Guruku Sayang – Guruku Malang



Pakai Pulsa Bisa Jadi Kaya


Sumber:

http://www.kompas.com

Kasus Ujian Nasional Ketika Pensil Anak-anak Itu Tidak Bergerak…
Sabtu, 26 April 2008 | 02:08 WIB

Oleh Andy Riza Hidayat

Kelengangan Jalan Galang, Lubuk Pakam, pecah. Rabu (23/4) pukul 13.30 ledakan keras dari pucuk senapan menyalak di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Lubuk Pakam, Deli Serdang. Sekelompok orang berpakaian sipil, tetapi bersenjata, membuka paksa sebuah ruangan di sana.

Para pendobrak pintu itu ternyata anggota Detasemen Khusus 88 Anti Teror Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Sumut).

Guru yang ada di dalam ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Bimbingan Konseling (BK) kaget.

G Sianturi, guru bidang studi Ekonomi, hanya diam. Dia tak menduga ada petugas berpakaian sipil merangsek masuk ruangan. Petugas memergoki para guru membetulkan lembar jawaban siswa peserta ujian nasional (UN).

Tanpa banyak kata, mereka menyita 284 lembar jawaban siswa, pensil, penggaris, dan peruncing pensil. Para guru gemetar, sebagian menangis.

Tiga hari sudah berlalu, tetapi Sianturi mengaku masih shock. Dia mengatakan hanya ingin membantu siswa yang kesulitan mengerjakan soal Bahasa Inggris.
Diakuinya semua direncanakan para guru. Pada saat para siswa terlihat tidak bisa mengerjakan soal, guru-guru akan membantu membetulkan jawaban. “Kami terpaksa,” katanya.

Bahasa Inggris adalah mata ujian pertama yang dijadwalkan pukul 08.00-10.00 hari itu. Begitu soal dan lembar jawaban terkumpul, empat guru Bahasa Inggris membuat kunci jawaban dan 16 guru kemudian “ngebut” membetulkan ulang lembar jawaban 284 siswa di ruang UKS dan BK tadi. Sementara itu, siswa meneruskan mata ujian kedua: Kimia (untuk siswa jurusan IPA), Geografi
(jurusan IPS), dan Sastra Indonesia (jurusan Bahasa).

Sianturi menuturkan, guru terpaksa membantu karena kasihan siswa tak mampu mengerjakan ujian Bahasa Inggris. Mereka sudah memprediksi anak didiknya akan mengalami kesulitan meski sebelum UN, siswa sudah menjalani uji coba soal ujian dua kali. Hasil uji coba memang mengkhawatirkan. Itulah mengapa muncul ide untuk membantu siswa. Sayangnya, cara mereka justru mengubur makna pendidikan itu sendiri.

Para guru sadar, pilihan mereka merupakan tindakan keliru. “Kami sudah mengajarinya tiga tahun. Kalau mereka gagal UN, kasihan orangtuanya, kan,” katanya. Ia menyesal, tetapi nasi sudah menjadi bubur.

Meski enggan bicara, Kepala SMAN 2 Lubuk Pakam Ramlan Lubis mengakui kejadian itu. “Kasihan siswa. Saat mengerjakan soal Bahasa Inggris, kami lihat pensil anak-anak itu tak bergerak, tanda tak bisa mengerjakan, ” kata Ramlan dengan wajah menunduk. Wajah itu kusut, tetapi hampa.

Ramlan menggerutu pemerintah terlalu memaksakan UN. Baginya, penyamaan soal UN sangat tidak adil. “Bagi anak Jakarta, soal Bahasa Inggris itu mungkin mudah. Namun, bagi siswa kami, soal UN sangat sulit. UN ini terlalu dipaksakan sehingga kami pun terpaksa membantu siswa,” ujarnya.

Argumen Ramlan ini mungkin benar menyangkut kesenjangan kualitas pendidikan antardaerah. Ramlan dan para guru hanya tidak sampai hati saja melihat siswa mereka gagal. “Karena sebagian besar orangtua mereka itu buruh tani dan buruh kebun,” katanya.

Kini wajahnya tambah keruh. Dua malam terakhir dia kurang istirahat. Rabu siang lalu dia harus menjalani pemeriksaan polisi bersama 16 guru lain sampai Kamis dini hari. Kini mereka berstatus tersangka pelanggar Pasal 263 (perihal pemalsuan surat) KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun penjara. Mereka wajib lapor kepada polisi dua kali seminggu.

Ramlan ingin semua pihak memahami peristiwa di sekolahnya. Namun, ia tak melanjutkan perkataannya. Dia buru-buru meninggalkan sekolah saat sejumlah wartawan ingin meminta penjelasan lagi. Ia mengakhiri pembicaraan dan pulang.

Para guru kemarin duduk-duduk di lorong sekolah. Satu per satu meninggalkan tempat duduk setelah tahu yang datang adalah wartawan. Di beberapa ruang, sejumlah siswa berbincang. Sebagian ikut ekstrakurikuler. Saat didekati, mereka membalikkan badan.

Sejak peristiwa Rabu lalu, tak banyak informasi keluar dari sekolah. Suasana sekolah itu kini jadi beku karena kekeliruan. Bangku-bangku dan lorong sekolah terasa senyap. Di salah satu meja guru bertumpuk koran-koran berisi berita penggerebekan para guru dan kecurangan sekolah itu.

Akan tetapi, praktik kecurangan UN di Sumut tak cuma terjadi di SMAN 2 Lubuk Pakam. Kecurangan juga terjadi di enam daerah lain di 24 SMA sederajat, yaitu di Medan, Humbang Hasundutan, Pematang Siantar, Simalungun, Toba Samosir, dan Binjai. Kecurangan di enam daerah itu masih sebatas laporan Komunitas Air Mata Guru (KAMG), belum termasuk kejadian lain seperti di SMAN
2 Lubuk Pakam.

Tahun lalu, KAMG melaporkan kecurangan serupa di sejumlah daerah di Sumut. Praktik kecurangan terbukti direncanakan demi nama baik sekolah dan daerah. Yang mengherankan, proses hukum bagi para pelaku kecurangan UN ternyata tak benar-benar ditegakkan. Setahun kemudian kasus serupa terulang.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Deli Serdang Ajun Komisaris Polisi Ruruh Wicaksono mengatakan, penggerebekan dilakukan berkat informasi awal datang dari seseorang.

Kedatangan satuan Densus 88 ke sekolah mendapat reaksi keras dari Wagino, orangtua murid dan kebetulan Ketua Komite Sekolah SMAN 2 Lubuk Pakam. “Saya menyayangkan polisi. Tindakan mereka berlebihan. Apalagi ada letusan senjata,” ujarnya.

Wagino juga kesal dan kecewa pada sekolah itu. “Namun, itu bukan tanpa sebab. Semua terjadi karena UN dipaksakan digelar di seluruh Indonesia. Bagaimana bisa fair, kualitas guru beda, fasilitas sekolah berbeda. Anak-anak kami harus menghadapi soal yang sama dengan soal siswa di Jakarta,” katanya.

Pembelajaran matematika melalui ICT menarik siswa

Pembelajaran matematika dan fisika yang selama ini dianggap sangat ‘menakutkan’ tidak perlu terjadi kalau prosesnya diberikan secara menarik dan menyenangkan oleh guru mata pelajaran tersebut. Misalnya saja dengan menggunakan teknologi komputer, yang saat ini sudah menjadi keharusan penggunaannya di sekolah.

Terbukti dengan model pembelajaran matematika dan fisika dengan ICT – teknologi informasi dan komputer yaitu ‘model Pesona Fisika Pesona Matematika’ yang diterapkan di SMP Negeri 49 Jakarta, siswa justeru tertarik mengikuti kedua mata pelajaran tersebut. Model ini sendiri dirancang khusus oleh para ahli ICT Indonesia.

“Penggunaan ICT dalam proses belajar mengajar di sekolah seperti dalam mata pelajaran fisika dan matematika yang selama ini sangat ditakuti siswa, terbukti siswa sangat tertarik mengikuti pelajaran tersebut,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Dasar Provinsi DKI Jakarta Sylviana Murni saat menerima kunjungan pemilik sekolah dari Brunei Darussalam dan Philipina Musa Adnin dan Dr. Jess Ravalo di SMPN 49 Jakarta Timur, Jumat (26/10).

Menurut Sylviana, model pembelajaran Pesona Fisika Pesona Matematika di SMP Negeri yang ada di DKI Jakarta sebenarnya telah diterapkan sejak tahun 2000 lalu. Upaya itu dilakukan untuk menghilangkan kesan menakutkan terhadap dua mata pelajaran eksakta itu sehingga proses pembelajaran kedua mata pelajaran itu lebih menarik dan menyenangkan.

Dia mengakui, bukan rahasia lagi dulu para siswa untuk belajar matematika dan fisika selalu enggan karena metode penyampiannya sangat menjemukan dan guru-gurunya juga membosankan. Di sisi lain, alat peraganya juga seadanya sehingga siswa susah untuk menangkap materinya.

Model ini, tambah Sylviana, telah terbukti mampu meningkatkan hasil hasil Ujian Nasional (UN). Pada tahun ini hasil UN mencapai 99,99. Angka itu naik dari UN tahun 2006 yang mencapai 99,84 dan tahun 2005 sebesar 99,58.

Kepala Dinas Pendidikan Dasar Provinsi DKI Jakarta itu mengemukakan, saat ini media pembelajaran Pesona Fisika dan Matematika sudah digunakan di 164 SMP Negeri dari 288 SMPN di Jakarta dan mulai tahun 2007 diperkenalkan kepada guru dan siswa SD Negeri di 15 sekolah, khususnya untuk rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI).
Musa Adnin mengatakan, dirinya sangat kagum dengan metode pembelajaran Pesona Fisika dan matematika. Saya rasa metode itu bisa digunakan di Brunei dan negara Asia lainnya. (mya) (Webmaster)

Sumber: http://www.smkn41jkt.or.id/news/tahun/2007/bulan/10/tanggal/27/id/153/

Daftar Webhosting Gratis Dapet DUIT Gratis

Ingin Dapet Duit dari Internet?

Mudah Saja, Cukup Daftar di Free Web Hosting (Webhosting gratis), maka setiap anda mengajak teman lain ikut daftar, maka ANda akan dibayar $ 5. Jadi cukup ajak 20 teman yang daftar maka dapat bayaran $ 100.

Minimum pembayaran adalah $ 100. pembayaran dilakukan via Transfer Bank atau lewat Paypal. Asyik kan ?

BAGAIMANA CARA DAFTAR???

