Soal Try Out Fisika & Kunci Jawaban

Yth. rekan guru fisika se-Lombok Timur dan yang ada di seluruh dunia. Berikut ini soal Try Out I Fisika TP 2011-2012 yang sudah selesai digunakan pada kegiatan Try Out I UN tanggal 17 Januari lalu. Semoga bisa menjadi bahan belajar buat anak didik kita di sekolah.

“Gelombang Korea” Menerjang Dunia

Gelombang budaya pop Korea sedang menerjang dunia. Tengoklah, anak muda di mana-mana histeris melihat aksi boyband/girlband Korea. Inilah puncak gunung es dari kisah tentang penetrasi budaya pop Korea di sekitar kita.

Penyanyi Korea, Shi Min-chul, muncul di atas panggung ulang tahun ke-17 Indosiar diiringi jeritan histeris penggemarnya, Kamis (12/1) malam, di Jakarta. Ia berkata, “Saya suka Indonesia, terutama cuaca, makanan, dan… gadis-gadisnya!” Sontak ratusan perempuan yang mendengar ucapan Shi Min-chul klepek-klepek. Mereka berjingkrak-jingkrak kegirangan. “Aaaahhh…. Aku mau jadi gadismu,” jerit seorang gadis belia.

Begitulah penampilan band-band Korea yang mengusung musik pop Korea (K-Pop), seperti Super Junior, Park Jung-min, The Boss, Girls’ Generation, X5, dan N-Sonic, mampu membangkitkan histeria di mana-mana, bukan hanya di Indonesia, melainkan juga di banyak negara, mulai dari Asia, Eropa, Afrika, hingga Amerika.

Hal yang mengagetkan, penggemar K-Pop begitu fanatik. Nadhila (18), remaja asal Bekasi, misalnya, saking cintanya kepada band Korea pernah nekat memburu personel band asal Korea, X5, di Bandara Soekarno-Hatta. “Saya sampai lemas dan kehilangan kata-kata,” kata Nadhila menggambarkan perasaannya ketika berjabat tangan dengan Haewon, personel X5.

Belum puas, Nadhila menguntit X5 hingga ke hotel tempat mereka menginap. Ceritanya cukup dramatis. Ia menyamar sebagai wartawan agar bisa menembus barikade pengamanan hotel. Bersama rombongan wartawan, Nadhila berhasil menemui X5 di lobi hotel. Saking senangnya, ia menjerit keras. “Semua kaget dan menoleh ke arah saya,” kenang Nadhila, yang kini menjadi personel Ladyschool, coverband Afterschool asal Korea.

Imajinasi Korea

Banyak orang menyebut serbuan K-Pop sebagai hallyu atau gelombang Korea (Korean Wave). Gelombang ini awalnya dipicu keranjingan orang terhadap drama romantis Asia, termasuk drama Korea. Dari sini, anak muda Asia kemudian mengenal K-Pop dan menggilainya. Maklum, K-Pop tidak hanya memanjakan telinga dan mata, tetapi juga menancapkan imajinasi tentang selebriti Korea yang berpenampilan apik dan berwajah semulus porselen. Tidak heran, kini banyak anak muda yang ingin “dicetak” seperti selebriti Korea.

Dewi (23), misalnya, seumur-umur tidak pernah mengubah rambutnya yang hitam dan lurus panjang hingga pinggang. Namun, setelah kepincut penampilan artis Korea, ia memotong rambut dan mengecatnya menjadi coklat. Ujung rambutnya dibuat ikal mirip gaya rambut sejumlah artis top Korea. “Saya tidak mencontoh penampilan artis Korea tertentu. Pokoknya gayanya harus Korea,” kata Dewi, yang ditemui di Salon Johnny Andrean di Plaza Semanggi, Rabu.

Hasrat berpenampilan ala Korea ini ditangkap sejumlah pengusaha salon di Jakarta. Mereka ramai-ramai mengusung tema K-Cut Style (potongan rambut Korea). Sederet butik kosmetik Korea, seperti Skin Food, The Face Shop, dan Missha, pun merangsek masuk ke Indonesia. Bahkan, toko roti Korea pun mulai tumbuh di Jakarta.

Ya, tanpa kita sadari, produk serba Korea telah mengepung kehidupan kita, mulai dari mobil, alat elektronik, gadget, hingga jaringan hipermarket Korea. Bahkan, “kampung” Korea juga tumbuh lengkap dengan fasilitas seperti bank, klinik, salon, restoran, hotel, kos-kosan, supermarket, dan toko perlengkapan golf Korea di Jalan Senayan, Jakarta, serta Ruko Pinangsia Office Park, Karawaci, Banten.

Perwakilan perusahaan Korea tumbuh subur di Indonesia. Berdasarkan data Pusat Kebudayaan Korea di Indonesia, saat ini, ada 1.300 kantor cabang perusahaan Korea yang didirikan di Indonesia. Seperti kata Yoon Jae-kwon, salah satu agen artis Korea, “K-Pop sebenarnya hanyalah bagian kecil dari gelombang (penetrasi budaya) Korea ke sejumlah negara.”

Latihan keras

Bagaimana Korea bisa mengekspor produk budaya popnya? Kim Hyun-ki, Direktur Pusat Kebudayaan Korea di Jakarta, menceritakan, awalnya Pemerintah Korea berperan banyak. Sekitar 20 tahun lalu, misalnya, pemerintah memberi beasiswa besar-besaran kepada artis dari berbagai bidang seni untuk belajar di AS dan Eropa. Dari program itu lahirlah artis-artis berpengalaman.

