Permendikbud 65 tahun 2014 tentang Buku Peminatan Kurikulum 2013

k13Rekan netter dan guru yang berbahagia, sudah setahun lebih saya tidak posting tulisan baru di blog tapi saya lihat jumlah kunjungan per hari lumayan banyak sekitar 350 orang/hari, kendati dulu saat saya aktif menulis di blog ini visitor bisa sampai 2.000/hari.

Kurikulum 2013 masih menyisakan banyak PR terutama di kalangan guru. Terlebih pada tahun pelajaran 2014/2015 ini kemendikbud sudah mewajibkan semua sekolah sudah menerapkannya. Namun sayangnya hingga hari ini di sekolah saya saja buku siswa dan guru untuk kurikulum ini hanya beberapa judul saja, itupun masih buku untuk pelajaran wajib, sedangkan buku Peminatan/jurusan belum ada.

Nah, baru saja saya menerima email dari MKKS Lombok Timur tentang Permendikbud 65 tahun 2014 tentang Buku Peminatan yang layak dipakai.

Permen No. 65 Tahun 2014

6 Lampiran Permendikbud Buku Layak Peminatan Kur 2013 (Final 180614)-Milis

Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Java untuk Pembelajaran Fisika SMA

 

1365569160317577066

Foto bersama (Tim Dosen Fisika UB Malang dan peserta)

Kata pepatah “Seperti gayung bersambut”. Begitulah kegiatan pelatihan yang telah kami laksanakan. Berawal dari rencana Kegiatan Tim Pengabdian Masyarakat Dosen Fisika Universitas Brawijaya (UB) Malang yang dikomandani oleh Bapak Ahmad Nadhir, Ph.D., untuk melakukan pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Java kepada guru-guru Fisika SMA di Kabupaten Lombok Timur.

Rencana kegiatan dan jadwal kami diskusikan melalui SMS dan e-mail. Maklumlah, karena jarak kami cukup jauh. Seluruh Tim masih berada di Kota Malang, sedangkan saya selaku Ketua MGMP Fisika Kab. Lombok Timur berada di Kota Selong (ibukota Kabupaten Lombok Timur-NTB).

Akhirnya, jadwal pelatihan disepakati pada Hari Selasa, 2 April 2013. Juga bertepatan dengan jadwal rutin MGMP Fisika yang rutin kami adakan setiap hari selasa tiap bulannya.

Rombongan Tim Pengabdian Masyarakat Dosen Fisika UB Malang tiba di SMA Negeri 1 Selong pukul 08.30 dan acara dimulai pukul 09.00 wita. Acara agak molor dari rencana semula pukul 08.00 wita karena harus menunggu peserta yang masih banyak belum hadir. Anggota Tim Dosen Fisika UB Malang terdiri dari:

  1. Ahmad Nadhir, Ph.D (Ketua Tim)Dr-Ing Setyawan P Sakti, M.Eng
  2. Dr.Eng Didik R Santoso, M.Si
  3. Sukir Maryanto, Ph.D
  4. Gancang Saroja, S.Si, M.T
  5. Irwan, M.Sc

Kegiatan Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Java berlangsung dalam suasana yang akrab, serius tetapi sangat santai. Suasana jauh dari kesan bahwa ilmu fisika itu sulit dan tidak menyenangkan. Pada Sesi pertama, materi disampaikan oleh Bapak Dr. Setyawan. Diawali dengan perkenalan profil jurusan Fisika di Universitas Brawijaya Malang. Selanjutnya, beliau memaparkan bagaimana keterkaitan antara ilmu fisika dengan teknologi mutakhir serta aplikasinya di masyarakat. Para peserta yang terdiri dari guru-guru Fisika se-kabupaten Lombok Timur, begitu asyik mendengarkan materi, seolah seperti batre kosong yang siap di-charge. Apalagi, narasumber juga menceritakan bagaimana pengalaman beliau mempelajari aplikasi fisika pada Helicopter saat studi S3 di Jerman.