  • KLIK GAMBAR DI BAWAH INI
  • KLIK MENU SIGN UP di bagian kanan paling bawah
  • ISIKAN DATA ANDA LENGKAP
  • PROMOSIKAN KE REKAN-REKAN ANDA.

Free Web Hosting

Asyiknya Belajar Fisika dengan Animasi

Saat ini sedang trendnya mengajar fisika dengan media animasi khususnya dari animasi Flash. Bahkan mulai bermunculan website animasi fisika lokal karya anak bangsa, dan tidak kalah hebohnya, ternyata Pakar Animasi Fisika Indonesia tidak mau kalah juga.
Sebut saja perusahaan animasi matematika dan fisika dari “Pesona Fisika” sudah mulai mengekspor produk CD Animasi Fisika dan matematika via website mereka dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Bahkan mereka sudah menyabet banyak penghargaan baik nasional maupun internasional. Produk mereka bernama “Pesona Fisika”. Info lengkapnya silahkan kunjungi webnya www.pesonaedu.com atau versi inggrisnya di www.amazingedu.com


Untuk versi bahasa inggris, kita juga bias melihat-lihat model animasi yang cukup bagus dari http://www.physics-animations.com Lihat saja tampilannya seperti di bawah ini.

Bagi rekan-rekan yang ingin mendapatkan animasi fisika dan mata pelajaran lainnya, serta silabus & RPP yang siap pakai dan siap edit, silahkan baca Menu CD Animasi di atas.

Bank Soal di Internet



Pakai Pulsa Bisa Jadi Kaya


Untuk mencari dan mendownload soal-soal, baik ulangan harian, ujian sekolah, bahkan UJIAN NASIONAL, kita cukup buka mbah Google http://www.google.co.id kemudian isikan kata “bank soal” atau “download soal” atau “soal UN”, dan sejenisnya, maka kita temukan ribuan alamat situs yang berisi bank soal.

Berikut ini beberapa alamat situs yang mengunggah bank soal:

Pelaksanaan UN 2008 Tidak Profesional dan rawan Kebocoran



Pakai Pulsa Bisa Jadi Kaya

Alhamdulillah, kerja panitia UN 2008 di sekolah saya bisa bernafas lega. Walaupun masih berharap-harap cemas tentang hasil UN nanti.

Satu catatan penting bagi pemerintah atau panitia UN adalah:

  • Terjadi keterlambatan dan kekurangan soal UN di daerah Lombok Timur, sehingga mengganggu pelaksanaan UN
  • akibatnya….panitia UN di sekolah2 menunggu soal hingga larut malam. ya tentu saja ini bukan kerja profesional. Buat DIKPORA tolong dong pilih pencetak soal yang bisa gesit dan tepat waktu.
  • akibat kekurangan soal, panitia menggandakan soal (atas izin dari Dinas PDK) dikawal oleh kepolisian dan Tim independen. Tapi tentu saja ini sangat rawan terjadinya kebocoran.

Kesimpulan

  • Pemerintah belum siap melaksanakan UN secara profesional
  • Sangat rawan terjadinya kebocoran dan kecurangan akibat ketakutan sebagian pimpinan atas kelulusan siswanya.
  • Pemerintah perlu mengkaji ulang atas keputusannya “menentukan kelulusan”

USUL

  • Sebaiknya penentuan kelulusan dilakukan oleh guru, karena guru lah yang paling tahu tentang aspek kognitif, psikomotorik, dan afektif dari setiap muridnya.
  • Penentuan kelulusan oleh pusat (yang hanya menilai kognitif)  bertentangan dengan peraturan menteri juga tentang kurikulum yang harus menilai siswa dari aspek kognitif, psikomotorik, dan afektif.

Sindikat Joki UN Dibongkar



Pakai Pulsa Bisa Jadi Kaya

Kebocoran jawaban soal ujian nasional (UN) tingkat SMA meluas setelah terbongkarnya sindikat perjokian di Makassar.
Polisi bahkan menahan Kepala SMA Cokroaminoto Andi Mappanyompa karena diduga terlibat dalam kasus ini.Terbongkarnya sindikat joki tersebut berawal dari penangkapan Baharuddin, 26, dan Syahrul, 25, mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM),Sulawesi Selatan. Keduanya tertangkap tangan sedang melakukan transaksi kunci jawaban melalui short message service (SMS) di depan kampus UNM pada Selasa (22/4) malam.

Dari tangan pelaku, petugas Unit Khusus dan Intelkam Polresta Makassar Timur menyita tiga unit ponsel yang berisi pesan singkat kunci jawaban untuk soal bahasa Inggris, kimia, bahasa Indonesia, dan geografi. Saat diinterogasi petugas, keduanya mengaku mendapatkan kunci jawaban dari Mustamin.

”Saya hanya diajak, Pak.Katanya ada bisnis yang menggiurkan dan bisa mendapat banyak uang,” kata Baharuddin kepada penyidik kemarin. Polisi lalu menangkap Mustamin alias Taming,29,di kediamannya di Kompleks Bumi Tamalanrea Permai (BTP). Di rumah Mustamin, polisi menyita beberapa unit ponsel berisi SMS kunci jawaban UN tingkat SMA.

Mustamin lalu menunjuk Aras,38,sebagai sumber dari kunci jawaban tersebut. Hanya berselang 30 menit,Aras yang juga guru di SMA Cokroaminoto diamankan di sekolahnya seusai UN kemarin. Kepada petugas, Aras, mengaku memperolehnya dari Andi Mappanyompa,kepala sekolah SMA Cokroaminoto yang juga atasannya di sekolah swasta itu.

Kepada petugas, Mappanyompa menyebutkan kunci jawaban tersebut diterima dari rekannya, Kasek SMA Kartika Candra Buana Syamsuddin. ”Dia (Syamsuddin) itu kan ketua komite untuk sekolah swasta di Makassar. Jadi, dia memiliki kunci jawaban setiap mata pelajaran yang diujikan,” ujarnya.

Mappanyompa menyebutkan, pada awalnya dia bermaksud meluluskan seluruh siswa kelas III berjumlah 89 orang di sekolah yang dipimpinnya. Dengan alasan ini,dia kemudian menghubungi Syamsuddin yang masih dikejar petugas untuk memberikan kunci jawaban setiap mata ujian.

Kasat Reskrim Polresta Makassar Timur AKP Muh Nur Akbar mengatakan,lima orang yang diamankan petugas termasuk kasek Andi Mappanyompa masih sebatas saksi. ”Belum ada yang kami tetapkan tersangka,” tutur Nur Akbar. Kasus dugaan bocornya jawaban UN juga terjadi di Solo, Jawa Tengah.

Pelaksanaan UN hari kedua kemarin diwarnai penyitaan empat handphone (HP) oleh tim pemantau independen (TPI). Empat HP tersebut disita TPI saat siswa bersangkutan sedang mencoba membuka SMS berisi kunci jawaban UN. ”Empat buah HP ini kami sita dari dua sekolah. Satu sekolah negeri dan satunya swasta,” jelas anggota TPI Solo Taufiqurahman kemarin.

Empat buah HP tersebut disita masing-masing dua dalam ruangan yang sama dan dua lainnya di tempat berbeda. ”Nomor HP pengirim SMS sempat kami coba hubungi namun sudah tidak aktif,” jelasnya.Taufiq menjelaskan, masuknya HP ke ruangan disebabkan lemahnya penjagaan pengawas.

Sementara di Sumatera Utara (Sumut), 15 oknum guru di Kabupaten Deliserdang kemarin diketahui nekat memperbaiki lembar jawaban UN siswanya.Aksi tak terpuji tersebut diketahui pertama kali oleh Detasemen Anti Teror 88 Polda Sumut. Anggota Komisi X DPR Muhammad Yasin Kara mendesak pemerintah menindak tegas oknum yang menyebabkan kebocoran soalsoal UN.

Menurutnya, jika tidak diselesaikan, persoalan ini akan menjadi preseden buruk bagi pendidikan di Indonesia. ”Masalahnya selalu terulang setiap tahun,” kata Yasin di Jakarta kemarin. Sekretaris Fraksi PAN ini menegaskan, pelaksanaan UN adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan Indonesia. Peningkatan mutu pendidikan diharapkan berimbas pada kualitas sumber daya manusia (SDM). ”Jadi, harus dilihat jauh ke depan,” jelas dia.

Sumber : http://www.isekolah.org (dari Koran Sindo)

Animasi Flash FISIKA



Pakai Pulsa Bisa Jadi Kaya

Saat ini mengajar dengan metode Tradisional seperti menulis dengan Kapur Tulis atau Spidol sudah mulai ditinggalkan oleh sebagian guru di sebagian sekolah.

Ya..tentu saja hal itu bisa dilakukan kalau sekolah sudah memiliki Ruang Multimedia yang lengkap selain Papan Hitam dan Papan Putih. Di dalam ruang multimedia yang bagus biasanya dilengkapi dengan TV dan LCD Proyektor.

Kita patut bersyukur, saat ini sekolah-sekolah negeri khususnya, sudah banyak yang memiliki Lab. Komputer, Lab. Internet, dan Lab Multimedia, dan pengajaranpun mulai beralih ke cara Modern.

Dalam mengajar Fisika, para guru sebenarnya akan sangat terbantu dengan adanya CD Pembelajaran berupa animasi dan simulasi pembelajaran sebagai pendamping kegiatan Praktikum di Laboratorium.

Dengan adanya animasi dan simulasi, para siswa tidak mudah merasa bosan karena adanya aspek visual. Perhatikan contoh tampilan Animasi Flash berikut ini.

Untuk memperoleh animasi fisika sekarang para guru di Indonesia sudah terbantu dengan adanya website edukasi yaitu di www.e-dukasi.net atau mencari dari Google dengan keyword “animasi flash fisika” atau “physics flash animation”.

Dalam versi bahasa Inggris, animasi Flash bisa didownload di website: http://www.upscale.utoronto.ca/GeneralInterest/Harrison/Flash/

Tapi bagi rekan-rekan yang kesulitan untuk mendownload semua animasi di atas, bisa juga mendapatkan ratusan animasi Fisika dan beberapa matapelajaran lainnya yang penulis peroleh dari berbagai sumber. Semuanya full dalam sebuah CD berkapasitas 700 MB. Info lengkapnya Baca Menu CD Animasi di bagian atas web ini.