Seni pop Korea—termasuk K-Pop—pun berkembang. Selanjutnya, K-Pop digerakkan sepenuhnya oleh pihak swasta. Kini, ada ratusan rumah produksi yang setiap tahun mencetak banyak artis K-Pop.

Yoon Jae-kwon menceritakan, semua artis K-Pop digembleng selama enam bulan hingga satu tahun. Tampilan fisik mereka juga dipoles sebelum diluncurkan sebagai artis tingkat global. “Sistem pelatihan ini sudah ada sekitar tahun 1990-an dan sangat dirahasiakan. Bahkan, calon penyanyi tidak akan tahu sistem itu sampai mereka ikut pelatihan.”

Korea, kini, memetik buah dari keseriusan menggarap industri pop mereka. Etnews.com, situs berita teknologi informasi Korea mengutip data The Korea Creative Content Agency, memprediksi, pendapatan Korea dari ekspor budaya pop, termasuk musik, sinetron, dan games, di seantero dunia tahun 2011 berjumlah sekitar 3,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 35 triliun. Angka ini meningkat 14 persen dibandingkan dengan 2010.

K-Pop juga mendongkrak citra Korea. Jutaan orang tertarik berkunjung ke Korea, termasuk menengok Pulau Nami di Provinsi Gangwon-do yang menjadi lokasi shooting Winter Sonata, sinetron Korea yang meledak tahun 2002. Choi Jung-eun, staf pengelola Pulau Nami, mengatakan, dulu pulau kecil dan sepi itu hanya dikunjungi sekitar 200.000 turis per tahun. Kini, pengunjungnya rata-rata 1,6 juta turis setahun.

Zaman Asia

Gelombang Korea mengalir deras dan tak tertahankan ke sejumlah negara. Ini memang zamannya Asia. “Tidak heran proses asianisasi terhadap kebudayaan global pun terjadi,” ujar pengamat komunikasi Idi Subandy.

Proses pengglobalan budaya pop Korea ini, menurut sosiolog Universitas Negeri Jakarta, Robertus Robert, sama dan sebangun dengan pengglobalan produk kebudayaan industri kapitalistik lain, seperti burger McDonald dan Coca-Cola. Korea bisa melakukan itu karena residu kebudayaan dominan di Asia memang dekat dengan Korea, selain Jepang dan China. Persebaran penduduk Korea, Jepang, dan China di berbagai belahan dunia kian mengukuhkan dominasi kebudayaan mereka.

Nah, bagaimana dengan Indonesia? Fenomena orang keranjingan budaya pop Korea di sini kian menegaskan bahwa Indonesia hanyalah pasar yang diperebutkan. Robertus Robert pesimistis kita bisa mencetak “Indonesian Wave”. Pasalnya, industri hiburan kita lebih cenderung mencetak pengekor daripada inovator.

Sayang memang. Ini tantangan bagi industri kreatif Indonesia

Sumber:

http://entertainment.kompas.com/read/2012/01/15/18035888/Gelombang.Korea.Menerjang.Dunia

Download POS UN 2012 dan Buku Tanya Jawab UN 2012

Kepada seluruh rekan guru dan Panitia Ujian Nasional 2012, silahkan download Prosedur Operasi Standar (POS) UN 2012 beserta tanya jawab seputar UN 2012. Klik saja link di bawah ini:

  1. Permen-No-59-tahun-2011-ttg-UN
  2. POS-UN-SMP-SMA-SMK-2012
  3. Tanya-jawab-UN-20121

 

Semoga Bermanfaat!

 

Olimpiade Fisika Dunia dilaksanakan di Lombok

Final Round will be held in Lombok, Indonesia from Dec 28, 2011 – Jan 3, 2012.

Jadwal lengkap silahkan lihat di link berikut ini:

http://www.wopho.org/final-news.php?id=15

 

 

Harga Ilmuwan Indonesia

KOMPAS.com - Sebanyak 183 dosen tetap Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengancam mogok mengajar, akhir Oktober 2011. Ancaman itu dilontarkan karena pihak yayasan tidak juga merealisasikan pembayaran gaji tetap. Perlu diketahui, jumlah gaji tetap tersebut sama dengan upah minimum Provinsi NTB, yakni Rp 950.000.

Pada saat yang sama, dari Jakarta dikeluhkan, gaji ilmuwan hanya sepertujuh dari Malaysia atau seperseratus dari Jepang. Menanggapi kecilnya gaji ilmuwan, pemerintah menyatakan bahwa jumlah itu seharusnya diterima. Sebab, memang tidak ada rencana kenaikan.

Dua kasus di atas memberikan gambaran tentang rendahnya penghasilan seorang ilmuwan. Jika menilik Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, untuk menjadi dosen, seseorang haruslah menamatkan strata dua, memiliki sertifikat sebagai pendidik, dan berada di bawah naungan institusi pendidikan.

Untuk memenuhi kualifikasi tersebut, seseorang harus menempuh pendidikan yang tidak singkat dan seleksi formal yang sangat ketat. Dengan kata lain, tidaklah mudah.

Akan tetapi, jika direfleksikan dalam sistem sosial, penghasilan itu menempatkan ilmuwan dalam satu kelompok dengan para buruh pabrik atau pekerja informal. Apa yang sesungguhnya terjadi di tengah-tengah masyarakat kita? Seberapa jauh sistem perundangan mampu mengakomodasi kepentingan para agen ilmu pengetahuan?