13655693991567689004

Dr. Setyawan menyampaikan materi

Pada Sesi kedua, materi disampaikan oleh Bapak Ahmad Nadhir, Ph.D (Ketua Tim). Beliau menjelaskan materi Aplikasi Java Applet dan Java Circuit. Materi ini sangat menarik perhatian peserta, sehingga semuanya begitu serius menyimak penjelasan dari narasumber. Materi sudah dibundel dalam 1 buah CD yang totalnya 500 MB, sehingga peserta cukup membuka folder yang sudah tersedia sambil dibimbing oleh pemateri.

13655697741983998962

Dr. Ahmad Nadhir sedang membimbing peserta pelatihan Java Applet dan Java Circuit

Materi yang menurut saya paling menarik karena masih baru dan komplit adalah Java Circuit. Java Circuit ini adalah sebuah software yang sangat komplit untuk belajar Rangkaian Elektronika. Mulai dari rangkaian yang paling sederhana hingga yang kompeks. Umumnya, materi listrik dan elektronika ini juga menjadi -materi yang rumit dan abstrak- untuk dijelaskan oleh sebagian guru-guru Fisika. Maka, dengan bantuan software Java Circuit ini, rasanya belajar elektronika menjadi lebih mudah. Dalam software ini, rangkaian listrik yang kita gambar bisa memvisualkan gerakan elektron seperti gerak nyata. Bahkan grafik arus dan tegangan bisa kita lihat langsung layaknya sebuah osiloskop nyata. Untuk menggambar kabel-kabel dan aneka komponen elektronik seperti resistor, induktor, kapasitor, tegangan, dll sangat mudah. Cukup dengan klik-kanan dan drag saja.

Sesi Ketiga, materinya adalah Phet Simulation Software. Materi disampaikan oleh Bapak Gancang Saroja, MT. PhET adalah singkatan dari Physics Education Technology. Software PhET ini dikembangkan oleh programmer dari University of Colorado, USA. Software ini juga tidak kalah bagusnya dengan Java Aplet dan Java Circuit. Bukan hanya simulasi fisika, tetapi ada ratusan simulasi matematika, kimia, biologi, kebumian, dll.

13655716461200791802

Bapak Gancang Saroja, MT sedang menjelaskan materi PhET

Simulasi dan animasi dalam PhET ini sangat interaktif, sehingga user bisa melakukan percobaan langsung di depan komputer. Inilah yang disebut Virtual Laboratory (Lab Maya). Pemateri dengan sabar membimbing peserta untuk mencoba berbagai macam judul animasi yang ada. Pesan beliau. “jangan takut mencoba”.

Untuk rekan-rekan guru Fisika atau IPA, software ini sangat bagus dan saya rekomendasikan untuk digunakan di dalam kelas. Saya sendiri sudah sering mencobanya dan kesan siswa sangat bagus.

Jika guru-guru Fisika atau IPA bisa menggunakan ICT dalam pembelajaran, tentunya dipilih materi yang memang bagus untuk digunakan, maka penulis yakin pembelajaran Fisika/IPA akan menjadi lebih menyenangkan bagi siswa. Sehingga pelajaran Fisika/IPA tidak lagi menakutkan dan menyulitkan.

136560790817587521

Tampilan Java Applet materi “Generator”

1365608257239759990

Tampilan softwae Java Circuit materi “Rangkaian RLC seri”

1365572126962608413

Tampilan website PhET (www.phet.colorado.edu)

Terima kasih kami sampaikan kepada para pemateri (Tim Dosen Fisika UB Malang), yang telah menginduksi guru-guru Fisika SMA/MA di Kabupaten Lombok Timur melalui pelatihan ini. Semoga sharing ilmu dan silaturrahim ini bisa bermanfaat bagi kami dan para siswa.

Salam Fisika
MGMP Fisika SMA/MA Lombok Timur

Sumber: http://www.kompasiana.com/subkioke

 

POS Ujian Nasional 2013

ujian-nasionalProsedur Operasional Standar (POS) UN 2013 sudah dirilis oleh BSNP melalui laman web http://www.bsnp-indonesia.org/ . Web BSNP sendiri sudah beberapa minggu ini tidak bisa diakses karena melebihi batas penggunaan bandwidth. Kemungkinan besar karena banyaknya pengunjung yang ingin mendownload POS UN terbaru pada tahun 2013 ini.