 

Lorong Gelap Dunia Wilders

Oleh : Haedar Nashir

Geert Wilders bukan hanya pongah dan naif. Politikus ultrakanan Belanda itu sungguh telah menyemburkan atmosfir kebencian terhadap 1,3 miliar umat Islam sedunia. Ini terkait film Fitna yang diproduksinya telah memfitnah Alquran sebagai kitab fasis sebanding Mein Kampt-nya Hitler, seraya menggambarkan sosok Nabi Muhammad SAW sebagai barbar.

Banyak pihak yang juga dibuat tidak nyaman dengan karya provokatif Wilders yang bombastis itu. Siapa yang sebenarnya fasis dan barbar? Boleh jadi, Wilders-lah sang fasis dan barbar itu. Karena, sedemikian vulgar mengekspresikan kebencian terhadap Islam, nyaris tanpa keadaban.

Bagaimana mungkin di sebuah zaman modern ketika nilai-nilai penghormatan terhadap keyakinan siapa pun sangat dijunjung tinggi, malah lahir pikiran naif penuh kebencian sebagaimana diperagakan Wilders? Dengan jaminan kebebasan yang liar, tidak mengherankan jika pemerintah di negeri-negeri yang mengaku berperadaban modern itu selalu berkelit ketika dituntut untuk bertindak tegas. Sikap Pemerintah Belanda adalah salah satu contohnya.

Negeri Kincir Angin itu mengkritik dan tidak setuju dengan perbuatan Wilders, tetapi tidak dapat menindak karena dijamin oleh undang-undang. Demi dan atas nama kebebasan setiap pernyataan dan ekspresi warga negara diperbolehkan dan dijamin konstitusi.

Itulah hak asasi manusia (HAM) yang tidak boleh direnggut siapa pun, termasuk oleh negara. Itulah alam pikiran liberalisme Barat yang naif, yang telah mendarah daging menjadi world view atau pandangan hidup yang kokoh. Suatu paham yang mendewakan kebebasan absolut tanpa batas.


Continue reading

Teh Memperlambat Kerusakan Sel Otak

Para ilmuwan menemukan catechin, senyawa alami teh, yang melindungi sel-sel otak dari pembentukan protein yang merusak selama bertahun-tahun dan menjaga kemampuan kognitif otak.

Teh memang sudah sejak lama dikenal berkhasiat untuk menjaga kesehatan. Menurut berbagai penelitian, setidaknya terdapat 450 senyawa dalam teh mulai dari kafein, berbagai jenis antioksidan, dan vitamin yang diketahui bermanfaat bagi tubuh.

Telah banyak bukti penelitian yang mengungkapkan betapa kebiasaan meminum teh akan membuat seseorang tetap sehat dan bugar. Salah satunya adalah riset terbaru yang dilakukan para ilmuwan asal Singapura. Selama empat tahun melakukan penelitian, para ilmuwan itu mengambil kesimpulan bahwa secangkir teh baik untuk otak karena memperlambat kerusakan sel dan menjaga daya ingat tetap tajam di usia tua. Penelitian ini semakin menambah panjang daftar manfaat teh.

”Setiap jenis teh akan menghasilkan manfaat yang sama,” ujar Prof Ng Tze Pin dari Departemen Obat Untuk Kesehatan Jiwa Universitas Nasional Singapura kepada The Sunday Times, seperti dilansir BBC News, Ahad (13/4).

Para ilmuwan itu menemukan catechin, senyawa alami teh, yang melindungi sel-sel otak dari pembentukan protein yang merusak selama bertahun-tahun dan menjaga kemampuan kognitif otak. ”Teh itu murah, tidak beracun, dan dikonsumsi masyarakat luas,” cetus Tze Pin.

Menurut para ilmuwan tersebut, kafein dalam teh, berbeda dengan yang terdapat dalam kopi, karena mengandung protein alami theanine. Zat ini mampu melawan efek samping dari kafein seperti peningkatan tekanan darah, sakit kepala, dan kelelahan.

Laporan itu menyebutkan, kerusakan sel otak disebabkan oleh kombinasi hilangnya sel saraf, pengaruh gen, stroke ringan, dan peningkatan kadar protein yang merusak. Terkadang, menggiring penderita pada demensia (penyakit gangguan fungsi kognitif akibat kerusakan di otak karena faktor usia atau penyakit serius lainnya).

Kesimpulan tersebut diperoleh setelah tim ilmuwan mempelajari kebiasaan minum teh dari 2.501 orang Cina berusia 55 tahun ke atas dari September 2003 hingga Desember 2005 silam. Kesehatan pasien, jangka waktu pengamatan, bahasa yang digunakan, dan kemampuan spasial para responden diamati. Kebiasaan minum teh mereka juga dimonitor. Sekitar 38 persen dari para responden itu ternyata tidak minum teh. Sebanyak 29 persen minum hanya satu jenis teh dan sisanya minum aneka jenis teh.

Dua pertiga dari para peminum teh menjaga nilainya dalam tes daya ingat dua tahun kemudian. Di antara para responden yang bukan peminum teh, 35 persen terlihat mengalami penurunan nilai rata-rata dua poin, yang menunjukkan data penurunan kognitif.

Teh, simpul penelitian itu, adalah faktor istimewa yang menjaga sel otak tetap sehat. Namun, hal itu tidak dapat tercipta hanya dengan hanya minum teh. ”Itu masih memerlukan sebuah kebiasaan baik seumur hidup serta diet yang seimbang,” tegas Tze Pin.

Sebelumnya, para ahli dari Universitas Dundee, Skotlandia, melalui hasil penelitian terbaru mengindikasikan, meminum teh juga dapat dijadikan salah satu cara mencegah penyakit diabetes. Para peneliti Skotlandia itu berhasil menemukan sejenis senyawa terkandung dalam teh yang memiliki potensi besar mengatasi penyakit diabetes tipe 2, atau jenis diabetes yang paling banyak diderita saat ini. Menurut mereka, senyawa khusus ini mampu berperan seperti halnya insulin dalam tubuh.

Ahli dari Universitas Dundee dipimpin oleh Dr Graham Rena bersama tim dari Crop Research Institute ini mengungkapkan bahwa senyawa dalam teh hitam yang disebut theaflavin dan thearubigin dapat meniru fungsi insulin dalam tubuh.

Tak hanya itu, riset terbaru di Prancis juga menyimpulkan bahwa teh sangat bermanfaat menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung, khususnya bagi para wanita.

Dr Mahmoud Zureik dan koleganya dari Riset Medis Institut Nasional Prancis, melaporkan temuan bahwa wanita dewasa yang meminum teh akan memperoleh proteksi dari risiko pembentukan plak dalam pembuluh arteri pada leher. Sehingga, kecil kemungkinannya mengidap penyakit stroke dan jantung. Agaknya, manfaat teh tak ada habisnya untuk dijadikan bahan penelitian di berbagai belahan dunia.

Ikhtisar:
– Kerusakan sel otak disebabkan oleh kombinasi hilangnya sel saraf, pengaruh gen, stroke ringan, dan peningkatan kadar protein yang merusak.
– Senyawa dalam teh hitam yang disebut theaflavin dan thearubigin dapat meniru fungsi insulin dalam tubuh.

Sumber: http://www.republika.co.id

Google Inc dan Pemerintah Sepakat Blokir Film Fitna

Pemerintah Indonesia dan pihak Google Inc, selaku induk perusahaan situs berbagai video ternama, YouTube, akhirnya sepakat, tidak akan meloloskan akses film kontroversial Fitna bagi para pengguna internet dari Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Informasi Muhammad Nuh, dalam jumpa persnya, di Jakarta, Jumat (11/4), menegaskan bahwa yang dicekal aksesnya bagi pengguna internet di Tanah air hanya sebatas pada konten Fitna yang termuat di YouTube, bukan menutup situs YouTube atau situs mesin pencari Google secara keseluruhan.

Sebelumnya, beberapa wakru lalu, berdasarkan Surat Menteri Kominfo Nomor: 84/M.KOMINFO/04/08 tanggal 2 April 2008, melalui sejumlah Internet Service Provider (ISP), pemerintah telah memblokir berbagai situs, termasuk Google dan YouTube karena masih mempertontonkan film Fitna yang banyak dikecam kaum Muslim di Tanah air.

“Dengan adanya kesepakatan ini maka pemerintah Indonesia membuka kembali blokir situs YouTube dan Google. Namun, kini konten Fitna tidak dapat lagi diakses di situ,” tandas Nuh.

Pada kesempatan tersebut, Nuh mengaku bersyukur bahwa proses negosiasi dengan Google Inc hanya memakan waktu kurang dari satu minggu. Padahal terkait kasus serupa, yakni tentang konten penistaan terhadap raja Thailand, pemerintah Thailand membutuhkan waktu lebih dari satu bulan untuk bernegosiasi dengan Google.

Menjawab pers, Google dan YouTube dipilih pertama dalam proses negosiasi, pasalnya kedua situs itu, merupakan situs paling banyak yang diakses oleh masyarakat. Kedepan, dengan target satu minggu, beberapa situs lain seperti, Myspace, Metacafe, Multiply dan Rapid-Share yang juga memuat situs Fitna juga akan dibujuk agar mengikuti kebijakan Google.

Vice President and General Counsel Google Inc Kent Walker, melalui suratnya pada Menteri Kominfo, bertanggal 9 April 2008 lalu menyatakan, pihaknya sangat menghormati, peraturan hukum yang ada di Indonesia. Karena itu, pihaknya selama 24 jam nonstop akan memblokir semua permintaan akses konten Fitna dari Indonesia. (Tlc/OL-2)

Sumber: http://www.mediaindonesia.com

Gaji Pertamaku dari AW Survey Masuk PayPal

Hari ini saya begitu senang rasanya. Betapa tidak saat saya buka email, ada pemberitahuan dari PayPal bahwa ada transferan uang masuk dari AW Survey.

Dulunya, saya hanya iseng-iseng daftar di AW Survey, dan katanya kita dibayar $ 6 saat daftar pertama kali.

Eh..tahunya betul, saya lihat di member area AW Survey, saya dapat $ 85, kemudian saya withdraw (tarik dana)  $ 75. Tapi eh kok masuknya hanya $ 50 ke Paypal dan dipotong $ 2,25 oleh PayPal.

Tapi syukurlah, wong ini uang gratis kok, ngggak pake biaya sama sekali. Bagi yang mau Daftar AW Survey KLIK DI SINI.

Mau Lihat bukti pembayaran di Paypal lihat screenshot di bawah ini

Cewek Jomblo cari Suami

ISI FORMULIR SURVEY DAPAT DOLAR, SUDAH SAYA BUKTIKAN
Pakai Pulsa Bisa Jadi Kaya
Seorang gadis mendapat lamaran dari empat orang pria, masing-masing pria telah mendapat pekerjaan tetap. Pria pertama bekerja di PT. TELKOM, pria kedua pegawai PT. Pos Indonesia, pria ketiga seorang Dokter sedangkan yang terakhir hanyalah seorang Guru Sekolah Dasar.