Pendapatan

Di negeri ini, berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, jumlah dosen di PTN dan PTS sekitar 130.000 orang. Jumlah itu terdiri atas 70.000 dosen PNS, 50.000 dosen PTS, dan 10.000 dosen yang tak tercatat. Pendapatan mereka bervariasi berdasarkan institusi, jabatan fungsional, pengalaman kerja, dan pendidikan.

Jika pendapatan dosen PTN mulai dari Rp 1,5 juta hingga Rp 13 juta, dosen PTS jaraknya lebih sempit, yakni Rp 500.000 hingga Rp 3 juta.

Sementara itu, dosen yang berlindung di bawah institusi pendidikan partikelir telah hidup di antara jumlah satuan kredit semester (SKS) dan kebaikan yayasan. Berdasarkan UU No 14/2005 tentang Guru dan Dosen, tepatnya pada Pasal 72 Ayat 2 dinyatakan, dosen wajib mengajar 12 hingga 16 SKS. Apabila satu SKS dihargai Rp 50.000, si dosen hanya akan mendapatkan penghasilan Rp 600.000 hingga Rp 800.000 per bulan.

Apabila dibandingkan dengan para profesional di bidang lain, tentu angka tersebut terlihat “njomplang”. Hal itu karena produk yang dihasilkan para dosen tidak bisa dikalkulasi secara kuantitatif. Contohnya, prestasi para profesional di bidang perbankan, manufaktur, penjualan, dan jasa dapat dilihat dari neraca rugi laba, keluar-masuk barang, dan kurva penjualan.

Sementara itu, seorang dosen hanya menghasilkan produk rencana proses pembelajaran (RPP), bahan ajar, modul, buku, dan makalah. Produk itu tidak memiliki korelasi dengan kenaikan jumlah mahasiswa atau berujung pada kenaikan pendapatan pengelola perguruan tinggi. Paling banter, dalam banyak kasus, gelar seorang dosen dijadikan untuk ”menakut-nakuti” para calon pengguna. Setelah itu, dosen hanya mewah di dalam kampus, tetapi merana di luar.

Faktor penghambat

Berdasarkan fakta di atas, ada dua faktor penghambat sehingga ilmuwan di Indonesia tidak berkembang. Pertama, mekanisme perundang-undangan yang ada tidak melindungi kepentingan dosen. Baik UU No 14/2005 tentang Guru dan Dosen maupun UU No 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional tidak menentukan standar kehidupan yang layak bagi seorang dosen. Apalagi, UU tersebut sekaligus menegaskan bahwa dosen tidaklah berlindung di bawah UU Ketenagakerjaan.

Diasumsikan, dosen bukanlah pekerjaan yang sudah pasti menuai penghasilan yang memadai. Pada kenyataannya, menjadi dosen hanyalah persoalan ”bagaimana saya menjalani hidup” dan bukan ”bagaimana saya mencari uang”. Ketika dunia digerakkan dengan mesin, dan segala-galanya diukur dengan uang, semangat ”menjalani hidup” itu hanya akan menjadi idealisme konyol di tengah gurita materialisme dan hedonisme.

Kedua, sistem sosial tidak memberikan ruang bagi kesejahteraan dosen. Pada era 1980-an, konsep pragmatisme perguruan tinggi dilaksanakan melalui rumusan link and match. Ini hanya akan menjadikan dosen sebagai pelatih yang mempersiapkan anak didik sebagai pekerja tanpa memiliki dimensi kreatif.

Pada era 2000-an, konsep pragmatisme itu diperbarui melalui pencanangan universitas riset. Dibayangkan bahwa dosen akan menghasilkan inovasi produk, tetapi pada kenyataannya inovasi itu telah diambil alih oleh lembaga-lembaga swasta yang memiliki dana lebih besar dan respons lebih cepat.

Pada era perdagangan bebas, ketika perguruan tinggi asing dapat dengan mudah masuk di Indonesia, perguruan tinggi telah bergerak lebih praktis dengan cara mendudukkan dosen sebagai pekerja. Sistem operasi perguruan tinggi telah menyamakan diri dengan sistem waralaba produk rumah tangga.

Sistem lemah

Gambaran di atas menunjukkan lemahnya sistem perundangan dan sistem sosial kita dalam melindungi kepentingan kaum ilmuwan. Dengan kata lain, kita tidak sekadar butuh ilmuwan yang mampu menghasilkan produk yang bisa dijual, tetapi juga sistem sosial yang dapat diandalkan untuk kehidupan para ilmuwan.

Pada kenyataannya, ilmuwan masa kini adalah orang pintar yang tidak dibutuhkan masyarakat. Pepatah Jawa, kebo bule mati setra, kerbau putih mati di lapangan. Kerbau putih adalah hewan yang sangat khusus karena hanya dimiliki oleh kaum bangsawan, tetapi harus mati karena tidak ada yang merawat. Ilmuwan telah menjadi komunitas asing yang kehilangan para penyokongnya.

SAIFUR ROHMAN Pengajar Filsafat; Menetap di Semarang

 

Sumber: http://edukasi.kompas.com/read/2011/12/27/08362254/Harga.Ilmuwan.Indonesia

 

Banyak Guru Belum Pandai Mengajar

JAKARTA – Peningkatan kemampuan guru yang dilakukan pemerintah, belum mampu menaikkan kemampuan mengajar pahlawan tanpa tanda jasa tersebut. Buktinya, masih ditemukan banyak guru yang belum pandai mengajar. Akibatnya, siswa kesulitan menerima materi.