POS UN menjadi pedoman/rambu-rambu bagi seluruh pihak yang terkait dengan pelaksanaan UN, khususnya bagi Panitia UN di sekolah. Apalagi dengan adanya perubahan jumlah soal menjadi 20 butir soal, semakin menjadikan UN “monster”.

Berikut ini link untuk download. Semoga Bermanfaat!

* Permendikbud No. 3 Tahun 2013 tentang Kriteria Kelulusan dan UN Tahun 2012/2013
* POS UN SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB, SMK dan UNPK Tahun 2012/2013
* POS UN SD/MI/SDLB Tahun 2012/2013
* Tata Tertib Pengawas Ujian Nasional Tahun 2012/2013

Polisi Malaysia perkosa TKI lagi

Belum selesai kasus penghinaan mantan menteri penerangan Malaysia kepada BJ Habibie, Malaysia lagi-lagi berulah yang menambah daftar Raport Merah Malaysia dalam hubungannya dengan Indonesia. Sudah terjadi 2 kali kasus TKI diperkosa oleh Polis Diraja Malaysia.

Memperhatikan banyaknya kasus penghinaan dan nada merendahkan oleh pihak-pihak Malaysia, sudah seharusnya pemerintah mengkaji ulang hubungan bilateral kedua negara. Sayangnya presiden SBY terlalu lembek mengambil sikap. Bisa jadi karena SBY sadar bahwa dirinya merasa gagal membuat lapangan pekerjaan, sehingga ribuan rakyat Indonesia harus “mengemis” kepada Malaysia.

Kisi-Kisi Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2012/2013

Ujian Nasional (UN) adalah salah satu bentuk penilaian pencapaian kompetensi peserta didik yang dilakukan oleh pemerintah dan diselenggarakan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Memasuki masa Ujian Nasional Tahun 2012/2013, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah menyiapkan Kisi-Kisi Ujian Nasional untuk jenjang pendidikan SD, SMP, SMA dan SMK Tahun Pelajaran 2012/2013, yang dituangkan dalam Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan No. 0019/P/BSNP/XI/2012.

Kisi-kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013 ini disusun sebagai acuan dalam penyusunan soal Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013, dengan berdasar kepada Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang tercantum dalam Permendiknas No. 22 tahun 2006 tentang Standar Isi.

Dengan diluncurkannya Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013 ini kiranya dapat dijadikan pegangan bagi sekolah, guru,  peserta didik dan  semua pihak yang terkait, agar dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, sehingga penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun 2012/2013 yang akan digelar nanti benar-benar dapat berjalan sukses, baik dalam pelaksanaan maupun hasil. Dalam pelaksanaan, kita berharap kiranya tidak terjadi lagi (paling tidak dapat meminimalisasikan) berbagai kecurangan yang selama ini sering diributkan orang.  Sementara dalam hasil, kita berharap semoga  putera-puteri didik kita dapat menunjukkan  prestasi belajar terbaiknya.

Berikut ini disajikan tautan  file kisi-kisi Ujian Nasional yang bisa Anda unduh:

Sumber:http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2012/11/21/kisi-kisi-ujian-nasional-un-tahun-pelajaran-20122013/

Berlayar di Angkasa

Seri: Fisika Asyik

Berlayar kok di luar angkasa? Bagaimana caranya? Apakah di luar angkasa yang sepi dan gelap itu ada cukup angin yang dapat mengembangkan layar seperti angin laut yang mengembangkan layar dan mengarahkan kapal-kapal laut? Nah, di sinilah kunci utamanya! Menurut fisika, berlayar di luar angkasa tidak mustahil! Tetapi konsep yang digunakan berbeda dengan konsep berlayar menggunakan kapal laut. Di luar angkasa yang luas itu, ‘kapal layar’ tidak mengembang dan meluncur dengan bantuan angin. Ada sesuatu yang lain yang membantu pelayaran di dunia asing ini.

Satu perbedaan utama terletak pada layar yang digunakan. Kapal laut selalu menggunakan layar yang terbuat dari bahan kain yang cukup kuat untuk menerima terpaan angin selama berlayar. ‘Kapal layar luar angkasa’ justru menggunakan layar yang terbuat dari cermin! Kapal yang mengambang di ruang angkasa ini sama sekali tidak tergantung dari angin, tetapi justru sangat tergantung oleh cahaya yang dipancarkan oleh matahari. Karena itulah layar ini mendapat julukan solar sail (solar = matahari, sail = layar). Mau tahu cara kerja solar sail?