Orang Tua si gadis dari awal sudah merasa yakin, bahwa anaknya hanya akan memilih tiga pria pertama, sedangkan pria keempat, yang hanya guru SD, pasti tidak akan dipilih. Alasannya, tiga pria pertama jelas masa depan cerah, sedang guru SD, siapapun tahu, gajinya kecil, banyak dipotong sana-sini, dikerjain anak-anak lagi.

Ternyata saat diminta keputusan justru si Gadis memilih guru SD itu. Orang Tua si Gadis penasaran, bertanyalah sang Bapak soal alasan gadis tersebut.

Si Gadis menjawab, “Orang Telkom bisanya cuma tiga menit, lewat itu harus masukin lagi. Sementara pegawai Pos Indonesia belum apa-apa sudah nanya dulu, ‘Yang biasa apa yang kilat?’. Terus kalau dokter itu, baru masuk kamar sudah nyuruh buka baju, pegang sana pegang sini, selesai. Selanjutnya ngobrol doang. Jadi Saya tidak pilih mereka.”

“Lalu kenapa kamu memilih Guru SD?” tanya sang Ayah meminta kejelasan.

Kalau guru SD kan enak, dari awal dibahas, dikupas, sedikit demi sedikit, penuh kesabaran, kelembutan dan kehangatan, serta pengertian. Selesai dikupas, nanya, sudah ngerti belum, kalau saya jawab belum, pasti diulangi lagi dari awal, kan enak, jadinya lama.

SUmber: http://www.nyem.or.id

Ribuan Orang Unjuk Rasa di Amsterdam, Protes Wilders


Pakai Pulsa Bisa Jadi Kaya

AMSTERDAM — Ribuan pengunjuk rasa, Sabtu (22/3), mengguncang Amsterdam, Belanda. Mereka memprotes film anti-Islam besutan politikus Belanda, Geert Wilders.

Para pengunjuk rasa yang berasal dari beragam agama dan ras yang tergabung dalam ”Netherlands Shows Its Colors” itu mendesak pemerintah Belanda berbuat sesuatu demi kepentingan negara yang lebih luas. ”Kita tidak bisa lagi hanya berdiam diri karena saat ini ada iklim kebencian dan ketakutan di Netherland,” tegas Rene Danen dari Netherland Shows Its Colors.

Kepolisian Amsterdam memperkirakan sekitar dua ribu hingga tiga ribu orang ikut dalam aksi demo yang berlangsung damai di lapangan Amsterdam.

Spanduk bertuliskan ”Bergandengan tangan melawan pemfitnah sayap kanan yang populis” dan ”Hentikan Fitnah Terhadap Islam” berkibaran di antara para pengunjuk rasa. Mereka juga melontarkan kalimat yang mendesak pemerintah berbuat lebih untuk menghentikan Wilders.

”Pemerintah sebetulnya dapat berbuat lebih. Menjadi kepentingan negara untuk menghentikannya, dan melarangnya,” kata Hassan Iaeti, yang sengaja menempuh perjalanan beberapa jam dari bagian selatan Belanda untuk dapat mengikuti aksi demo di Amsterdam. ”Saya yakin Wilders telah melecehkan kebebasan berekspresi. Anda bisa mengkritik umat Muslim itu sendiri, tetapi tidak pada agama dan Nabi yang menjadi keyakinan mereka,” lanjutnya.

Sejauh ini belum jelas benar apa sebenarnya isi film Fitna. Tetapi Wilders mengatakan film itu menggambarkan kitab suci Alquran sebagai kitab fasis dan bahwa Islam adalah musuh kebebasan. Wilders yang juga anggota parlemen dan ketua Partai Kebebasan itu minggu lalu juga mengatakan akan merilis filmnya paling lambat 1 April.

Film berdurasi 15 menit itu dapat di lihat melalui situs http://www.fitnathemovie.com/ yang dibuatnya setelah stasiun televisi Belanda tidak ada yang berminat menayangkan filmnya. Wilders sebelumnya juga dipaksa membatalkan jadwal konferensi persnya menyusul tingginya biaya keamanan yang harus ditanggungnya. ”Ini bukan lelucon April Mop tetapi film pendek Fitna akan bisa dilihat di internet dalam waktu singkat, mungkin sebelum 1 April,” tulis Wilders dalam situs resmi partainya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Belanda, Jan Peter Balkenende mengatakan meski tidak sepakat dengan pandangan Wilders tetapi pemerintah tidak bisa melarangnya terkait dengan kebebasan berekspresi dan berpendapat yang dimiliki Wilders. Pada saat yang sama pemerintah mengakui kekhawatiran mereka terhadap reaksi balik dari film itu.

Pemerintah juga berada dalam tekanan kuat para pemimpin umat beragama. Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan pemuka Muslim, Kristen, dan Katolik disebutkan mereka akan mengunjungi negara-negara Muslim sebagai usaha untuk menunjukkan mereka menjaga jarak dengan Wilders. Mereka juga menyebut film Wilders sebagai sebuah tindakan provokatif.

Para Pengacara Muslim Belanda yang tergabung dalam Federasi Islam Belanda juga membawa keberatan mereka ke jalur hukum. Mereka mendesak pemerintah mendirikan satu panel khusus untuk mempelajari film itu dan menemukan alasan untuk melarang peredarannya. Juru bicara pengadilan distrik Den Haag, Paula Koning, minggu lalu mengatakan sidang pertama dari kasus ini akan digelar 28 Maret.

(ap/afp/lan/RioL )

sumber: http://www.swaramuslim.net

Umat Islam di Belanda


Pakai Pulsa Bisa Jadi Kaya
Ditengah kincir angin yang menjadi mascot negeri Belanda terdapat sekitar 200 masjid dan pemandangan wanita memakai di jilbab di berbagai kota besar di negara ini, bukanlah hal yang aneh. Dari 15,6 juta penduduk Belanda, sekitar sejutaan diantaranya adalah muslim atau 4 persen dari seluruh penduduk. Dan Sejarah umat muslim di belanda bisa diurut dari tahun 1960an, saat mana pemerintah Belanda mendatangkan tenaga asing, kebanyakan dari kawasan mediterian karena kekurangan tenaga kerja . Imigran Turki dan Maroko kemudian adalah pembawa syiar Islam di Belanda.

Sebagaimana tempat lain di Eropa, Islam menjadi agama yang sangat menarik bagi banyak orang Eropa. Tidak heran kalau pertumbuhan Islam di Eropa termasuk di Belanda cukup pesat. Hal ini membuat pemerintah Belanda khawatir. Tidak heran kalau upaya stigmatisasi negatif terhadap ajaran Islam pun dilakukan . Termasuk tuduh teroris. ( watch Islam di Belanda )

Dalam konferensi persnya dengan kantor berita ‘REUTERS’, Tajebe Gostra, koordinator nasional untuk pemberantasan terorisme di Belanda menyatakan, “Di sini, Belanda, kami menyaksikan kecenderungan yang semakin kuat terhadap fundamentalisme di kalangan kaum muda. Kaum muda nampaknya begitu cepat dapat menganutnya”

Ada sejumlah faktor yang mendorong percepatan jumlah kaum Muslimin di negeri Kincir Angin itu. Di kalangan elit warga ibukota Belanda, ternyata 59%nya tidak meyakini satu pun agama. Sebab mereka Belanda umumnya mengalami kemunduran yang cukup signifikan, khususnya di Amsterdam. Hal itulah yang mendorong banyak gereja dan yayasan- yayasan agama umat Nasrani tutup atau menjual aset-aset mereka, lantaran kian merosotnya jumlah jama’ah mereka.

Belanda, ” ujar Wilders terkait pemandangan di Belanda akhir-akhir ini di mana banyak ditemui muslimah berjilbab, Muslim yang berjenggot dan menara-menara masjid yang bermunculan di Negeri Kincir Angin itu.

Wilders bukanlah anggota parlemen Belanda pertama yang menyerang Islam. Beberapa tahun yang lalu , pendahulunya Ayaan Hirsi Ali, mencari popularitas dan jabatan politik dengan menghina Islam. Politisi Belanda kelahiran Somalia ini mengecam Islam sebagai agama terbelakang dan merendahkan wanita. Dia juga menuduh Rosulullah saw sebagai orang yang sesat karena menikahi Aisyah ra yang masih kanak-kanak. Tidak kalah keji, di menuduh Rosulullah saw itu pervers (mempunyai kelainan seksual).

Ironisnya, dengan mengklaim dirinya sebagai mantan muslimah, dia kemudian dianggap pakar bicara tentang Islam terutama tentang pandangan Islam terhadap perempuan. Dia juga diberikan ruang sebagai ahli Islam di lingkaran akedemis, menerbitkan buku, dan menulis sebuah cerita untuk film menghina Islam yang berjudul “Submission”. Dalam film itu dia menuduh Al Qur’an mendorong kekacaun dan pemerkosaan terhadap seluruh anggota keluarga. Film yang bertujuan menghina Islam ini menayangkan seorang muslimah yang sholat, tapi berpakaian tembus mata dan di tubuhnya tertulis ayat-ayat Al Quran. Gara-gara film ini, sutradaranya Theo Van Gogh dibunuh oleh Muhammad Buyeri yang tidak rela agamanya dihina.

Hirsi Ali diusir dari Belanda setelah ketahuan memalsukan permohonan kewarganegaraan Belandanya. Paspor Belandanya pun pernah dicabut. Dia pun mundur dari parlemen Belanda. Ketika tiba di Belanda tahun 1992 , dia mengaku lari dari perkawinan paksa saat Somalia dikoyak perang. Dia kemudian mendapat simpati dan memberikan kredibilitas bagi kebohongannya tentang Islam, seakan-akan dia mengalami langsung sebagai wanita yang ditindas oleh Islam. Kebohongannya pun terbongkar. Dalam sebuh program televisi Belanda , anggota keluarga Hirsi mengatakan mereka tidak mengetahui adanya kawin paksa tersebut. Bahkan Hirsi sebenarnya bukan tinggal di Somalia, tapi hidup nyaman di Kenya selama 12 tahun.

Meskipun terbukti berbohong dengan pengalamannya, Hirsi masih dianggap memiliki otoritas oleh Barat bicara tentang Islam. Setelah meninggalkan Belanda, dia kemudian bekerja sebagai pakar pada lembaga riset neo konservatif American Enterprise Institute (AEI) di AS dimana dia tinggal sekarang.