Demikian diungkapkan Ketua Dewan Pembina Asosiasi Guru Penulis Indonesia (Agupena) Fasli Jalal di Jakarta kemarin (20/12). “Masih banyak guru yang belum pantas jadi guru sehingga kalau memang tidak lulus uji, perlu dicarikan profesi lain bagi mereka agar tidak mengganggu proses pendidikan,” ujar Fasli.

Mantan wakil menteri Pendidikan Nasional tersebut menjelaskan, untuk memisahkan guru yang bagus dan tidak, sangat sulit. Salah satu caranya, pemisahan saat guru mengikuti pendidikan di Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK).

Dijelaskan Fasli, sertifikasi guru tidak menjamin bahwa kualitas orang yang memilikinya akan meningkat. Untuk itu perlu ada jaminan pelatihan guru profesi. “Salah satu meningkatkan profesionalisme adalah membuat karya tulis. Tulisan ilmiah tersebut pada akhirnya akan menjadi ajang tawar bagi guru tersebut untuk dapat menaikkan pangkatnya,” katanya.

Dirjen Pendidikan Menengah (Dikmen) Hamid Muhammad menambahkan, Kemendikbud memang akan mensinergikan penulisan guru ini dengan program yang ada di Kemendikbud. Pasalnya saat ini di Ditjen Dikmen, Pendidikan Dasar (Dikdas) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ada pelatihan karya tulis bagi guru yang mau meraih status golongan PNS 4A ke 4B.

“Ini yang akan kita latih dan akan disinkronkan dengan pelatihan yang dibuat Agupena,” terang Hamid.

Menurut Hamid, selain menaikkan pangkat, karya tulis akan menjadikan profesi guru tersebut menjadi penulis buku. Kemendikbud juga akan meningkatkan jumlahnya pada lomba karya tulis yang digelar setiap 17 Agustus. (cdl)

Sumber: http://www.igi.or.id/3-view.php?subaction=showfull&id=1324433827&archive=&start_from=&ucat=1&

11000

Aku lirik jam dinding di ruang guru tepat menunjukkan pukul 11.00 wita. Sudah saatnya jam pulang sekolah kalau hari Jum’at. Bergegas aku mengemas laptop ke dalam tas, dan memasang jaket. Kemudian menuju tempat parkir sepeda motor guru. Starter otomatis Vario kesayangan aku tekan. Seketika itu juga aku menatap speedometer dan odometer motor itu. Jarum speedometer menunjukkan angka 0 (nol). ya karena memang sepeda motorku belum berjalan. Jadi kecepatan masih NOL. Itu katanya orang Fisika.  Sementara speedometer aku baca angka bagus berderet “11000″. Apa sih ini artinya?

Speedometer adalah alat untuk mengukut kecepatan kendaraan, sedangkan odometer adalah alat untuk mengukur jarak tempuh kendaraan.

Kembali ke angka 11000 tadi.
Vario kesayanganku sudah aku miliki selama 18 bulan. Artinya selama 18 bulan itu aku sudah duduk di atas sepeda motorku sejauh 11000 km.

Kalau aku hitung-hitung, 11.000/18 = 611,111 km, dan 611,111/30 = 20,370. lalu 20,370/24 = 0,848. Apaan sih ini artinya?. Itu semua artinya setiap bulan aku berjalan sejauh 611,111 km, setiap hari aku berjalan sejauh 20,370 km, dan setiap jam aku berjalan sejauh 0,848 km (848 meter).Ya itu baru pakai kendaraan saja, belum jalan kakinya.

Wah ternyata aku baru sadar sesungguhnya aku banyak hidup di atas kendaraan. Otomatis ini juga berdampak kepada kesehatan. Capek sudah tentu lah. Sehingga mulai sekarang aku berfikir “aku harus berusaha melakukan kecepatan tetap agar seolah-olah aku diam”, seperti katanya pak Newton dalam Hukum Pertamanya.Tapi aku takut juga kena Hukum Inersia pak Newton yang mengatakan “sekali benda diam seterusnya diam, dan sekali benda bergerak seterusnya bergerak lurus beraturan, kecuali ada gaya luar yang mengubah keadaan geraknya”. Hukum ini aku sebut Hukum Kemalasan. Mengapa begitu? Karena suatu benda akan cenderung “malas” mengubah keadaan asalnya. Jadi saya takut, sekali diam seterusnya diam, tapi juga sekali bergerak seterusnya bergerak. Mana yang bagus ya?. Hukum ini memang berlaku buat benda tidak bernyawa seperti mobil. Sementara kalo binatang dan manusia yang bernyawa bisa jadi tidak seperti itu. Kecuali kalau keduanya sudah tak bernyawa lagi.

Kisi-kisi/SKL UN 2012 (Terbaru)

Buat rekan-rekan guru di seluruh Indonesia, secara khusus Panitia Ujian Nasional TP 2011-2012 sudah pasti mencari-cari SKL atau Kisi-kisi UN tahun 2012 ini.

Kisi-kisi atau standar kompetensi lulusan (SKL UN) 2012 akan menjadi acuan seluruh unsur pendidikan yang terkait seperti Dinas Dikpora, sekolah, guru, siswa, pengawas, pemerintah, dll dalam pelaksanaan UN tahun ini.

Bagi guru, SKL UN akan menjadi pedoman dalam pembimbingan siswa hingga siswa siap menghadapi UN yang dimulai pada tanggal 16 April 2012 nanti. Dan bagi siswa, SKL UN ini menjadi pedoman dalam belajar, sehingga apa yang harus dipelajari sesuai target kelulusan.

Berikut Kisi-kisi atau SKL UN 2012 yang saya peroleh dari email kepala sekolah. Semoga Bermanfaat!