Ada tiga hal yang sangat dibutuhkan supaya pesawat luar angkasa yang menggunakan solar sail bisa mengarungi jagad raya dengan mulus. Yang pertama dan yang paling utama adalah sinar matahari. Yang kedua adalah cermin yang sangat besar (luasnya bisa sebesar luas lapangan sepak bola!) tetapi sangat tipis. Yang ketiga adalah roket yang bisa digunakan untuk melemparkan pesawat ke orbit di luar angkasa. Sesudah diluncurkan dan berhasil keluar dari atmosfer bumi, roket ini dilepaskan sehingga pesawat bisa melayang sendiri dengan layarnya yang unik. Layar ini adalah cermin yang sangat luas tadi. Di luar angkasa, cahaya matahari dapat menyerbu cermin itu (Gambar 1).

Solar Sail (perahu luar angkasa)


Sinar-sinar kuning pada Gambar 1 merupakan sinar matahari, sedangkan panah-panah biru menunjukkan lintasan-lintasan orbit pesawat. Panah merah menunjukkan arah gerak pesawat dan perubahannya akibat gaya tekan sinar matahari terhadap solar sail (cermin raksasa). Gambar 1-1 menunjukkan bahwa saat cermin berada pada posisi paralel dengan arah sinar matahari, Disini tidak ada perubahan arah gerak, solar sail tetap pada orbitnya. Ini mirip dengan bumi yang tidak kenal lelah mengorbit mengelilingi matahari. Jika kita mengubah posisi cermin menjadi tegak lurus terhadap serbuan sinar matahari (Gambar 1-2), gaya tekan sinar matahari menyebabkan pesawat terdorong (dipercepat) menjauhi matahari (Gambar 1-3) sehingga pesawat mengelilingi matahari pada orbit baru (lingkaran biru yang besar). Jika posisi cermin diubah lagi sehingga sinar matahari menerpa bagian belakang cermin pada sudut tertentu (Gambar 1-4), tekanan yang dirasakan solar sail menjadi kecil (pesawat diperlambat) sehingga pesawat seakan ditarik mendekati matahari (orbitnya pindah lagi ke lingkaran yang kecil).

Wah, bukankan itu berarti pesawat luar angkasa ini dikemudikan oleh sinar matahari? Tepat sekali! Posisi dan arah solar sail terhadap sinar matahari sangat mempengaruhi kecepatan dan pergerakannya di luar angkasa. Karena matahari tidak pernah berhenti bersinar, pasokan energi bagi pesawat pun semakin lama semakin banyak. Pesawat ini tidak membutuhkan bahan bakar karena bahan bakarnya adalah sinar matahari yang terus-menerus mendorongnya di luar angkasa. Semakin lama diserbu oleh sinar matahari (semakin banyak tekanan yang diterima cermin) semakin besar pula percepatan (dorongan) yang dihasilkan. Itulah sebabnya cermin yang digunakan sebagai layar harus berukuran super besar (Gambar2)!