Pemerintah Belanda pernha mencoba menggolkan rancangan undang-undang yang melarang penggunaan niqab (cadar) di tempat umum. Meskipun ruu ini gagal, Wilder kembali berusaha mengkampanyekan larangan bercadar ini. Wilder menambah daftar panjang lain hal-hal yang perlu dilarang untuk Muslim, termasuk Al Qur’an, niqab dan kewarganegaraan Belanda untuk muslim.

Umat Islam memang memiliki pengalaman buruk dengan negara Belanda. Selama lebih kurang 350 tahun negara ini menjajah negeri Islam Indonesia. Sejarah mencatat perlakuan tidak berprikemanusiaan yang dilakukan oleh Belanda. Mulai dari tanam paksa, kerja paksa, sampai pembunuhan masal.

Pengalaman yang sama pernah dirasakan muslim Bosnia. Pemerintah Belanda pada desember 2006 telah memberikan penghargaan kepada pasukan Perdamaian PBB asal Belanda yang telah menyerahkan Srebrenica kepada Serbia selama perang Bosnia tahun 1992-1995. Serbia kemudian melakukan pembantantai masal pada bulan Juli 1995 setelah Belanda menyerahkan kota besar itu kepada serbia. Lebih 8000 muslim terbunuh. Dalam sebuah vidoe tampak jenderal Mladic tersenyum memberikan hadiah kepada panglima perang Belanda Col Tom Karreman. Kemudian Col. Karreman melakukan tos bagi kejayaan jenderal Serbia itu.

Penghinaan terhadap Islam seperti ini terus berulang dan sudah sejak lama terjadi. Hanya Khilafahlah yang akan mampu menghentikan mulut kotor mereka sehingga benteng Islam tetap terjaga dan dilindungi oleh tentara Khilafah. Karena itu, tidak seorang musuh pun akan berani mendekati bangunan Islam, apalagi memanjatnya.

Penghinaan terhadap Islam sama dengan mengumumkan perang. Khilafah akan mengerahkan pasukan, rudal, dan artilerinya supaya orang yang ingin menghina Islam itu melupakan niatnya. Bahkan kaum kafir pun tidak akan pernah berani lagi menghina Islam, karena takut kepada Khilafah dan reaksinya, hingga Khilafah tidak perlu mengerahkan pasukan!

Sejarah Khilafah jelas telah menunjukkan hal itu. Bukti pemeliharaan Khilafah terhadap Islam dan kaum Muslim jelas nyata sekali, bukan hanya terhadap orang yang menghina Islam dan Nabi Islam, Nabi Muhammad saw., bahkan terhadap penghinaan pada sesuatu yang lebih ringan dari itu. Kisah seorang wanita yang dihina oleh orang Yahudi di pasar mereka pada zaman Rasulullah saw., lalu mereka diperangi dan diusir (dari Madinah).Kisah seorang wanita yang dihina oleh orang Romawi sehingga Khalifah langsung memimpin sendiri pasukan untuk memberi orang-orang Romawi pelajaran hingga terjadilah penaklukan kota Amuriyah.

Mereka yang berupaya menyerang makam Rasulullah saw. pada masa Khilafah Abbasiyah, yaitu ketika Nuruddin Zanki menjabat sebagai wali (gubernur) Syam pada tahun 557 H, dan atas sepengetahuan Khalifah, Nuruddin pun bertolak ke Madinah untuk menangkap dan membunuh mereka, yakni orang-orang Nasrani yang menyerang makam Nabi saw., sebagai bentuk pembelaan kepada Rasulullah saw. Saat itu mereka, orang-orang Nasrani itu, telah menggali lorong dari sebuah rumah yang berada di dekat masjid Rasulullah saw, untuk bisa mencapai makam Beliau saw.

Bahkan saat dalam kondisi lemah sekalipun, Khilafah tetap menjaga Islam dan kaum Muslim. Khilafah tetap mampu menghembuskan ketakutan dalam hati kaum kafir penjajah. Bernard Shaw menyebutkan dalam memoarnya, bahwa pada tahun 1913 M, yaitu pada zaman Khilafah Utsmaniyah sudah lemah, dia dilarang mengeluarkan kisah yang berisi penghinaan kepada Rasulullah saw. Lord Chamberlin melarangnya karena takut terhadap reaksi duta besar Daulah Khilafah Utsmaniyah di London.

Sesungguhnya ini adalah perkara yang serius, tidak main-main, wahai kaum Muslim. Sesungguhnya sesuatu yang bisa menghalangi penghinaan terhadap Islam itu sudah jelas dan bukan sesuatu yang tidak diketahui, yaitu: Khilâfah ’alâ minhaj an-nubuwwah—Khilafah yang mengikuti metode kenabian. Khilafah inilah yang akan melindungi tanah dan kehormatan. Khilafah merupakan kewajiban, bahkan kewajiban yang paling utama. (Farid Wadjdi/HTI)

Sumber: http://www.swaramuslim.net (dari http://www.pakdenono.com)

Aminah Assilmi : diancam dibunuh Setelah Bersyahadat


Pakai Pulsa Bisa Jadi Kaya

Semenjak memeluk Islam, ibunya sudah tak mengakui lagi ia sebagai anak. Ayahnya bahkan hendak menembaknya pula. Sang kakak menganggap ia sudah gila. Lalu suami menceraikannya. Oleh pengadilan dia divonis tak punya hak mengasuh kedua anaknya, kecuali meninggalkan Islam. Belum selesai sampai disitu, setelah mengenakan jilbab ia malah dikeluarkan dari tempat kerjanya. Begitulah ujian demi ujian datang menerpa Aminah Assilmi setelah memeluk Islam. Namun perempuan Amerika ini tetap tegar. Alhasil, dengan kuasa Allah, beberapa tahun kemudian neneknya yang telah berusia 100 tahun masuk Islam. Lalu bapaknya, diikuti ibu, kakak, anak lelakinya yang telah berusia 21 pun kemudian memeluk Islam. Bahkan, enam belas tahun setelah bercerai, mantan suaminya juga masuk Islam. Kini ia banyak diundang memberikan ceramah di berbagai tempat di Amerika. Satu kalimatnya yang terkenal: “Bagi saya, profesi terbaik adalah menjadi seorang ibu.” Berikut kisah lengkapnya seperti dituangkan dalam http://www.islamfortoday.com/aminahassilmi2.htm . ( watch her speech )

Aminah Assilmi dulunya seorang juru baptis, penganut feminis yang radikal dan juga seorang jurnalis radio. Tapi kini, selepas memeluk Islam, dia bagaikan seorang duta besar bagi agama Islam. Sebagai Direktur International Union of Muslim Women atau Persatuan Wanita Muslim Internasional dia benar-benar menyuarakan kebenaran Islam. Aminah kerap mengadakan perjalanan, berceramah di kampus-kampus, menyeru pentingnya kepedulian terhadap masyarakat banyak serta berbagi pemahaman atas keyakinan yang dianutnya kini.

Aminah sendiri, jauh sebelum mengenal Islam, awalnya berada di garda terdepan kelompok pembenci Islam. Dalam buku yang dikarangnya “Choosing Islam”, Aminah menceritakan perjumpaannya dengan Islam.

Berawal dari kesalahan komputer
Aminah dikenal sebagai gadis yang cerdas hingga memperoleh beasiswa selama kuliah. Disamping itu ia juga mengembangkan bisnis sendiri, berkompetisi secara professional hingga akhirnya memperoleh penghargaan (awards). Semua itu berlangsung semasa masih kuliah di perguruan tinggi. Ada kejadian menarik tatkala ia memasukkan data registrasi mata kuliah ke komputer di kampusnya. Berawal dari sinilah ia mengenal Islam hingga di kemudian hari kehidupannya berubah secara total.

“Kejadian itu pada tahun 1975 ketika pertama kali pendaftaran mata kuliah menggunakan sistem komputer. Waktu itu saya melakukan registrasi sebuah mata kuliah. Setelah mendaftar saya pun berangkat ke Oklahoma untuk urusan bisnis,” kisahnya mengenang. Urusan bisnisnya sedikit lama, membuatnya tertunda kembali ke kampus. Dan baru muncul di kampus dua minggu setelah kuliah dimulai. Bagi dia ketinggalan pelajaran dan tugas-tugas mata kuliah tidak masalah. Namun yang membuatnya sangat terkejut adalah ketika diketahui komputer salah dalam melakukan registrasi. Di komputer namanya tertera sebagai peserta kelas Theatre, sebuah kelas dimana para mahasiswa musti unjuk kebolehan di depan peserta lainnya.

“Saya ini gadis pendiam. Bagi saya berdiri di depan kelas adalah hal yang sangat menakutkan. Tentu saja membatalkan mata kuliah tidak mungkin lagi. Sudah sangat terlambat. Tidak hadir sama sekali selama kuliah, juga bukan pilihan yang tepat. Sebabnya saya menerima beasiswa. Bila nilai saya jatuh, beasiswa bisa dicabut,” tambahnya.

Suami Aminah menyarankan agar ia menemui dosennya guna mencari solusi alternatif lain. Oleh sang dosen ia dianjurkan untuk masuk ke kelas lain. Namun alangkah terkejutnya Aminah tatkala masuk ke kelas alternatif itu.

“Saya tak menduga di kelas itu banyak sekali wanita Arab berjilbab. Waktu itu saya menyebut mereka dengan “para penunggang unta”. Kontan gairah saya hilang,” kenangnya.

Aminah tidak jadi ikut kelas tersebut dan pulang ke rumah.“Saya tidak mau berada di tengah-tengah orang-orang Arab. Saya tidak mau duduk bareng dengan orang-orang kafir kotor itu!,” tulis Aminah dalam bukunya. Suaminya, seperti biasa, tetap tenang menghadapinya.

Dengan kalem sang suami menyebut bahwa Tuhan punya maksud tertentu atas segala apa yang terjadi. Ia lalu meminta Aminah untuk berpikir masak-masak sebelum memutuskan berhenti kuliah. Konon lagi pemberi beasiswa telah mengeluarkan dana untuk studinya itu. Selama dua hari Aminah mendekam di kamarnya guna mengambil keputusan. Akhirnya dia memutuskan kembali ke kampus. Kala itu, menurut Aminah, dia seperti merasakan seolah-olah Tuhan memberinya tugas untuk mengkristenkan mahasiswi Arab itu. Ia rasakan seperti ada sebuah misi yang musti dituntaskan segera.

Misi Kristenisasi
Kala kembali ke kampus, Aminah pun mulai menjalankan misi Kristenisasi kepada mahasiswi Arab itu.