Kisi-Kisi-Untuk-SMP-MTs-SMPLB-SMA-MA-SMALB-dan-SMK1

Pengumuman Sertifikasi Guru Rayon 22 Unram Angkatan 1 – 10

Kepada rekan-rekan guru di NTB, berikut ini Link pengumuman hasil PLPG/Sertifikasi Rayon 22 UNRAM dari angkatan 1 – 10.

http://www.unram.ac.id/category/kategori/sertifikasi-guru.
Jika link-nya sudah dihapus, saya punya arsip yang sudah saya download pagi tadi.

 

 

Pengumuman ini telah ditempel di Kantor Dinas Dikporan Kabupaten/Kota Se-NTB.

Ujian Ulang bagi yang tidak lulus dilaksanakan pada hari Rabu, 14 Desember 2011, dengan membawa persyaratan:

  1. Silabus, RPP untuk mengajar bagi yang Tidak Lulus Peer Teaching
  2. alat tulis seprti pensil 2B, dll
  3. selengkapnya lihat di kantor dinas masing-masing

Studi Tour ke Lombok Post

Sabtu pagi 26 Nopember 2011, saya bersama wakasek kesiswaan SMAN 1 Labuhan Haji Drs. Suryatman ikut mengantar siswa yang pergi Studi Tour ke Lombok Post, Museum Mataram, dan Senggigi Beach.

Kegiatan ini rutin diadakan oleh bagian kesiswaan, yang dikoordinir oleh Pembina OSIS Sabahandi, S.Pd.

Tujuan kegiatan tidak lain adalah untuk mengenalkan siswa bagaimana lingkungan itu berfungsi sebagai sumber belajar primer.

Daftar Calon Peserta Sertifikasi 2012

Penjaringan peserta sertifikasi kuota 2012 telah dilakukan dengan berdasarkan database NUPTK.

Daftar calon peserta sertifikasi guru tersebut diurutkan berdasar kriteria berturut turut usia, masa kerja, dan golongan.

Jika data diri belum tertera dalam daftar layak calon peserta padahal  memenuhi syarat, segera melakukan pengecekan dan perbaikan data ke dinas pendidikan kabupaten/kota setempat, dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini

Prosedur perbaikan data NUPTK

  • Guru membawa salinan dokumen sebagai bukti fisik perbaikan data ke dinas pendidikan setempat
  • Dinas pendidikan kabupaten/kota melakukan perbaikan database NUPTK guru tersebut dan mengirimkan salinan dokumen tersebut ke LPMP
  • LPMP melakukan persetujuan (approval) terhadap perbaikan data tersebut berdasarkan salinan dokumen yang dikirim oleh dinas kabupaten/kota.

Perbaikan data NUPTK untuk pelaksanaan sertifikasi guru 2012 berakhir pada tanggal 1 Desember 2011.

1. Pencarian Rekap Daftar Peserta per Kab/Kota

  • Pilih provinsi
  • Pilih kab atau kota
  • Klik tombol “Tampilkan”

Bila sudah siap menelusuri data, klik gambar berikut

2. Pencarian Data Diri

  • Klik gambar di atas
  • Klik menu “Pencarian”
  • Masukkan NUPTK (tanpa spasi)
  • Klik tombol pencarian.

 

 

Sumber: http://tunas63.wordpress.com/2011/11/05/daftar-calon-peserta-sertifikasi-2012/

 

XL Internet 3,6 Mbps yang Aduhai bombastis

Cukup panjang riwayat saya memakai Paket Internet dari XL. Mulai dari tarif mahal (menurut saya) yaitu Rp 250.000 per bulan dengan data 800 MB dengan paket XL Explor, bahkan tagihan kala itu sempat membengkak jadi Rp. 800.000. Sebuah pengalaman yang pahit dalam pencarian internet yang cepat. Bahkan saya sempat mendaulat diri saya untuk tidak memakai lagi produk internet dari XL ini. Tobat 100% sudah, begitulah rasa dongkol dalam hati.

Tapi hari ini ternyata XL berkata lain. XL rupanya tahu doa saya yang tidak menguntungkan buat dia. he he.

Saya ingin sharing pengalaman menggunakan paket Internet HOTROD 3G dari XL. Dengan biaya hanya 25 ribu untuk mendapatkan data 500 MB dalam masa 30 hari, saya rasa cukup fantastis murahnya. Bahkan kecepatan pun tidak tanggung-tanggung diberikan 3,6 Mbps untuk wilayah Jakarta, Medan, Surabaya, dan Denpasar, dan 2 Mbps untuk wilayah di luar kota tersebut. Di daerah saya kecepatan download 2 Mbps (sekitar 200 KB/s), iIni baru pertama saya dapatkan selama berinternet dengan modem di daerah saya Lombok Timur NTB.

Tulisan ini bukanlah promosi tentang XL. Saya tidak ada afiliasi apapun dengan XL. Syukur-syukur kalo pihak XL membaca tulisan ini dan memberi hadiah kejutan buat saya. he he.

Oke kawan, saya lanjutkan ceritanya.

Berawal dari saya tekan *123# di HP XP untuk mengecek pulsa XL. Ternyata XL baru saja mulai menawarkan Paket XL Internet berbasis Volume (Volume based) 500 MB. Tarif hanya 25 ribu dengan Kecepatan hingga 2 Mbps. 2 Mbps ini artinya: kita bisa mendownload 2 juta huruf per detiknya. Lumayan khan??

