepat lawatan ke Kanada dan segera kembali ke Israel,” kata juru bicaranya. (AFP/AP/Rtr/c6/dwi)

Sumber: www.jawapos.co.id