“Saya terangkan tentang neraka. Bagaimana mereka akan dibakar dan disiksa jika tak ikut ajaran Kristen. Lalu saya terangkan Yesus cinta mereka dan Yesus mati disalib untuk menebus dosa-dosa pengikutnya. Jadi kita musti ikuti dia.” terang Aminah yang mengaku heran dengan kesopanan mahasiswi Arab tersebut. Mereka tidak membantah sedikitpun dengan apa yang diterangkannya.

“Anak-anak Arab itu kok belum tertarik juga dengan Kristen. Saya putuskan untuk mencoba cara lain. Yakni saya coba pelajari kitab mereka untuk membuktikan bahwa Islam agama salah dan Muhammad bukan Nabi,” tukasnya lagi.

Atas permintaan Aminah, seorang mahasiswi Arab memberinya sebuah mushaf Al-Quran dan beberapa buku tentang Islam. Aminah mulai mempelajari Al-Quran berikut dengan bantuan 15 buah buku tentang Islam secara intensif. Al-Quran dibaca berulang-ulang, dikajinya berdasarkan referensi-referensi yang ada, lalu dibacanya lagi. Begitu seterusnya. Selama observasi dia selalu mencatat hal-hal yang tak disetujuinya guna membuktikan pendapatnya Islam agama salah. Kajian berjalan selama hampir satu setengah tahun.

Cari kelemahan Islam
Begitulah, setelah berjalan hampir dua tahun, alih-alih berupaya mengganti paham mahasiswi Islam tersebut dengan ajaran Kristen, malah Aminah yang akhirnya belajar Al-Quran. Awalnya dia mempelajari Quran untuk mencari kesalahan-kesalahan Islam, untuk membuktikan Nabi Muhammad bukan Nabi. Akan tetapi semakin dibaca, semakin tertarik ia dengan Islam.

Tanpa disadari, perilakunya mulai sedikit berubah. Rupanya perubahan itu menarik perhatian suaminya. “Sungguh, tanpa saya sadari ada perubahan kecil dalam keseharian saya. Tapi itu sudah cukup mengganggu pikiran suami. Biasanya saban Jumat dan Sabtu kami sering pergi ke bar atau menghadiri pesta. Tapi saya tidak begitu suka lagi. Bahkan berhenti makan babi dan minum-minuman keras,” kisahnya.

Lama- kelamaan suaminya mulai menaruh curiga dengan perubahan itu. Suaminya menduga Aminah ada hubungan gelap dengan lelaki lain. Puncaknya, mereka pisah ranjang, dan bahkan kemudian pisah apartemen. Namun Aminah masih terus mengkaji Al-Quran.

Secara khusus dia mengaku sangat tertarik dengan apa yang dikatakan Al-Quran tentang laki-laki dan perempuan. Wanita Islam, sebelum dia mempelajari Al-Quran, dia pikir berada dalam penindasan suaminya. “Waktu itu dalam sangkaan saya suamilah yang memaksa istri, misal untuk memakai jilbab,” ujar Aminah.

Melalui kajian intensif, dia dapati bahwa wanita Islam punya kesamaan hak dalam pekerjaan, pendidikan tanpa memperhatikan gender mereka. Yang menarik baginya, pada saat seorang wanita Islam menikah, maka dia tidak harus mengganti nama belakang (nama keluarga-red) menjadi nama keluarga suami, tapi tetap menjaga nama ayahnya. Dan banyak lagi perkara-perkara lainnya. Dari situ Aminah mengambil kesimpulan bahwa Islam atau dengan kata lain Nabi Muhammad telah mengangkat harkat dan martabat kaum wanita.

Didatangi lelaki berjubah
Akhirnya, satu malam seseorang mengetuk pintu rumahnya. Ternyata seorang lelaki berjubah dan mengaku bernama Abdul Aziz Al-Shekh. Ia ditemani tiga orang temannya dengan pakaian yang sama. Aminah sangat terkejut dengan kedatangan pria tak diundang itu. Apalagi tatkala pria berjubah tersebut mengatakan bahwa hanya masalah waktu saja bagi Aminah untuk menjadi seorang muslim.

“Dia berujar saya sudah siap jadi seorang Islam. Saya kontan menangkal pernyataannya itu dengan menyebut saya orang Kristen. Selama ini saya hanya coba mengkaji, bukan mau masuk Islam. Begitu kata saya malam itu,” tukas Aminah mengenang. Begitupun Aminah mempersilahkan mereka masuk karena ia ingin mengajukan beberapa pertanyaan tentang Islam yang masih menyelubungi pikirannya.

Aminah menumpahkan semua pertanyaannya, hasil observasi selama hampir dua tahun. Abdul Azis mendengarkan dengan seksama. Tiap pertanyaan dijawabnya dengan sangat tenang dan teratur. Aminah mengaku sangat puas dengan jawaban-jawaban yang diberikan. “Akhirnya, keesokan harinya, dengan disaksikan Abdul-Aziz dan tiga temannya sayapun bersyahadah. Saat itu 21 Mei 1977,” kenangnya.

Dikucilkan Keluarga
Segera setelah Islamnya Aminah, perlahan ujian demi ujian pun datang. Dia dikucilkan oleh keluarga dan teman-temannya. Ibunya tak mengakui lagi ia sebagai anak. Yang lebih parah, sang ayah bahkan hendak menembaknya pula. Kakak Aminah menganggap ia sudah gila dan perlu dirawat di rumah sakit jiwa. Belum berhenti disitu, suami pun menceraikannya. Yang membuat hati Aminah sangat pedih adalah kala pengadilan memutuskan dia tak punya hak mengasuh kedua anakNYA, kecuali meninggalkan Islam. “Saya meninggalkan pengadilan dengan hati yang hancur. Anda bisa bayangkan bagaimana hati seorang ibu dipisahkan dari anak-anaknya,” ujar Aminah sedih.

Belum selesai sampai disitu, setelah mengenakan jilbab ia malah dikeluarkan dari tempat kerjanya. Namun karena kecintaannya pada Islam, penderitaan-penderitaan itu tidak membuat imannya runtuh. Aminah menyitir sebuah ayat suci Al-Quran (Ayat Kursi-red) yang bikin hatinya tenang:

Tidak ada Tuhan yang patut disembah melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi dan Allah tidak merasa berat memelihara kedua-duanya, dan Allah Maha Tinggi Lagi Maha Besar. (Q.S. 2;255).

Anggota keluarga masuk Islam
Meskipun keluarga mengucilkannya, Aminah tetap menjaga hubungan dengan mereka. Misalnya, ia sering berkirim surat dan selalu menulis beberapa terjemahan ayat Quran dan hadis yang berhubungan dengan masalah sosial kemanusiaan. Namun Aminah tak menyebut petuah-petuah itu dari Al-Quran. Rupanya strategi itu lumayan manjur. Lama-kelamaan ada respon positif dari anggota keluarga. Aminah pun terus berkirim surat plus kutipan-kutipan berisi ayat Quran dan hadis Nabi.

Begitulah, dengan sabar dan doa, satu demi satu anggota keluarganya masuk Islam. Pertama, sang nenek yang sudah uzur. “Nenek berusia 100 tahun ketika menerima Islam. Persis setelah itu dia meninggal dunia. Masya Allah nenek meninggal dengan membawa buku amalan yang penuh kebajikan ke akhirat,” kisah Aminah.

Tak lama, ayah yang dulu hendak membunuhnya juga memeluk Islam. Dua tahun kemudian, sang ibu diikuti oleh kakak Aminah juga bersyahadah. Dan yang membuat Aminah sangat gembira, anaknya yang telah beranjak dewasa (umur 21 tahun) juga mengikuti jejaknya. Yang paling mengharukan, enam belas tahun selepas Islamnya Aminah, mantan suaminya juga mengucap dua kalimah syahadah. Mantan pasangan hidupnya itu bahkan meminta maaf atas segala kekhilafannya.

Aminah sendiri kala itu telah menikah dengan pria lain. Dia sempat didiagnosa oleh dokter mengidap penyakit kanker dan divonis tidak bisa memiliki anak lagi. Namun Allah punya kuasa. Ia tetap bisa mengandung dan diamanahi seorang anak laki-laki yang diberi nama “Barakah”.

“Saya sangat gembira menjadi seorang Muslim. Islam adalah hidupku. Islam adalah irama hatiku. Islam adalah darah yang mengalir di sekujur tubuhku. Islam adalah kekuatanku. Islam telah membuat hidupku sangat menyenangkan. Tanpa Islam aku tak berarti apa-apanya. Andai Allah memalingkan wajah-Nya dariku, sungguh aku tak bisa bertahan hidup,” senandung Aminah Assilmi yang telah dua kali berhaji ke Mekkah.

Tak malu tunjukkan identitas Islam
Aminah dalam beraktifitas tak malu-malu menunjukkan keislamannya. Misal, dia mengenakan busana muslimah secara sempurna. Jilbab menutupi sekujur kepala dan rambutnya, serta busana panjang menutupi seluruh anggota tubuhnya. Sesuatu yang tidak lazim sebenarnya bagi warga di Amerika, dimana wanita umumnya gemar mempertontonkan aurat mereka.

Satu ketika Aminah memberikan kuliah di hadapan mahasiswa yang memenuhi ruang kuliah di Universitas Tennesse tentang status wanita dalam Islam berjudul “Wanita Muslim berbicara dari balik hijabnya.”

“Wanita muslim tidak dibatasi dalam berkarir oleh agamanya. Begitupun, bagi saya, profesi terbaik adalah menjadi seorang ibu. Karena para ibulah yang membentuk generasi masa depan,” ujar Aminah diplomatis. Wanita Islam, lanjutnya, saat ini banyak mendapat diskriminasi di lapangan hanya karena mereka berjilbab. Ia menekankan, terutama di negerinya Amerika, muslimah sangat sulit mengaktualisasikan dirinya. Pernah satu saat ketika Aminah hendak mencairkan cek di sebuah bank. Satuan pengaman bank serta merta menghardiknya seraya mengarahkan moncong senapan ke wajahnya. “Itu hanya karena saya berjilbab,” katanya.

Aminah mengingatkan para pengeritik Islam yang kerap menyebut bahwa wanita-wanita di negeri-negeri Islam tertindas di bawah kekuasaan lelaki. Ia menjelaskan bahwa yang menindas mereka bukanlah Islam, tapi budaya setempat. Dalam Islam wanita begitu dihormati dan tinggi derajatnya. “Jangan anggap (ajaran Islam) seperti itu. Sangat bodoh,” ujarnya. Ia sangat tidak setuju Islam dijadikan kambing hitam.