Saya coba isi pulsa 25 ribu ke nomor XL yang spesial buat ngenet di Modem. Lalu registrasi pake *123*400#, dan ikuti terus perintahnya. Sampai akhirnya ada SMS balasan dari 868 begini “XL Internet Bulanan Anda telah aktif.Exp tgl 18-Dec-2011 jam 24:00.Ayo nikmati internetan 500MB selama 30hr.Bisa FB-an di  http://m.facebook.com atau chatting”.

Ternyata masih ada problem. Saya Connect berkali-kali di modem tidak mau connect juga. Ada apa ya? kok tidak biasanya susah konek begini. Eh ternyata masalah di APN. Biasanya XL Internet Unlimited memakai APN “xlunlimited”, tetapi program baru ini memakai APN “www.xlgprs.net” tanpa user dan password.

Berikut ini screenshot setting di Modem dan Tampilan Kecepatan Internet XL 2 Mbps.

a. Tampila setting di modem

b. Tampilan Kecepatan di IDM

c. Tampilan kecepatan di Modem Huawei

Situs Download Favorit Saya

Apakah anda jago download software? atau masih pusing belum tahu tempat download software yang gratis dan bermanfaat?

Berikut ini situs download favorit saya. Di situs ini menyediakan ribuan software free alias gratis. Nikmati saja pada link berikut.

  1. http://download.cnet.com
  2. http://www.filehippo.com/
  3. http://www.freewarefiles.com/
  4. http://ebsoft.web.id/download/
  5. http://situsdownload.com
  6. http://www.4shared.com

Semoga membantu. Salam Online

Mr. Q

Download Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI Offline 1.3)

Beberapa waktu yang lalu saya merilis program gratis (freeware) untuk mempermudah menggunakan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), mumpung masih bersemangat dan ada beberapa masukan, kini saya merilis KBBI Offline 1.3. Versi ini terdapat beberapa tambahan fitur serta perbaikan sebelumnya, semoga semakin mempermudah penggunanya.

Seperti sebelumnya program ini gratis (freeware) dan anda bebas menyebarluaskannya melalui media apa saja, dan saya harap juga mencantumkan link ke ebsoft.web.id sehingga jika ada update terbaru, bisa mendapatkan informasi akurat. Berikut tampilan KBBI Offline 1.3, sedikit berbeda dengan KBBI versi sebelumnya.

Apa saja perubahan versi ini dibanding versi sebelumnya ? Berikut selengkapanya

  • Auto search, sekarang kita tidak perlu menekan tombol cari atau menekan enter, ketika menuliskan kata yang akan dicari, program ini akan otomatis melakukan pencarian, kecuali jika hanya 1 huruf hasilnya juga akan huruf tersebut.
  • Pencarian berdasar kriteria : sama, diawali, diakhiri, memuat. Silahkan dipilih kriteria pencarian yang diinginkan.
  • Informasi jumlah hasil pencarian
  • Perbaikan beberapa kata dasar dan definisi yang ada tambahan angka
  • Berbaikan pemilihan kata yang sebelumnya bisa memilih banyak
  • Perbaikan beberapa kesalahan pewarnaan definisi
  • KBBI Offline akan otomatis menyimpan ukuran dan posisi tampilan/window.
  • Proses pencarian lebih cepat dari sebelumnya
  • Menampilkan hasil dalam sistem Paging, sehingga pencarian yang hasilnya banyak akan lebih cepat

KBBI Offline ini bersifat portable, untuk menjalankannya silahkan download KBBI-offline-1.3.zip kemudian buka dengan program kompressi seperti Winzip, WinRar, 7zip dan sebagainya, selanjutnya keluarkan (extract) semua file yang ada didalamnya. Ada 3 buah file, kbbi.exe, data.dat dan kbbi_config.ini, untuk menggunakan, jalankan saja file kbbi.exe.

Untuk membatasi hasil yang tampil, KBBI Offline 1.3 menambahkan fitur Paging, yaitu yang ditampilkan dibagi-bagi menjadi beberapa halaman. Pengaturan bawaan, jumlah paging ini 200, jika ingin mengubah, silahkan diedit file kbbi_config.ini dengan Notepad dan ganti nilai Paging=200 dengan isian yang kita inginkan, misalnya Paging=500 untuk menampilkan per 500 kata.

Jika ada masukan, saran, atau perbaikan silahkan disampaikan melalui komentar atau langsung email ke ebta.setiawan [at] gmail [titik] com.

Download KBBI Offline 1.3 ( 3.22 MB) – silahkan pilih salah satu lokasi download berikut:

Sumber:

http://ebsoft.web.id/2011/06/21/kbbi-offline-1-3-perbaikan-tambahan-fitur/

Pengalaman mengikuti Pelatihan Bimbingan Karya Ilmiah di Grand Teratai, Suranadi Lombok

Selama 3 hari lamanya dari tanggal 28 s.d. 30 September 2011 saya mengikuti acara Pelatihan Bimbingan Karya Ilmiah di Hotel Grand Teratai, Suranadi Lombok. Saya hadir atas undangan dari LPMP NTB melalui Dinas Dikpora Lombok Timur. Dari masing-masing kabupaten diundang 10 orang guru.. Undangan ini dalam rangka meningkatkan kemampuan guru-guru dalam hal Karya Tulis Ilmiah, khususnya Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

Rabu, 28 September 2011, saya numpang mobil xenia barunya pak Irmansyah, guru Geografi di SMAN 1 Suralaga. Kami meluncur dari kota Selong pukul 11.00 dan tiba di Hotel pada pukul 12:00. Cukup penat rasanya setelah 1 jam dalam perjalanan. Untungnya kami mendapatkan kamar hotel nomor 8, tepatnya kamar paling depan menghadap pintu gerbang hotel. Mengapa kamar ada di paling depan ya? Bukan seperti biasanya kalau di hotel lain, yang paling depan adalah ruang front office (FO).

