Denpasar semakin panas…..

Cuaca denpasar mendung…..cuaca semakin panas. Ruang pelatihan pun ikut memerangkap kalor di dalamnya. ventilasi udara tidak cukup untuk menukar kalor dari luar. Jadinya bermandikan keringat.

Tapi asyiknya….kerja sambil ngenet, buka mbah google, buka bibi facebook, dan paman yahoo messenger.

Hari-hariku di Bali

Indahnya berkumpul dengan kawan-kawan se-profesi se-Region II di Denpasar Bali.

Tali silaturrahmi terjalin kembali. Kebersamaan pun tercipta, curahkan semua daya dan kreasi untuk mendesain Bahan Ajar yang lebih inovatif.

Di sinilah kami sharing pengalaman dalam mengajar dan memecahkan masalah. Tuntutak PTK harus jadi kata pak Yamin Winduono, instruktur kami yang cool. Harus diminta presentali pula besok. Aduh…capek deh ……..

mau lihat foto rekan-rekan guru yang asyik …..please.

Pelatihan Guru Inti IPA SMA Region II di Denpasar Bali

Sebanyak 66 orang guru Inti IPA SMA Region II (Kalimantan, Bali, NTB, NTT) mengikuti kegiatan Pelatihan Guru Inti IPA SMA. Kegiatan pelatihan ini dipusatkan di LPMP Bali dan berlangsung dari tanggal 18 April 2010 s/d 27 April 2010.

Sekalipun kegiatan pelatihan cukup melelahkan namun para peserta merasa antusias, apalagi ketika belajar ICT.

Materi yang diberikan pada Diklat kali ini antara lain:

  1. Kebijakan Peningkatan Mutu PTK IPA
  2. Kapita Selekta
  3. Kajian Materi Pembelajaran IPA
  4. Kajian Pengembangan Profesi
  5. Pembelajaran IPA berbasis ICT
  6. Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
  7. Lingkungan Sebagai Sumber Belajar
  8. Action Plan

Sedangkan Tujuan dari DIKLAT ini adalah untuk meningkatkan kompetensi Profesional dan pedagogik guru Inti IPA.

Foto-foto para peserta yang begitu antusias belajar membuat email, groups, dan blog dengan wordpress.

Mendung tak berarti hujan …

Sudah 3 hari ini, cuaca di Denpasar gelap dan mendung. Kadang hujan deras dan kadang mendung saja seharian. Syukurnya cuaca ini membuat segar di kamar mess Lantai 2. ANgin sepoi-sepoi mengalir masuk dengan lembutnya. Di ruanan pelatihan pun terasa seperti AC. Namun beda dengan teman dari Pontianak yang belum bisa bersahabat dengan Cuaca Bali, jatuh pileklah jadinya.

mendung terus tiap hari, tapi juga tak berarti hujan. Rencana jalan-jalan ke RObinson dan Matahari lagi gagal deh. Mudah-mudahan esok cuaca bersahabat.

Secangkir kopi panas di Joben

Sepulang dari acara rapat dan makan-makan (di dusun Kabulika, Pringga Jurang Montong Gading) atas undangan ketua program studi Fisika STKIP Hamzanwadi Selong, pak Tsamarul Hizbi, saya langsung tancap gas mendaki jalanan menanjak dan berbukit-bukit. Bersama si kecil Muhammad Hilal Mumtaz, yang ‘ngapong’ dari belakang di atas motor Kirana, saya terus melaju di bawah guyuran hujan dalam perjalanan hampir 2 kilometer ke arah Joben. Akhirnya ujung jalan bertemu di Pemandian Joben (Otak Kokok). Sayangnya, cuaca tidaklah bersahabat untuk mandi-mandi di kolam renang. Cukuplah saya dan Hilal menikmati indahnya pemandangan areal wisata Joben dan alam sekitarnya. Hujan tidak mau reda, rasa kedinginan semakin mendekap. Maka secangkir kopi ABC panas bisa menghangatkan badan dan menghilangkan rasa kantuk yang mendera.