Itulah Aminah Assilmi. Dulunya memojokkan Islam dan bahkan bermaksud meng-Kristen-kan kawan sekelasnya. Berbagai ujian dan penderitaan yang datang selepas ia memeluk Islam tak membuatnya bergeming. Allah berikan ganjaran atas kesabarannya itu dengan mengirimkan hidayah kepada seluruh anggota keluarganya. Kini ia bersama organisasinya memperjuangkan agar umat Islam di Amerika mendapatkan libur di kala merayakan lebaran. Salah satu sukses yang telah mereka rengkuh adalah beredarnya perangko Idul Fitri, hasil kerjasama dengan kantor pos Amerika. Wallahu ‘alam bisshawab.

Sumber: http://www.hidayatullah.com

“Kekasih” Ingin Jadi Merpati Tak Ingkar Janji

Oleh John Nikita

Jakarta (ANTARA News) – “Aku milikmu malam ini, dan memelukmu sampai pagi. Tapi, nanti bila ku pergi, tunggu aku di sini.”

Penggalan lirik pada refrain lagu bertitel “Aku Milikmu” itu diciptakan Pongki “Jikustik” Bharata untuk dinyanyikan Iwan Fals bukan sebagai materi jagoan album baru sang penyanyi balada, melainkan penggambaran kekuatan cinta sepasang anak muda di Yogyakarta.

Kisah asmara dua sejoli bernama Jiwo dan Maria itu merupakan tema cerita film drama romantis berjudul “Kekasih”, satu karya debutan sutradara muda Wisnu Adi.

Wisnu pula yang punya ide cerita, ditulis oleh Beby Hasibuan.

Ibarat Merpati Tak Ingkar Janji, sang sutradara membahasakan kekuatan cinta Jiwo dan Maria yang diperankan dua pendatang baru, Angga Dwisaputra dan Vonny Kristiada, dalam puisi singkat, “Cinta membuat waktu cepat berlalu, tapi apakah waktu membuat cinta jadi cepat berlalu?”

Dua cucu Adam itu dipertemukan saat bersekolah di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Yogyakarta. Jiwo suka main burung merpati, sedangkan Maria tidak.

Matinya merpati kesayangan Jiwo dalam satu kecelakaan yang melibatkan Maria menjadi awal perkenalannya dengan gadis dari keluarga kaya dan terhormat itu.

Tapi, seperti kata pepatah, cinta memang tak mengenal pangkat dan harta.

Meski Jiwo cuma anak seorang serdadu yang tewas ditelan ombak Laut Selatan lantaran ingin menyelamatkan atasan, cinta Maria tak terhalang.

Sementara itu, kecemasan melanda orang tua mereka, dan Maria pun diungsikan ke luar dari Kota Gudeg tersebut.

Kalau jodoh tak ke mana, kata orang. Hal itu pula yang terjadi pada cinta Jiwo dan Maria.

Saat Maria kembali ke Yogyakarta, setelah dia tumbuh mejadi gadis dewasa, tanpa kesulitan sedikit pun bertemu lagi dengan Jiwo.

Sang kekasih, yang masih tetap gemar main merpati, pun ternyata tidak punya pasangan gadis lain yang dicintai.

Kerinduan yang begitu menyiksa jiwa pun lumer ketika keduanya bersatu tubuh di sebuah gubuk tua di pesisir laut.

Ucapan Jiwo, “Maria, sepertinya kita tidak cocok.” Namun, usai waktu itu pun tak mampu memisahkan mereka.

Pertengkaran memang kadang terjadi karena perbedaan di antara mereka, tetapi itu cuma lika liku cinta biasa.

“Setiap cinta punya cerita. Dalam kasus Jiwo dan Maria, cinta itu begitu kuat, meski ada garis perbedaan di antara mereka,” kata Wisnu.

Sementara itu, PT Grandiz Media Production boleh jadi cuma pendatang baru di bisnis film layar lebar. Tetapi, untuk karya perdana itu, sepertinya produser Chandra Willim tidak mau main-main.

Selain menghadirkan bintang-bintang senior termasuk Pietrajaya Burnama dan Doni Damara, masing-masing sebagai kakek dan ayah Maria, film Kekasih juga menampilkan Iwan Fals dan Pongky sebagai pemain tamu.

“Saya bersedia main dalam film ini karena tertarik pada ceritanya,” kata Iwan.

Ia juga mengatakan, suka pada lagu “Aku Di sini” karya Pongky, yang dikatakannya sebagai: “Sangat pas untuk tema filmnya.”

Kedua musisi tampil sebagai latar adegan Jiwo dan Maria sedang makan di emperan Jalan Malioboro, Yogyakarta.

Iwan menyanyi sambil memainkan gitar, sementara Pongky ikut mengiringi dengan piano.

Kekasih dijadwalkan beredar di bioskop nasional mulai 3 April 2008.

Di era kejayaan genre cinta dan horor sekarang, kisah merpati tak ingkar janji atau cinta tak pupus oleh waktu itu tentu diharapkan “mampu bicara”. (*)

Sumber: http://www.antara.co.id

Mimpi Buruk Irak Setelah Lima Tahun Saddam Digulingkan

Oleh Aditia Maruli

Hanya perlu tiga pekan bagi para awak tank Amerika Serikat (AS), untuk menerobos padang pasir Irak menuju jantung kota Baghdad dan menggulingkan rezim Saddam Hussein pada tanggal 9 April 2003.

Namun, keluar dari ibukota Irak, teryata jauh lebih sulit bagi pasukan negara Adidaya itu. Saat AS menyerbu, pasukan Saddam dalam keadaan demoralisasi dan sudah kacau balau sehingga pasukan asing masuk dengan relatif mudah. Hanya pasukan paramiliter Irak yang saat itu berusaha menghentikan invasi tersebut.

“Hampir semua tentara Irak langsung kabur, mereka tahu bahwa sudah percuma untuk bertempur,” kata Ahmed Hassan, yang ketika itu berpangkat jenderal di pasukan Irak. Dia kepada AFP mengaku bertahan hingga saat terakhir di pos-nya di utara Baghdad.

Saat Hassan menyerah di medan tempur, Kolonel Brian McCoy dari pasukan AS, keluar dari tank di depan Hotel Palestine, Baghdad, lalu tersenyum bangga karena disambut “bunga dan nyanyian bergembira.”

“Orang-orang menemui kami untuk berterima kasih karena sudah dibebaskan,” kata McCoy ketika itu.

Anak buahnya lalu menjatuhkan patung Saddam Hussein dan massa memukuli lalu muka patung diktator itu dipukuli sepatu, tindakan yang dalam budaya Arab merupakan penistaan besar.

Saddam, yang sudah berkuasa selama 25 tahun, kabur dari Baghdad beberapa jam kemudian namun tertangkap pada 13 Desember 2003. Dia dihukum mati pada 30 Desember 2006 setelah hakim menyatakan dia bersalah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Lima tahun telah berlalu sejak Saddam terguling, namun pasukan AS masih menduduki Irak, negara yang dulu mereka serbu untuk dibebaskan.

Mereka terjebak di Irak oleh kelompok-kelompok perlawanan Sunni, milisi Syiah, dan ekstremis terkait Al-Qaeda.

Sudah lebih dari empat ribu tentara AS tewas, puluhan ribu yang cedera dan cacat, belum lagi miliaran dolar yang habis untuk biaya perang, padahal penurunan kekerasan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir belum tentu akan berlangsung seterusnya.

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir pula Irak kehilangan puluhan ribu rakyatnya, jutaan menjadi pengungsi dan mereka yang bertahan hidup dalam kondisi sengsara, tanpa pekerjaan dan kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok.

Nyanyian suka cita saat menyambut pasukan AS kini tidak lagi terdengar, bahkan yang muncul adalah komentar kebencian.

“Awalnya kami gembira, tapi sekarang kami benci orang Amerika,” kata Moieb Sfeih (33) pembuat roti di Sadr City, suatu sudut di kota Baghdad yang menjadi tempat pendukung ulama Syiah anti-AS, Moqtada al-Sadr.

Dia telah membenci AS, padahal kaumnya yaitu Syiah Irak, terpinggirkan selama rezim Saddam yang didominasi kaum Sunni. Dia kecewa kepada AS seiring lunturnya harapan akan hari depan yang lebih baik.

“Kami punya harapan indah, kami kira negara kami akan jadi seperti negara-negara Teluk — kaya minyak dan sejahtera.”

Sfeih menyatakan kini banyak orang berpikir bahwa keadaan lebih baik ketika Saddam memerintah. “Dulu tiraninya cuma satu, sekarang banyak.”

Sebagian besar rakyat Irak beranggapan bahwa pemerintah dukungan AS, yang didominasi kaum Syiah dan Kurdi, lemah dan korup serta hanya sibuk merampok kekayaan negara.

Pembuat roti itu bahkan sampai pada pemikiran “kami punya pilihan gampang. Tidak berbuat apa-apa sambil menunggu perubahan atau melakukan revolusi menentang AS.”

Diragukan

Pihak AS saat ini belum mempunyai bayangan pasti kapan mereka akan ditarik, terlebih baru saja terjadi bentrok antara pasukan keamanan Irak dengan milisi Syiah yang menewaskan paling sedikit 700 orang.

“Hasil yang sudah dicapai masih ringkih,” kata duta besar AS untuk Baghdad, Ryan Crocker, Kamis, mengomentari bentrokan terjadi sepanjang pekan tersebut.

Crocker adalah bekas kepala Satuan Tugas saat Perang Teluk I (1991) dan dia datang kembali ke Baghdad empat bulan setelah invasi tahun 2003. Tugasnya kali ini membantu mendirikan pemerintahan Irak dukungan AS.

“Saya pikir, di masa lalu kita menyusun taget-target yang ternyata tidak bisa dipenuhi,” kata Crocker kepada kongres tahun lalu saat memberikan laporan tentang Irak.

Dia sendiri bahkan tidak ragu-ragu menyatakan rakyat AS harus lebih sabar mengenai Irak.

“Kadang-kadang saya pikir, rakyat AS memandang Irak tidak ubahnya orang yang menonton tiga rol film dan setengah cerita sudah dilewati. Bagi rakyat Irak, mereka seperti sedang menonton lima rol film dan belum sampai setengah cerita. Saya belum tahu bagaimana akhir kisahnya.”

Pandangan Crocker satu tahun lalu tersebut tampaknya masih relevan dengan keadaan Irak saat ini, yang makin panas dengan sikap perlawanan milisi Syiah.