Sebuah pengalaman menarik, karena kami mencoba rute baru, yang sama sekali kami belum pernah lewati. Kami melewati rute dari dekat Pasar Keru (dekat perbatasan Lombok Tengah dan Lombok Barat). Jalan ini tepat juga menuju Padang Golf Golong di Suranadi. Dan ternyata juga bersebelahan dengan Hotel Grand Teratai yang menjadi tempat acara pelatihan. Jalannya lumayan bagus karena sudah dihotmix. Namun sayangnya hanya cukup baik untuk satu mobil saja. Bayangan saya, jalan ini lurus, namun ternyata penuh tikungan tajam. Tapi asyik juga karena di sisi kiri dan kanan jalan, kita bisa menikmati pemandangan alam yang mempesona berupa persawahan yang hijau, kebun-kebun durian dan rambutan.

Hotel tempat acara ini berada di area perbukitan yang dikelilingi kebun rambutan, durian, dan buahbuahan lainnya. Sehingga udara di sini cukup sejuk dan kondusif untuk menerima materi –yang terkadang terasa berat-. Cukup bagus juga untuk acara –acara pelatihan yang biasanya dulu diadakan di kantor LPMP di Mataram, yang suasananya agak panas. Dari cerita teman-teman, konon hotel ini dibeli oleh LPMP dan dikelola sendiri (menurut saya, patut juga ditiru oleh lembaga lainnya). Bukankah nantinya setiap ada event pelatihan atau penataran dipusatkan di sini?.

Di bagian belakang hotel, pemandangannya lebih asyik lagi. Kita bisa melihat-lihat pemandangan terasiring sawah nan hijau. Ada juga kolam renang baik untuk anak-anak dan dewasa. Di tepi kolam berderetan berugaq (tempat-tempat duduk santai) dan kolam renang, yang setiap hari sabtu dan minggu katanya ramai dikunjungi oleh masyarakat umum yang bias masuk hanya dengan karcis Rp. 10.000,-. Di berugaq ini kita bisa bercengkerama sambil makan atau minum apa saja karena di sini kita bisa membeli makanan dan minuman. Saya kira cukup bagus untuk sarana rekreasi keluarga.

Pembayaran Kedua dari Ziddu

Pada Senin malam, saya menerima email dari Paypal yang berisi berita pembayaran telah dikirim oleh Globe7 UK Ltd (Perusahaan pengelola hosting Ziddu) dan telah masuk ke Paypal.

seperti ini emailnya:

Kemudian saya langsung cek ke TKP (paypal maksudnya). dan betul, rekening Paypal saya telah terisi $10 dari Globe7 UK Ltd (Ziddu).

Apa sih itu Paypal? Baca di sini, dan apa itu ziddu baca di sini.

Oke, kembali ke perihal pembayaran tadi.
Total dolar saya di dalam rekening Paypal sebanyak $13,88. Uang yang $3 sudah lama mengendap di sana, sisa dari pembayaran pertama dari Ziddu beberapa bulan yang lalu. Memang sih kecil nominalnya. Tapi itu sudah cukup membuktikan, bahwa ziddu benar-benar membayar kita.

Ziddu ini adalah tempat kita menyimpan file di internet dan kita dibayar setiap ada pengunjung yang mendownload file kita. Jadi banyak-banyaklah menyimpan file fi ziddu dan ajak pengunjung website/blog untuk mendownload file anda, maka anda dibayar. Ini istilahnya Earn by Download.

Nah, dolar yang ada dalam paypal, langsung saya cairkan atau transfer ke rekening BCA saya supaya kita merasakan bahwa uang dolar dalam Paypal itu memang nyata adanya. Kita kena potongan Rp 16.000,-. Uang $13,88. Kurs $1 = Rp 8.339,50 k (jumlahnya dalam rupiah = Rp. 115.752) dan kena potongan Rp 16.000, sehingga yang saya terima di rekening BCA Rp. 99.752,-.

Berikut screenshot lengkapnya:


Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H, Mohon maaf Lahir dan bathin

Kepada seluruh pengunjung blog ini yang selalu setia membaca atau menyimak artikel-artikel di sini, secara pribadi -pada momen Idul Fitri 1 Syawwal 1432 H ini- saya mengucapkan minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan bathin.

Semoga pasca ramadhan ini, segala dosa dan kesalahan kita diampuni oleh Allah SWT. Juga kita selalu memohon agar semua amal kebaikan kita diterima di sisi-Nya. Amin. Karena bagaimanapun juga, baik secara sengaja atau tidak disengaja, baik secara lahir atau batin, baik sembunyi atau terang-terangan, baik kita lakukan sendiri atau secara bersamaan, tentu saja ada kesalahan yang pernah kita perbuat. Kata pepatah “tiada gading yang tak retak”, “lidah itu tak bertulang namun lebih tajam daripada pedang”, atau dalam salah satu firman Allah SWT: “fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan“. Untuk itu semua, melalui jabat tangan secara langsung pada saat kita halal bi halal, atau melalui media dunia maya ini, saya hamba Allah yang dhaif sekali lagi memohon maaf yang setulus-tulusnya kepada: orang tua, semua saudara, teman-teman, kenalan, rekan kerja, atau pelanggan di internet, anak-anakku, istriku, guru-guruku, pengasuhku, penasihatku, murid-muridku, mahasiswaku, atau mantan pacarku, atau kepada seluruh alam. Pada hari yang fitri ini, mari kita saling memaafkan. Jangan ada tersisa dalam hati walau sebesar atompun rasa iri, dengki, dendam, kesumat, atau debu nista lainnya. Semoga dengan itu kita terbebas dari penyakit hati, maupun penyakit jasmani. Semoga dengan itu semua, kita bebas dari siksa kubur, panasnya Api Neraka dan berharap masuk Surga. Amin.