Model Solar Sail

Semakin besar luas permukaan cermin, semakin banyak pula sinar matahari yang bisa diterima dan digunakan untuk mendorong pesawat luar angkasa masa depan ini. Inilah alasan utama NASA (National Aeronautics and Space Administration) mulai mengembangkan teknologi solar sail ini. Dengan menggunakan solar sail, pesawat luar angkasa yang dikirim untuk menjelajahi jagad raya yang sangat luas ini tidak lagi membutuhkan bahan bakar yang berat dan mahal seperti halnya pesawat luar angkasa yang selama ini digunakan. Ini merupakan penghematan yang luar biasa. Bahan bakar selalu merupakan masalah utama semua misi NASA di luar angkasa. Semakin jauh jarak yang ingin dicapai pesawat luar angkasa konvensional, semakin banyak bahan bakar yang dibutuhkan untuk meluncurkannya. Semakin banyak bahan bakar, semakin besar ukuran pesawat yang dibutuhkan untuk menyimpannya. Ini berarti semakin berat pula beban yang harus dibawa pesawat. Semakin berat bebannya, semakin banyak bahan bakar yang dibutuhkan. Dengan kata lain, semakin mahal biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan misi-misi ke luar angkasa ini! Dengan solar sail, pemakaian bahan bakar bisa dihilangkan sehingga pesawat pun lebih kecil dan lebih ringan. Atau, dengan berat dan ukuran pesawat yang sama, ada lebih banyak peralatan yang bisa dibawa karena ada banyak ruang yang dapat ditempati. Ini berarti penelitian bisa dilakukan dengan lebih efisien. Misi ke luar angkasa pun bisa mencapai jarak yang selama ini hanya bisa dimimpikan manusia. Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai jarak yang sangat jauh pun bisa dipersingkat karena sinar matahari dapat mendorong pesawat sampai kecepatan lima kali lebih besar dari kecepatan roket konvensional. Bahkan pesawat yang menggunakan solar sail memang dikhususkan untuk menjalankan Deep Space Misions (petualangan menuju daerah yang sangat jauh, bahkan mencapai galaksi dan tatasurya lain).

Karena sangat tergantung pada sinar matahari, solar sail tidak bisa langsung meluncur sendiri dari bumi dan melesat ke luar angkasa begitu saja. Itulah sebabnya diperlukan roket yang bisa meluncurkannya ke luar angkasa untuk mencapai posisi yang ideal untuk mulai menerima serangan cahaya matahari. Bahan-bahan konstruksi yang digunakan pun harus super ringan supaya sinar matahari dapat mendorong pesawat dengan lebih mudah. Bahan-bahan yang super ringan tetapi super kuat ini sedang gencar dikembangkan menggunakan nanoteknologi. Inilah sebabnya NASA begitu antusias akan perkembangan nanoteknologi. Dengan nanoteknologi, kita bisa membuat material yang memiliki karakteristik yang sesuai dengan keinginan kita karena kita bisa menyusunnya atom per atom. Karena itu, jika kita menginginkan material yang setipis satu helai rambut, tetapi memiliki kekuatan 100 kali lebih kuat dari baja, nanoteknologi dapat menyediakannya untuk kita. Karakteristik optik cermin yang digunakan pun bisa ditingkatkan karena kita bisa merancang struktur atom yang menyusun cermin itu supaya sesuai dengan kebutuhan kita.

Pesawat luar angkasa masa depan yang dilengkapi solar sail ini akan menjadi mata bagi kita yang ingin mengintip jagad raya ini. Pesawat ini akan dilengkapi dengan berbagai kamera, peralatan elektronika, alat komunikasi, dan komputer yang sangat canggih sehingga dapat merekam dan melaporkan hasil intipannya itu kembali ke bumi. Para peneliti yang terus memantau perjalanan pesawat ini pun dapat ikut menikmati semua yang berhasil direkam oleh kamerakamera tadi sepanjang perjalanan pesawat menembus galaksi, tanpa perlu khawatir bahwa pesawat akan kehabisan energi. (Yohanes Surya).

Sumber: http://www.yohanessurya.com

Frekuensi Indosiar yang Baru (Oktober 2012)

Saluran Indosiar termasuk saluran TV yang menjadi favorit banyak orang, karena acaranya banyak yang menarik seperti Film-film Drama Korea, Laga Silat Tutur Tinular, dll. Sayangnya tiba-tiba siarannya menghilang dari Parabola. Setelah lama saya mencari di Internet sulit ketemunya, dan baru saja saya menemukan settingan yang baru di alamat ini dan saya coba berhasil. Indosiar aktif lagi. Saya lupa kalau sebenarnya semua channel Satelit bisa kita lihat updatenya di www.lyngsat.com, dan khusus untuk Indonesia di http://www.lyngsat.com/Palapa-D.html atau http://www.lyngsat.com/Telkom-1.html. Kedua alamat ini adalah update langsung dari 2 satelit milik Indonesia.

Silahkan anda coba setting baru Indosiar (update 30 September 2012)

LNB                  : LNB 1 (Satelit Palapa D)

Frekuensi       : 3998/4000

Symbol Rate : 6500

Posisition        : H

VPID                : 4368

APID                 : 4625

PCR                    : 512

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 71 pengikut lainnya.