“Zona Hijau” (daerah khusus di Baghdad untuk pejabat penting dan dijaga ketat tentara AS) pun sejak dua pekan lalu diserang roket serta mortir dan terus berlanjut sehingga personel AS tidur di gedung kedutaan besar.

Mereka tidak lagi beristirahat di “trailer” karena serangan roket menembus masuk dan telah menewaskan dua tentara AS.

Pertempuran sengit pun terjadi di Baghdad pada hari Minggu (6/4) antara milisi Syiah dengan pasukan AS dengan korban sedikit-dikitnya 23 tewas termasuk tiga prajurit AS.

Rencana pengurangan 160 ribu tentara AS kini menjadi sesuatu yang diragukan, bahkan kelompok pemikir di Washington, “U.S. Institute of Peace” (USIP) pada hari Minggu menyampaikan laporan yang pastinya tidak menyenangkan petinggi AS.

USIP menyimpulkan bahwa kemajuan politik di Irak telah berjalan “sangat lamban, terhenti dan dangkal, keretakan sosial politik tampak sangat jelas, sehingga peluang penarikan tentara AS dari Irak tidak lebih besar dibanding setahun lalu”.

“Sekalipun kemajuan di Irak terus berlanjut, hasilnya tak sepadan dengan biayanya,” tulis USIP.

Lembaga itu mengakui penambahan 30 ribu tentara AS telah memperbaiki keadaan, namun situasi masih belum mantap dan Washington hanya punya sedikit pengaruh terhadap pemerintah Baghdad.

“Tingkat kekerasan yang turun masih jauh dari yang dibutuhkan oleh pemerintah Irak maupun AS, akibatnya situasi masih genting dan bergantung kepada kehadiran tentara AS,” ungkap USIP.

Lembaga pemikir itu memperkirakan, jika tidak ada kemajuan politik, AS akan terjebak di Irak untuk waktu lama. Hal tersebut akan membawa dampak besar terhadap kepentingan-kepentingan AS di belahan dunia lainnya.

USIP mengemukakan kemungkinan AS masih harus memberi komitmen “penuh dan tanpa embel-embel” kepada Irak antara lima hingga 10 tahun lagi.

Hal itu disebabkan karena “pemerintahan pusat lemah dan terpecah-pecah serta kemampuannya terbatas” dan mereka memperkirakan situasi tidak akan segera membaik.

Jika AS tetap memberi komitmen kepada Irak “secara penuh dan tanpa embel-embel”, maka fokusnya haruslah memberdayakan pemerintah daerah. Pemerintah pusat di Baghdad hanya berperan dalam menyalurkan pemasukan dari minyak serta mengatur keamanan tingkat nasional.

Alternatif lainnya adalah AS mengusulkan suatu “tawar menawar besar” secara nasional sehingga terbentuk konsensus dari faksi-faksi yang bertikai.

Jika AS memilih untuk menarik “hampir semua” pasukannya di Irak, USIP mengusulkan agar AS menggalakkan jalur diplomasi untuk membangun aliansi regional.

Situasi

Laporan USIP diterbitkan saat panglima tentara AS di Irak David Petraeus dan Dubes Crocker dijadwalkan memberi laporan ke kongres pada pekan ini mengenai situasi di Irak.

Para pejabat tersebut diperkirakan akan meminta penangguhan penarikan pasukan AS seiring terjadi peningkatan kekerasan.

Petraeus dan Crocker terakhir kali memberikan penjelasan di kongres pada bulan September 2007, setelah Presiden George W. Bush mengumumkan rencana penarikan lima brigade paling lambat bulan Juli tahun ini.

Rencana penarikan lima brigade itu setara 30 ribu prajurit dan sama dengan jumlah penambahan pasukan AS pada awal tahun ini.

Ternyata perkiraan itu “meleset” dan pengamat menuduh penyebabnya adalah sikap pemerintah maupun militer AS yang tidak mengakui bahwa Angkatan Darat Irak ternyata sangat terkotak-kotak dalam berbagai konflik faksional.

“Hampir semua orang Irak punya kesetiaan faksional, pasukan AS jadi seperti satu-satunya partai netral yang memisahkan elemen-elemen bermusuhan itu,” kata Wayne White dari Middle East Institute di Washington.

Seorang pengamat lainnya, Suzanne Maloney, dari Brookings Institute, mengemukakan bahwa sebaiknya AS berdialog dengan Iran.

“Ada kepentingan strategis pragmatis bagi AS untuk melibatkan Iran karena mereka merupakan bagian yang tidak terpisahkan, sebagai masalah maupun solusi untuk Irak,” kata Maloney.

Laporan panglima tentara AS di Irak serta Dubes AS untuk Irak pada pekan ini juga akan menjadi amunisi untuk tiga senator bakal calon presiden AS.

Senator New York, Hillary Clinton, adalah anggota komite Dinas Militer di senat dan sudah bersiap untuk kembali memperkarakan Petraeus.

Saat Petraeus kepada kongres September lalu menyatakan ada kemajuan di Irak, Hillary mengatakan klaim itu membutuhkan “niat untuk menahan ketidakpercayaan”.

Senator Illinois, Barrack Obama, adalah anggota komite Hubungan Luar negeri senat, dan dia pasti akan menggunakan kesempatan itu untuk menekankan bahwa dirinya menentang perang tersebut — Hillary pada tahun 2002 memberi suara setuju untuk perang tersebut.

Anggota komite Dinas Militer senat, John McCain, akan menyoroti dukungannya atas penambahan pasukan pada tahun lalu. Dia akan mengedepankan hal-hal yang sudah diraih dari penambahan pasukan AS.

Kubu McCain yaitu Partai Republik, telah memberi sinyal akan menggunakan sidang kongres itu untuk mendukung kebijakan penambahan pasukan karena sukses mengatasi kekerasan sektarian.

Kubu Demokrat akan menggunakan kesempatan itu untuk menghalangi rencana pemerintahan Bush yang menginginkan kesepakatan dengan pemerintah Irak mengenai kehadiran jangka panjang AS di Irak, meski pemerintahan di AS berganti.

Lima tahun penggulingan Saddam Hussein menyeret AS dalam perdebatan sengit mengenai nasib bangsa lain, yang menghabiskan nyawa tentara dan anggaran mereka.

Di lain pihak, rakyat Irak tetap saja dalam ketakutan dan kesengsaraan, hal yang sudah mereka rasakan sejak masa pemerintahan Saddam Hussein.

Sumber: http://www.antara.co.id

Pesawat Pembom B52 AS Meledak di Pangkalan Udara Qatar

Sebuah pesawat pembom strategis B52 AS meledak Jumat ketika mendarat di pangkalan udara Al-Udeid Qatar, demikian dilaporkan televisi satelit Al-Jazeera yang berpusat di Doha.

Televisi itu, yang dilansir DPA, menyebutkan “alasan-alasan teknis” telah menyebabkan kecelakaan tersebut, namun tidak mengatakan apakah ada korban dalam insiden itu.(*)

Sumber: http://www.antara.co.id

Film “Fitna” Lecehkan Semua Agama, Kata WCC

Dewan Gereja Dunia (World Council of Cherches/WCC) mengecam film anti-Islam yang dibuat seorang anggota parlemen Belanda Geert Wilders, dan menilainya sebagai melecehkan seluruh agama dan bertujuan membangkitkan kebencian.

“Kami yakin film ini tidak mewakili pandangan rakyat Belanda atau umat Kristiani terhadap Islam,” kata Rima Barsoum, koordinator WCC untuk hubungan Kristian-Muslim, kepada laman internet “IslamOnline.net”, seperti dikutip IINA.

“Seperti umat Muslim, kami pun yakin hal itu tidak menunjukkan kebenaran tentang Islam,” ujarnya.

Pekan lalu, Wilders melansir film “Fitna”, kata yang dalam bahasa Arab bermakna hasutan.

Film berdurasi 15 menit itu menyelingi gambar-gambar serangan teror dengan ayat-ayat Kitab Suci Al-Qur`an.

“Film itu melecehkan semua agama, tidak hanya Islam,” Barsoum menegaskan.

“Film itu menghina kepercayaan yang meyakini bahwa semua agama mengajarkan perdamaian, persaudaraan, dan cinta,” katanya.

Ia mengatakan bahwa gereja-gereja Belanda merupakan yang pertama memberi peringatan mengenai film anti-al-Qur`an itu.

Suatu delegasi gabungan dari Dewan Gereja dan organisasi-organisasi Islam di Belanda melakukan perjalanan ke negara-negara Muslim sebelum film itu dilansir.

“Film itu patut dikutuk karena apa yang disucikan dalam agama kita dihina dan kepercayaan kita dilanggar,” kata mereka dalam suatu pernyataan.

“Oleh karena itu kami menolak keras semua pelecehan dan penghinaan terhadap Al-Qur`an dan Nabi Muhammad SAW, sebagaimana kami tidak menginginkan penghinaan terhadap Injil dan kepercayaan Kristiani,” katanya.

Pejabat gereja itu mengatakan ada upaya-upaya untuk memanfaatkan kebebasan berekspresi Barat untuk membenarkan kampanye anti-Islam.

“WCC meyakini bahwa kebebasan berekspresi harus disertai dengan penghormatan dan pertanggungjawaban,” ia mengatakan. “Itu bukan berarti melecehkan para pengikut kepercayaan lain.”

“Islam merupakan bagian dari realitas multi-agama di Eropa,” katanya.

Barsoum mengatakan Umat Muslim telah menjadi bagian dari masyarakat Eropa.

“Oleh karena itu, masyarakat Eropa harus menerima kenyataan ini dan menunjukkan rasa hormat terhadap umat Muslim itu,” paparnya.

Menurut dia, dialog Muslim-Kristiani dapat membendung kampanye pelecehan agama.

“Kita harus bersikap menentang terorisme baik dari kelompok garis keras Muslim maupun Kristiani, dan memusatkan perhatian pada penguatan persaudaraan antara Muslim, Kristiani, dan agama-agama lain,” kata dia.

WCC, yang bermarkas di Jenewa, menaungi 560 juta pemeluk Kristiani di 349 gereja di seluruh dunia.

Pekan lalu, WCC mendesak anggotanya untuk mengajak para cendekiawan Muslim dengan maksud kerjasama antar-iman guna mempromosikan keadilan dan perdamaian.

“Kita harus melakukan dioalog dan pertemuan di antara para pemimpin agama dan mendesak media massa untk memainkan peran untuk mempromosikan saling menghormati,” ujarnya. (*)

Sumber: http://www.antara.co.id

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 71 pengikut lainnya.