Mufakat Tingkat Nasional IV di Ponpes NW Pancor

Metrotvnews.com, Mataram: Sebanyak 1.400 santri dari seluruh Indonesia akan mengikuti Musabaqah Fahmi Kutubit Turats (Mufakat) atau lomba membaca dan memahami isi kitab kuning tingkat nasional IV yang akan berlangsung di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Pancor, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat 19-24 Juli 2011.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) NTB H Lalu Suhaimi Ismy di Mataram, Jumat mengatakan, hingga kini jumlah peserta yang akan mengikuti Musabaqah Fahmi Kutubit Turats (Mufakat) itu sebanyak 1.620 orang termasuk pendamping.

Ia mengatakan, para santri yang berasal dari ponpes di 33 provinsi di seluruh Indonesia itu akan ditampung di Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul Wathan (NW) Pancor, Lombok Timur.

“Sebelumnya pada lomba pertama hingga ketiga kita menggunakan istilah MUsabaqah Qiraatil Kutub, karena merupakan lomba membaca kitab kuning. Pada lomba yang keempat yang digelar di Ponpes NW 2011 ini diperkenalkan itilah Musabaqah Fakmi Kutubit Turats, karena selain membaca juga memahami isi dari kitab kuning,” ujarnya.

Jadi, kata Suhaimi, pada lomba sekarang ini tidak hanya membaca kitab kuning, tetapi juga memahami kandungan atau isinya. Dengan memahami isi kitab tersebut diharapkan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut dia, Mufakat IV 2011 yang berlangsung selama sepekan itu akan diisi dengan berbagai mata lomba, yakni untuk tingkat `Ula` (awaliyah) atau dasar `dengan peserta santri tingkat Madsarah Ibtidaiyah adalah lomba membaca dan memahai kitab fiqh, sirah (sejarah), aqidah/ahlak dan kitab nahwu sharaf.

Sementara untuk `Wustha` dengan peserta santri tingkat Madrasah Tsanawiyah yang dilombakan aadalah membaca dan memahami kitab Fiqh, Sirah, Aqidah/Akhlak, Nahwu Sharaf, hadits, tafsir dan balaghah, sedangkan untuk Ulya dengan peserta santri Madrasah Aliyah sama dengan Wustha.

“Kegiatan `Mufakat` juga diisi dengan lomba debat menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris,” katanya.

Menurut rencana `Mufakat` akan dibuka Menteri Agama Suryadharma Ali dan sejumlah gubernur serta sejumlah pejabat dari Kementerian Agama dan Duta Besar (Dubes) negara sabahat, antara lain Malaysia Brunei Darussalam, Saudi Arabia dan negara timur tengah lainnya serta Dubes Amerika Serikat dan Australia.

Para peserta yang merah predikat terbaik akan mendapat hadiah menarik, antara lain umroh ke Tanah Suci Mekah dan seluruh perserta ajuga akan diberikan uang pembinaan.

Di samping itu, acara ini akan dihadiri oleh Band Wali seperti yang diberitakan:
http://www.pikiran-rakyat.com/node/151752

Untuk informasi kegiatan Mufakat ini, silahkan langsung ke websitenya:

http://mufakat.ditpdpontren.com/mufakat/index.php

Pengumuman PMB 2011 STKIP Hamzanwadi

Pengumuman Hasil Seleksi PMB 2011 sudah diupload di website STKIP Hamzanwadi, silahkan dilihat di link webnya berikut ini:

http://www.stkip-hamzanwadi.ac.id/en/component/content/article/124-campus-news/504-pmb-2011.html

Kuliah Biaya Sendiri, Tanpa membebani Orang Tua

Yth. Bapak/Ibu,

Mohon bantuannya untuk menyebarkan kepada rekan lainnya yang sekiranya membutuhkan.
Semoga bermanfaat.

Terima kasih.

Sampoerna School of Education (SSE) di bawah naungan Putera Sampoerna Foundation, memberikan kesempatan bagi semua lulusan SMA, SMK, MA atau sederajat yang lulus pada tahun 2009, 2010, 2011 untuk mengikuti seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru tahun akademik 2011/2012.
Calon mahasiswa berpeluang untuk kuliah tanpa membebani orang tua melalui Student Financing Program (Pinjaman Lunak Biaya Pendidikan selama 4 tahun kuliah di SSE), dengan keunikan sbb:
- tanpa agunan
- tidak ada bunga (0%)
- pengembalian dilakukan setelah lulus kuliah dan mulai bekerja
- besar cicilan disesuaikan dengan besaran penghasilan
- kesempatan memperoleh tunjangan hidup

Segera daftarkan diri anda! Waktu anda tinggal…6 HARI LAGI
Pendaftaran Gelombang Terakhir ditutup tanggal…7 JULI 2011

Info lebih lanjut hubungi :
0858 8234 9553
0812 3637 5857
arief.purwoko@sampoernaeducation.ac.id
emawati@sampoernaeducation.ac.id

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 41 pengikut lainnya.